Uptodai.com - Kabar gembira datang dari bursa transfer Eropa yang melibatkan salah satu pilar Timnas Indonesia. Kiper andalan Skuad Garuda, Maarten Paes resmi gabung Ajax Amsterdam, klub raksasa Eredivisie, setelah kepindahannya dari FC Dallas di Major League Soccer (MLS).

Penjaga gawang berusia 27 tahun tersebut diikat dengan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2029. Pengumuman resmi ini mengakhiri spekulasi yang beredar kencang selama kurang lebih satu minggu terakhir, terutama setelah Paes terlihat menyaksikan langsung pertandingan Ajax melawan Excelsior Rotterdam.

Transfer Paes ke klub berjuluk De Godenzonen ini bukan hanya sekadar perpindahan klub biasa. Ini juga menandai kembalinya Paes ke kompetisi Belanda, tempat ia mengawali karier profesionalnya sebelum hijrah ke Amerika Serikat.

Maarten Paes Kembali ke Tanah Kelahiran Belanda

Kepastian transfer Paes telah dikonfirmasi oleh pihak klub, menandai salah satu rekrutan penting Ajax di jendela transfer kali ini. Sebelum Paes, Ajax juga telah lebih dulu memperkenalkan Oleksandr Zinchenko sebagai amunisi baru mereka.

Kepindahan Paes ke Johan Cruyff Arena disinyalir tidak lepas dari peran dua sosok penting yang memiliki koneksi kuat dengan sepak bola Indonesia, yakni Jordi Cruyff dan Denny Landzaat. Keduanya telah mengenal Paes secara personal saat masih bertugas di lingkungan Timnas Indonesia.

Bergabungnya Paes ke Ajax tentu menjadi sorotan utama, mengingat klub tersebut adalah salah satu tim paling bersejarah di Belanda. Ajax telah sukses merebut gelar Liga Belanda sebanyak 36 kali, menjadikan mereka klub dengan koleksi trofi terbanyak di Eredivisie.

Paes diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat dan segera menembus skuad utama tim. Proses adaptasi kiper kelahiran Nijmegen ini diprediksi tidak akan rumit, sebab Paes sebelumnya pernah membela beberapa klub Belanda, termasuk NEC Nijmegen dan FC Utrecht.

Ritual Unik: Menghapus Aplikasi Demi Fokus Bertanding

Di tengah statusnya sebagai atlet profesional, Paes dikenal memiliki kebiasaan unik yang menjadi kunci fokusnya di lapangan. Meskipun ia adalah salah satu pemain dengan jumlah pengikut media sosial terbanyak di Ajax—termasuk 2,3 juta pengikut di Instagram dan dua juta pengikut di TikTok—Paes menerapkan disiplin digital yang ketat.

Paes memiliki ritual khusus yang ia jalankan secara konsisten menjelang hari pertandingan. Ritual ini adalah bagian dari kebiasaan unik Maarten Paes untuk memastikan kesehatan mental dan fokusnya tetap terjaga.

“Dua hari sebelum pertandingan, saya biasa menghapus aplikasi media sosial di telepon genggam saya,” ungkap Maarten Paes saat diperkenalkan sebagai pemain baru Ajax Amsterdam. Ia menambahkan bahwa langkah ini diambil karena ia ingin seluruh energinya tercurah penuh ke pertandingan yang akan dihadapi.

Langkah Paes ini menyoroti pentingnya manajemen fokus dan kesehatan mental bagi atlet elit. Dalam era digital, di mana gangguan informasi datang tanpa henti, kemampuan untuk memutus koneksi sementara dari hiruk pikuk media sosial menjadi strategi krusial.

Dengan menerapkan “detoks digital” ini, Paes memastikan bahwa tidak ada distraksi eksternal, baik berupa komentar, kritik, atau pujian, yang dapat memengaruhi persiapan mentalnya. Fokus total ini diharapkan menjadi modal berharga bagi Paes untuk bersaing di level tertinggi Eredivisie bersama Ajax Amsterdam.