Uptodai.com - Kekalahan menyakitkan yang diderita Liverpool dari AFC Bournemouth di Liga Inggris tampaknya langsung memicu manuver besar di balik layar Anfield. Laporan terbaru yang beredar di Spanyol menyebutkan bahwa manajemen Liverpool hubungi Xabi Alonso tak lama setelah peluit panjang berbunyi di Vitality Stadium.

Situasi ini semakin memperjelas bahwa masa depan pelatih The Reds, Arne Slot, kini berada di ujung tanduk. Tim Merseyside tersebut kini menghadapi periode sulit, terutama setelah mereka menelan kekalahan pertama di Liga Champions dari PSV Eindhoven dengan skor telak 1-4.

Tren negatif tersebut berlanjut di kancah domestik pada Minggu (25/1/2026) dini hari WIB, ketika Liverpool secara mengejutkan takluk 2-3 dari Bournemouth. Kekalahan ini mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka di Liga Inggris sejak November 2025.

Pertandingan di markas The Cherries berjalan sangat dramatis. Liverpool sempat tertinggal dua gol di babak pertama, meski kemudian berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Virgil van Dijk dan Dominik Szoboszlai. Sayangnya, gol Amine Adli di masa injury time menjadi penentu kekalahan yang sangat merugikan bagi ambisi gelar mereka.

Tekanan Berat di Pundak Arne Slot

Rentetan hasil minor ini secara signifikan meningkatkan tekanan terhadap Arne Slot. Sebelum menghadapi Bournemouth, tim Merseyside tersebut telah melalui empat pertandingan Liga Inggris secara beruntun tanpa meraih kemenangan penuh, sebuah statistik yang mengkhawatirkan bagi klub sebesar Liverpool.

Meskipun mereka berhasil mengamankan kemenangan 3-0 atas Olympique Marseille di kompetisi Eropa pada pertengahan pekan lalu, performa liga tetap menjadi sorotan tajam. Kemenangan di Eropa tersebut tidak cukup untuk meredam kegelisahan para petinggi klub terkait konsistensi tim.

Padahal, Slot mendapatkan dukungan finansial yang masif pada bursa transfer musim panas lalu. Ia menghabiskan dana hingga 482 juta euro untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang.

Beberapa rekrutan mahal, termasuk Alexander Isak dan Florian Wirtz, belum mampu menunjukkan performa impresif yang diharapkan oleh pelatih asal Belanda tersebut. Kegagalan para pemain kunci ini untuk beradaptasi cepat menambah daftar masalah yang harus dihadapi Slot.

Xabi Alonso, Pilihan Utama yang Kembali Tersedia

Rumor pemecatan Slot semakin menguat seiring dengan ketersediaan Xabi Alonso di pasar pelatih. Alonso baru saja dipecat oleh Real Madrid dua pekan sebelumnya, menyusul kekalahan dari rival abadi Barcelona di final Piala Super Spanyol.

Momen ini sangat krusial bagi Liverpool. Sejak Alonso berstatus bebas agen, Liverpool langsung dibicarakan sebagai pelabuhan potensial berikutnya bagi mantan gelandang mereka tersebut.

Laporan eksklusif dari media Spanyol, Diario AS, pada Minggu malam WIB, mengonfirmasi bahwa Liverpool telah melakukan kontak awal dengan perwakilan Alonso. Kabar ini menyebutkan bahwa Alonso, yang pernah menolak pinangan The Reds pada tahun 2024, kini sangat terbuka untuk kembali ke Anfield.

Pelatih berusia 44 tahun itu dikabarkan sedang menunggu dengan sabar sebelum membuat keputusan final, namun ia mengetahui bahwa pintu Anfield terbuka lebar baginya. Ia merasa sangat senang dengan ketertarikan yang ditunjukkan oleh mantan klubnya.

Skenario Transisi dan Opsi Alternatif

Sumber tersebut mengindikasikan bahwa Liverpool sangat mengandalkan Alonso untuk masa depan klub, baik untuk jangka waktu dekat maupun paling lambat untuk memulai musim 2026/2027. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen telah memiliki rencana jangka panjang yang melibatkan pelatih asal Spanyol itu.

Meskipun kontak telah terjalin dan Alonso tertarik, ada indikasi bahwa Arne Slot masih bisa dipertahankan hingga akhir musim ini. Skenario ini bertujuan untuk memberikan waktu transisi yang lebih mulus dan menghindari gejolak di tengah kompetisi yang masih berjalan.

Selain nama Alonso yang menjadi target utama, Liverpool juga dikaitkan dengan beberapa juru taktik kelas atas lainnya sebagai opsi cadangan. Salah satu nama yang muncul dalam warta dari Give Me Sport adalah Luis Enrique, yang saat ini masih menjabat sebagai pelatih Paris Saint-Germain.