Uptodai.com - Peran baru Jordi Amat di Timnas Indonesia kini menjadi sorotan utama setelah pelatih John Herdman menunjukkan ketertarikan mendalam pada transformasi sang pemain. Pemain naturalisasi berpengalaman tersebut belakangan ini tampil berbeda bersama Persija Jakarta dengan menempati posisi yang tidak biasa bagi dirinya.

John Herdman secara diam-diam terus memantau perkembangan performa Jordi Amat yang kini lebih sering beroperasi di lini tengah. Juru taktik asal Inggris tersebut tampaknya melihat potensi besar dalam visi bermain Jordi yang kini berperan sebagai pengatur ritme permainan. Perubahan ini memberikan dimensi baru bagi strategi yang tengah disusun untuk menghadapi kompetisi internasional mendatang.

Transformasi Jordi Amat dari Bek Menjadi Gelandang

Keputusan mengejutkan muncul saat PSSI merilis daftar 41 pemain untuk skuad sementara Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Nama Jordi Amat tercantum bukan sebagai pemain bertahan, melainkan masuk dalam jajaran gelandang yang dipersiapkan oleh tim kepelatihan. Langkah berani ini menunjukkan bahwa Herdman ingin memaksimalkan kemampuan distribusi bola yang dimiliki sang pemain senior.

Perubahan posisi ini menandakan adanya strategi baru yang ingin diterapkan oleh John Herdman untuk memperkuat kedalaman lini tengah Garuda. Jordi akan bersaing dengan nama-nama beken seperti Marc Klok dari Persib Bandung hingga talenta muda berbakat, Ivar Jenner. Persaingan di sektor tengah dipastikan akan semakin ketat dengan kehadiran pemain-pemain yang memiliki karakteristik berbeda.

Selain itu, kehadiran pemain senior seperti Ricky Kambuaya dan Arkhan Fikri semakin memanaskan perebutan posisi di sektor vital tersebut. Herdman sepertinya menginginkan sosok pemimpin di lini tengah yang memiliki ketenangan tinggi saat berada di bawah tekanan lawan. Jordi Amat dianggap memenuhi kriteria tersebut berkat jam terbangnya yang sangat tinggi di level Eropa.

Antusiasme Jordi Amat Menuju FIFA Series 2026

Menanggapi pemanggilan tersebut, Jordi Amat mengungkapkan rasa bangganya karena masih dipercaya untuk membela panji Merah Putih. Ia menegaskan bahwa mengenakan jersey dengan lambang Garuda di dada merupakan sebuah kehormatan yang selalu ia nantikan. Semangat juang ini menjadi modal penting bagi tim dalam menghadapi jadwal pertandingan yang cukup padat.

Eks pemain Swansea City ini menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi maksimal, terlepas dari posisi mana pun yang akan ia tempati nanti. Baginya, momen ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi klubnya, Persija Jakarta, yang menyumbangkan banyak nama ke skuad nasional. Sinergi antara klub dan tim nasional terlihat semakin kuat melalui pemanggilan para pemain pilar ini.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai melakoni laga sengit melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium baru-baru ini. Jordi berharap bisa menembus daftar final pemain yang akan dibawa untuk menghadapi rangkaian pertandingan internasional di bulan Maret. Fokus utamanya saat ini adalah menjaga kebugaran fisik agar bisa tampil optimal di bawah arahan John Herdman.

Agenda Padat Timnas Indonesia di FIFA Series

Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi tantangan dari Saint Kitts and Nevis pada tanggal 27 Maret mendatang sebagai laga pembuka. Selang tiga hari kemudian, anak asuh John Herdman akan menjamu antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pertandingan ini menjadi ujian penting untuk melihat sejauh mana efektivitas peran baru yang diemban oleh Jordi Amat.

Meskipun belum ada pernyataan resmi mendetail dari John Herdman mengenai alasan spesifik pergeseran posisi Jordi, komunikasi intens dikabarkan telah terjalin. Herdman melihat pengalaman internasional Jordi sangat krusial untuk membimbing para pemain muda di sektor tengah. Kehadirannya diharapkan mampu menstabilkan transisi permainan dari bertahan ke menyerang secara lebih efektif.

Eksperimen taktik ini diharapkan mampu memberikan warna baru bagi permainan Timnas Indonesia yang tengah berupaya meningkatkan peringkat FIFA secara signifikan. Dengan visi bermain yang mumpuni, Jordi Amat diprediksi akan menjadi poros baru dalam skema permainan ofensif yang diusung oleh pelatih. Publik sepak bola nasional kini menantikan bagaimana kolaborasi antara taktik Herdman dan kemampuan adaptasi Jordi di lapangan hijau.