Uptodai.com - Pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, akhirnya buka suara mengenai penyebab Persija gagal juara dalam kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini. Macan Kemayoran harus puas mengakhiri musim di peringkat ketiga klasemen akhir Super League 2025-2026.

Padahal, skuad kebanggaan ibu kota ini sempat menunjukkan performa impresif di beberapa laga krusial. Namun, inkonsistensi performa di laga-laga penting membuat mereka harus merelakan trofi juara jatuh ke tangan rival.

Inkonsistensi Laga Kandang Jadi Penyebab Persija Gagal Juara

Mauricio Souza secara khusus menyoroti performa anak asuhnya yang kerap kehilangan poin penuh saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Menurut sang juru taktik, hasil minor di laga kandang menjadi faktor pembeda yang sangat krusial dalam perebutan takhta juara.

Secara statistik, Persija Jakarta sebenarnya mencatatkan rekor yang cukup unik sepanjang musim ini. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut berhasil mengoleksi 11 kemenangan di laga kandang dan 11 kemenangan di laga tandang.

Namun, Souza menilai bahwa catatan tersebut belum cukup untuk membawa timnya meraih gelar juara tertinggi. Kehilangan poin di Stadion Utama Gelora Bung Karno maupun stadion kandang lainnya kerap menjadi batu sandungan yang tidak perlu.

Mauricio Souza Evaluasi Persija Terkait Rekor Laga Tandang

Meski kecewa dengan hasil akhir, juru taktik asal Brasil tersebut tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan anak asuhnya saat melakoni laga tandang. Persija bahkan tercatat sebagai tim dengan performa tandang terbaik sepanjang musim kompetisi Super League 2025-2026.

“Secara historis, tim yang bermain bagus di luar kandang biasanya memiliki keuntungan besar di kompetisi,” ujar Souza dalam rilis resmi klub. Ia menambahkan bahwa keunggulan di laga tandang tersebut sayangnya tidak berbanding lurus dengan konsistensi mereka saat menjamu lawan.

Sebagai informasi, Persija menutup musim kompetisi ini dengan mengantongi 71 poin dari total 34 pertandingan. Rinciannya, Macan Kemayoran meraih 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan harus menelan tujuh kali kekalahan.

Langkah Evaluasi Menatap Musim Baru Super League

Manajemen klub kini langsung mengalihkan fokus untuk melakukan pembenahan skuad secara menyeluruh demi menyambut musim depan. Evaluasi mendalam terhadap taktik dan komposisi pemain menjadi agenda utama tim pelatih dalam waktu dekat.

The Jakmania tentu berharap manajemen segera berbenah agar tim kesayangan mereka tampil lebih perkasa di musim depan. Konsistensi permainan di laga kandang harus menjadi prioritas utama yang wajib diselesaikan sebelum kompetisi baru bergulir.

Dengan basis suporter yang luar biasa, Persija seharusnya bisa menyapu bersih laga kandang dengan kemenangan mutlak. Souza berjanji akan meramu strategi baru agar Stadion Utama Gelora Bung Karno kembali menjadi momok yang menakutkan bagi tim lawan.