Uptodai.com - Laga panas antara dua tim besar di Pulau Jawa tersaji dalam lanjutan kompetisi Super League 2025-2026. Persebaya Surabaya sukses menunjukkan kelasnya saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (25/1/2026) sore WIB, Persebaya Libas PSIM Super League dengan skor meyakinkan 3-0. Kemenangan tandang ini menjadi modal berharga bagi skuad Bajul Ijo untuk terus bersaing di papan atas klasemen sementara.

Dominasi Bajul Ijo di Babak Pertama

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampak berhati-hati dalam mengembangkan permainan. PSIM Yogyakarta, yang bertindak sebagai tuan rumah berjuluk Laskar Mataram, berusaha menekan lini tengah Persebaya, namun pertahanan tim tamu terlihat sangat terorganisir.

Meskipun tempo permainan cenderung sedang di 20 menit pertama, Persebaya berhasil menemukan celah di pertahanan PSIM. Serangan balik cepat yang dibangun dari sisi sayap menjadi kunci bagi Bajul Ijo untuk memecah kebuntuan.

Gol pertama Persebaya akhirnya tercipta pada menit ke-35 melalui aksi impresif Gali Freitas. Penyerang lincah tersebut berhasil memanfaatkan umpan terobosan matang, kemudian melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi kiper PSIM.

Keunggulan 1-0 untuk Persebaya bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. PSIM yang berusaha menyamakan kedudukan menjelang turun minum, harus puas melihat sejumlah peluang mereka terbuang sia-sia.

Taktik Bertahan Solid dan Gol Pengunci Kemenangan

Memasuki babak kedua, PSIM tampil jauh lebih agresif. Pelatih Jean-Paul van Gastel menginstruksikan anak asuhnya untuk meningkatkan intensitas serangan dan bermain lebih menekan, berharap segera mencetak gol balasan.

Namun, lini belakang Persebaya yang dikawal dengan disiplin tinggi oleh para pemain bertahan menunjukkan performa yang sangat solid. Setiap upaya serangan yang dilancarkan Laskar Mataram selalu kandas di sepertiga akhir lapangan.

Alih-alih menyamakan kedudukan, PSIM justru kembali kebobolan. Pada menit ke-74, Persebaya berhasil menggandakan keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Bruno Paraiba. Gol ini tercipta setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang, membuat mental para pemain tuan rumah mulai goyah.

Persebaya semakin berada di atas angin setelah unggul dua gol. Mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk terus menekan dan akhirnya berhasil mencetak gol ketiga yang memastikan kemenangan telak.

Rachmat Irianto Mengunci Pesta Gol

Gol penutup sekaligus pengunci kemenangan Persebaya dicatatkan oleh Rachmat Irianto pada menit ke-84. Gelandang timnas Indonesia tersebut menunjukkan insting menyerang yang tajam, menuntaskan umpan silang akurat menjadi gol ketiga bagi Bajul Ijo.

Skor telak 3-0 ini bertahan hingga pertandingan usai, memberikan Persebaya tiga poin krusial dari laga tandang yang sulit. Hasil ini tidak hanya memperkuat posisi Persebaya di klasemen Super League 2025-2026, tetapi juga memberikan peringatan kepada rival bahwa Bajul Ijo adalah salah satu kandidat kuat juara musim ini.