4 Pemain Super League John Herdman Incar, Andalan Persib Paling Menonjol
Uptodai.com - Memasuki fase krusial kompetisi domestik, sorotan tajam mulai diarahkan kepada sejumlah talenta lokal yang tampil konsisten di Super League 2025/2026. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dikenal sebagai juru taktik yang menyukai intensitas tinggi dan selalu mencari kedalaman skuad baru.
Kebutuhan akan darah segar sangat penting mengingat Skuad Garuda akan menghadapi agenda internasional padat, termasuk lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Intensitas permainan yang dituntut Herdman membutuhkan pemain yang tidak hanya memiliki teknik mumpuni, tetapi juga daya tahan fisik luar biasa.
Oleh karena itu, radar kepelatihan Timnas kini tertuju pada empat Pemain Super League John Herdman yang menunjukkan performa paling menjanjikan. Mereka dinilai memiliki potensi besar untuk segera mendapatkan kesempatan debut mengenakan seragam Merah Putih.
4 Pemain Super League John Herdman yang Layak Debut Timnas Indonesia
Beberapa nama di bawah ini tidak hanya menjadi pilar di klubnya masing-masing, tetapi juga menawarkan dimensi taktis yang berbeda bagi strategi John Herdman. Kehadiran mereka bisa menjadi kejutan yang menyegarkan di lini tengah, pertahanan, hingga sektor penyerangan Timnas Indonesia.
1. Teja Paku Alam (Persib Bandung)
Teja Paku Alam menjadi tembok pertahanan paling solid di Super League musim ini. Penjaga gawang utama Persib Bandung tersebut menampilkan performa yang sangat impresif sepanjang paruh pertama kompetisi 2025/2026.
Dalam 15 pertandingan yang dijalani, Teja menjadi kunci utama keberhasilan lini belakang Maung Bandung di bawah asuhan Bojan Hodak. Berkat ketangguhannya di bawah mistar, Persib sejauh ini hanya kebobolan 11 gol, sebuah catatan defensif yang sangat sulit dicapai di liga dengan persaingan ketat.
Kualitas ini sangat dibutuhkan di Timnas Indonesia, di mana sektor kiper sering menjadi perdebatan. Konsistensi dan ketenangan Teja di bawah tekanan menjadikannya kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan posisi utama atau setidaknya menjadi pelapis yang andal.
2. Eksel Runtukahu (Persija Jakarta)
Ketajaman Eksel Runtukahu telah terbukti nyata dengan koleksi empat gol yang ia sumbangkan pada paruh pertama Super League. Penyerang yang kini membela Persija Jakarta ini memiliki gaya bermain yang agresif dan pantang menyerah.
Eksel sebenarnya sudah lama digadang-gadang akan memperkuat Timnas Indonesia sejak era kepelatihan sebelumnya, menjelang ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kecepatannya dan kemampuan menahan bola di lini depan sangat cocok dengan skema pressing tinggi yang disukai Herdman.
Apabila diberikan kepercayaan, bukan tidak mungkin Eksel Runtukahu akan menjadi ujung tombak kejutan yang diproyeksikan Herdman untuk mempertajam lini serang Skuad Garuda. Kehadirannya menawarkan opsi penyerang tengah murni yang minim dimiliki Timnas saat ini.
3. Fajar Fathur Rahman (Persija Jakarta)
Fajar Fathur Rahman baru saja berlabuh ke Persija Jakarta dari Borneo FC dengan kontrak jangka panjang berdurasi 3,5 musim. Kepindahan ini menunjukkan ambisi besar sang pemain untuk meningkatkan level permainannya di klub ibu kota.
Pemain muda berusia 23 tahun ini dikenal memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi, mulai dari bek sayap hingga penyerang sayap. Keberaniannya merantau ke Jakarta dan tekad kuatnya untuk berkontribusi nyata di lapangan menjadi modal berharga untuk dilirik ke level internasional.
Fleksibilitas Fajar sangat berharga bagi John Herdman yang kerap mengubah formasi dan membutuhkan pemain serbaguna. Ia bisa menjadi pelapis ideal untuk posisi bek sayap kanan yang membutuhkan energi tak terbatas dalam transisi menyerang dan bertahan.
4. Yano Putra (PSBS Biak)
Yano Putra, gelandang muda berbakat milik PSBS Biak, menjadi fenomena tersendiri di Super League musim ini. Ia adalah salah satu aset masa depan yang berasal dari tanah Papua, yang dikenal selalu menghasilkan talenta-talenta luar biasa.
Di usianya yang baru menginjak 22 tahun, Yano telah mencatatkan 14 penampilan dengan kontribusi nyata berupa dua gol dan dua assist. Angka ini menunjukkan bahwa ia bukan hanya sekadar gelandang pengangkut air, tetapi juga mampu memberikan hasil akhir yang konkret.
Yano menawarkan stabilitas, visi bermain, dan kreativitas di lini tengah yang bisa menjadi opsi menarik bagi strategi Herdman. Kehadirannya dapat mengurangi ketergantungan Timnas pada beberapa gelandang senior, sekaligus memberikan regenerasi yang sehat dalam skuad.