Uptodai.com - Kemenangan Chelsea atas Wrexham di ajang FA Cup musim 2025/2026 ternyata tidak didapatkan dengan mudah oleh skuad asuhan Liam Rosenior. Bertandang ke markas The Dragons, Racecourse Ground, The Blues dipaksa memeras keringat lebih dalam hingga babak tambahan waktu. Pertandingan babak kelima ini menyajikan drama yang luar biasa bagi para penggemar sepak bola.

Wrexham yang kini berkompetisi di Championship menunjukkan taringnya sebagai tim kuda hitam yang sangat berbahaya. Mereka bahkan sempat memimpin dua kali melalui aksi Sam Smith dan Callum Doyle yang membuat pendukung tuan rumah bergemuruh. Chelsea terlihat kesulitan mengimbangi agresivitas tim divisi kedua Inggris tersebut sejak menit awal pertandingan dimulai.

Drama Comeback Chelsea di Racecourse Ground

Beruntung bagi Chelsea, mentalitas juara mereka tetap terjaga meski berada di bawah tekanan hebat dari suporter lawan. Gol bunuh diri Arthur Okonkwo memberikan angin segar bagi tim tamu untuk terus mengejar ketertinggalan. Tak lama berselang, sontekan Josh Acheampong menjadi penyelamat yang memperpanjang napas Chelsea hingga peluit panjang babak normal ditiupkan.

Memasuki babak tambahan, kualitas individu pemain kelas dunia milik Chelsea mulai berbicara banyak di lapangan hijau. Alejandro Garnacho dan Joao Pedro akhirnya memastikan tiket perempat final lewat gol-gol krusial yang meruntuhkan pertahanan rapat Wrexham. Meski menang dengan skor yang tampak meyakinkan, proses di balik hasil tersebut sangatlah menguras tenaga.

Pujian Liam Rosenior untuk Perlawanan Wrexham

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, secara terbuka mengakui kehebatan lawan yang telah memberikan perlawanan sengit sepanjang laga. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Wrexham yang tampil dengan energi luar biasa dan keberanian tinggi. Menurutnya, atmosfer di stadion benar-benar membuat pertandingan menjadi ujian fisik dan mental bagi para pemainnya.

“Wrexham tampil dengan luar biasa hari ini, mereka bermain dengan energi yang bagus dan sangat berani menekan kami,” ujar Rosenior. Ia menambahkan bahwa timnya harus bermain di level tertinggi hanya untuk bisa mengimbangi permainan cepat tuan rumah. Rosenior merasa timnya seharusnya bisa mengendalikan laga dengan lebih baik sejak awal babak pertama.

Fokus Menuju Liga Champions Melawan PSG

Setelah melewati laga yang melelahkan di Wales, Rosenior meminta anak asuhnya untuk tidak terbuai dengan perayaan kemenangan. Jadwal padat sudah menanti The Blues, termasuk laga krusial di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Pemulihan kondisi fisik menjadi prioritas utama tim medis Chelsea saat ini agar pemain siap bertanding kembali.

Chelsea dijadwalkan akan terbang ke Prancis untuk menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar Liga Champions. Pertandingan leg pertama di Parc des Princes tersebut diprediksi akan jauh lebih berat daripada laga melawan Wrexham. Kemenangan di laga tersebut sangat krusial bagi ambisi Chelsea untuk melangkah lebih jauh di kancah internasional.

Manajemen tim berharap performa pantang menyerah yang ditunjukkan di FA Cup bisa menjadi modal berharga saat bertamu ke Paris. Rosenior menekankan pentingnya kerja keras dan konsentrasi penuh agar bisa mencuri hasil positif di kandang lawan. Para penggemar kini menantikan apakah Chelsea mampu menjaga konsistensi mereka di tengah jadwal yang sangat padat.