Uptodai.com - Pertandingan panas antara Como 1907 melawan AS Roma menyisakan bara api yang belum padam meski peluit panjang telah berbunyi. Kartu merah kontroversial Wesley Franca menjadi sumbu utama ledakan emosi para pendukung Giallorossi di jagat maya. Insiden yang terjadi di Stadio Giuseppe Sinigaglia tersebut mengubah jalannya laga sekaligus memicu perang komentar yang sangat tajam.

Drama ini bermula ketika Roma sebenarnya sempat memimpin lebih dulu sebelum keadaan berbalik secara dramatis. Tuan rumah Como berhasil memanfaatkan momentum untuk membalikkan skor menjadi 2-1. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan tajam karena dianggap terbantu oleh berkurangnya jumlah pemain Roma di lapangan.

Kronologi Kartu Merah Kontroversial Wesley Franca

Wasit mengeluarkan Wesley Franca setelah sang pemain menerima kartu kuning kedua yang memicu perdebatan sengit. Banyak pihak menilai kontak fisik antara Wesley dan pemain Como, Assane Diao, tergolong sangat minimal. Bahkan, tayangan ulang memperlihatkan kemungkinan keterlibatan Devyne Rensch yang membuat Diao terjatuh di area sensitif.

Keputusan sang pengadil lapangan tersebut langsung mengubah peta kekuatan kedua tim secara signifikan. Bermain dengan sepuluh orang membuat lini pertahanan Roma kedodoran dalam membendung serangan sporadis anak asuh Cesc Fàbregas. Keunggulan jumlah pemain ini akhirnya sukses dikonversi menjadi gol kemenangan oleh pihak Como.

Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, tidak mampu menyembunyikan amarahnya saat sesi wawancara setelah pertandingan berakhir. Ia melontarkan tuduhan pedas bahwa para pemain Como sengaja melakukan tindakan teatrikal untuk memengaruhi wasit. Ketegangan memuncak saat Gasperini dilaporkan menolak berjabat tangan dengan Fàbregas di pinggir lapangan.

Provokasi Assane Diao di Media Sosial

Situasi yang sudah panas semakin mendidih akibat unggahan terbaru Assane Diao di akun Instagram pribadinya. Diao membagikan beberapa foto momen pertandingan, termasuk foto saat dirinya terlibat kontak dengan Wesley. Ia menyertakan keterangan foto singkat yang berbunyi, “Begitulah cara kami melakukannya,” yang langsung memicu amarah fans Roma.

Para pendukung setia Roma menganggap unggahan tersebut sebagai bentuk provokasi yang tidak menjunjung sportivitas. Kolom komentar pemain muda tersebut langsung dibanjiri ribuan kritik pedas dari netizen. Mereka menuduh Diao telah melakukan aksi diving yang merugikan tim tamu secara tidak adil.

Reaksi Keras dan Serangan Netizen Giallorossi

Banyak penggemar Roma yang secara terang-terangan menyebut bahwa Como telah “mencuri kemenangan” melalui cara yang tidak elegan. Mereka bahkan memberikan peringatan keras bahwa atmosfer berbeda akan menunggu Como saat bertandang ke Stadio Olimpico nanti. Unggahan Diao pun dipenuhi dengan berbagai GIF sindiran yang memperlihatkan orang melompat ke kolam renang.

Sayangnya, kemarahan publik ini juga merembet ke arah yang kurang terpuji dan melampaui batas kewajaran. Beberapa oknum suporter bahkan melontarkan komentar jahat dengan mendoakan agar Diao kembali menderita cedera ligamen lutut serius. Hal ini merujuk pada riwayat cedera parah yang pernah dialami sang pemain di masa lalu.

Hingga saat ini, pihak klub maupun Assane Diao belum memberikan tanggapan resmi terkait serangan masif di media sosial tersebut. Namun, kartu merah kontroversial Wesley Franca dipastikan akan menjadi bumbu penyedap yang membuat pertemuan kedua tim di masa depan akan berlangsung jauh lebih emosional.