Alasan Ramadhan Sananta Pindah ke Persebaya Surabaya Terungkap
Uptodai.com - Ada faktor krusial di balik keputusan besar mengenai alasan Ramadhan Sananta pindah ke Persebaya Surabaya pada musim ini. Penyerang muda berbakat berusia 23 tahun ini resmi diperkenalkan sebagai ujung tombak baru skuad Bajul Ijo. Sebelumnya, ia berkarier di luar negeri bersama klub asal Brunei Darussalam yang berkompetisi di Liga Malaysia, DPMM FC. Kembalinya Sananta ke tanah air tentu membawa angin segar bagi lini serang klub kebanggaan warga Surabaya tersebut.
Selama merumput di kompetisi tetangga, penyerang Timnas Indonesia ini mencatatkan performa yang cukup impresif dengan torehan empat gol dari 27 laga. Kendati demikian, kerinduan akan atmosfer sepak bola tanah air yang begitu fanatik membuatnya mantap untuk pulang. Sananta menilai bahwa perkembangan Liga Indonesia saat ini menunjukkan grafik yang sangat positif dan semakin kompetitif. Setiap pertandingan di Liga 1 kini dinilai sulit diprediksi, yang justru memicu adrenalinnya untuk bersaing di level tertinggi.
Magnet Bernardo Tavares di Skuad Bajul Ijo
Meskipun atmosfer liga menjadi daya tarik, kehadiran sosok pelatih Bernardo Tavares menjadi magnet utama bagi sang striker. Arsitek taktik asal Portugal tersebut dinilai memiliki visi bermain yang sangat cocok dengan karakter agresif Sananta di lini depan. Kerja sama antara pelatih berpengalaman dan striker haus gol ini diharapkan mampu mendongkrak performa Persebaya Surabaya di papan atas klasemen. Manajemen Bajul Ijo pun menaruh harapan besar agar kombinasi ini dapat menghasilkan banyak gol krusial sepanjang musim.
Ekspektasi Tinggi Bonek dan Ketatnya Persaingan
Kedatangan mantan penyerang DPMM FC ini langsung disambut antusias oleh para pendukung setia Persebaya, Bonek Mania. Mereka berharap ketajaman Sananta di dalam kotak penalti dapat menyelesaikan masalah produktivitas gol yang sempat melanda tim musim lalu. Persaingan memperebutkan posisi utama di lini depan Bajul Ijo dipastikan akan semakin sengit dengan kehadiran striker lokal berkualitas ini. Kini, publik sepak bola Surabaya tinggal menunggu pembuktian sang bomber di bawah arahan dingin Bernardo Tavares.