Uptodai.com - Laga perdana John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia akan segera tiba, membawa ekspektasi tinggi dari seluruh pencinta sepak bola nasional. Pertandingan debutnya yang dijadwalkan dalam rangkaian FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis ini bukan sekadar uji coba biasa.

Lebih dari sekadar hasil akhir, duel menghadapi wakil CONCACAF tersebut akan menjadi ajang pembuktian apakah John Herdman hapus kutukan debut yang selama ini melekat pada pelatih-pelatih pendahulunya. Dalam sejarah terbaru Timnas Indonesia, tiga pelatih terakhir secara kompak menelan kekalahan saat pertama kali memimpin skuad Garuda.

Bayang-Bayang Kekalahan Tiga Pelatih Terdahulu

Fenomena kekalahan di laga perdana ini telah menjadi semacam tradisi pahit yang harus dipatahkan oleh Herdman. Jika pelatih asal Inggris itu berhasil meraih kemenangan, ia akan memutus rantai hasil minor yang dialami Luis Milla, Shin Tae-yong, dan bahkan Patrick Kluivert.

Kutukan ini menjadi perhatian serius, mengingat kualitas dan nama besar dari pelatih-pelatih yang pernah gagal membawa kemenangan di laga debut tersebut. Mereka semua menghadapi tantangan berbeda, namun hasil akhirnya tetap sama: kekalahan telak.

Luis Milla dan Eksperimen Awal

Luis Milla menjadi pelatih pertama dalam daftar ini yang harus merasakan kekalahan di laga debutnya pada 21 Maret 2017. Saat itu, Timnas Indonesia menghadapi Myanmar dalam laga uji coba internasional.

Milla, yang kala itu sedang mempersiapkan skuad U-23 untuk SEA Games 2017, harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-3. Kekalahan ini terjadi meski Milla membawa optimisme baru dengan gaya permainan Spanyol yang ia usung.

Shin Tae-yong dan Tantangan di Tengah Pandemi

Jauh setelah itu, giliran Shin Tae-yong yang menelan pil pahit. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menjalani debut resminya pada 29 Mei 2021, saat Timnas Indonesia bersua Oman.

Pertandingan yang digelar di tengah situasi sulit pandemi Covid-19 tersebut berakhir dengan skor identik, yakni 1-3 untuk kemenangan Oman. Hasil ini menjadi awal yang berat bagi Shin Tae-yong, meskipun kemudian ia berhasil membangun fondasi kuat bagi timnas senior.

Patrick Kluivert dan Gempuran di Kualifikasi Dunia

Yang terbaru, Patrick Kluivert juga mencatatkan hasil debut yang mengecewakan. Momen tersebut terjadi saat skuad Garuda bertanding di matchday keenam Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Menghadapi Timnas Australia yang jauh lebih superior, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 1-5. Kekalahan ini semakin menambah daftar panjang pelatih yang gagal meraih poin penuh di pertandingan pertama mereka.

Misi John Herdman Melawan Saint Kitts and Nevis

Kini, semua mata tertuju pada John Herdman. Pelatih yang dikenal sukses membawa Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022 ini memiliki modal pengalaman yang mumpuni, terutama dalam menghadapi tim-tim dari kawasan CONCACAF seperti Saint Kitts and Nevis.

Herdman datang dengan target ambisius, termasuk menjuarai Piala AFF 2026, lolos perempatfinal Piala Asia 2027, dan puncaknya, membawa Timnas Indonesia melaju ke putaran final Piala Dunia 2030. Namun, pencapaian target jangka panjang tersebut harus dimulai dari langkah pertama yang positif.

Pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis dalam FIFA Series 2026 adalah ujian mental dan taktik pertama bagi Herdman. Kemenangan akan memberikan suntikan moral yang besar, sekaligus menandai dimulainya era baru Timnas Indonesia yang bebas dari kutukan debut.

Oleh sebab itu, sangat menarik untuk menantikan bagaimana Herdman meracik strategi dan mengelola tekanan di laga perdana. Jika ia mampu membawa skuad Garuda meraih hasil maksimal, ia akan menjadi pelatih pertama yang sukses membalikkan tren negatif yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.