Uptodai.com - Pekan ke-17 Super League 2025-2026 akan menyajikan salah satu duel paling menarik ketika Persebaya Surabaya menjamu Malut United. Pertandingan krusial Persebaya vs Malut United Super League ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 15.30 WIB.

Bagi tim tuan rumah, laga ini memiliki makna ganda: sebagai upaya mendongkrak posisi di klasemen sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi pelatih kepala yang baru diangkat. Di tengah atmosfer penuh tantangan ini, sorotan utama tertuju pada winger andalan Bajul Ijo, Bruno Moreira, yang memikul beban besar untuk menghentikan laju impresif lawan.

Misi Bruno Moreira Hentikan Rentetan Positif Malut United

Bruno Moreira mengungkapkan bahwa seluruh tim berada dalam motivasi yang sangat tinggi menjelang pertemuan dengan Laskar Kie Raha. Pemain asal Brasil ini menyadari bahwa Malut United bukan lawan sembarangan, dan membutuhkan kerja keras ekstra untuk bisa meraih tiga poin penuh di kandang.

Ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memutus rentetan hasil positif yang dicatatkan oleh Malut United. Kemenangan atas tim tamu akan menjadi dorongan moral yang signifikan bagi Persebaya, terutama di paruh kedua musim kompetisi ini.

Debut Krusial Bernardo Tavares di Gelora Bung Tomo

Pertandingan kontra Malut United ini semakin penting karena akan menandai laga debut bagi pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. Kehadiran Tavares menggantikan posisi pelatih sebelumnya diharapkan mampu memberikan suntikan energi dan perubahan taktik yang mendasar bagi Bajul Ijo.

Moreira menyambut kedatangan pelatih asal Portugal tersebut dengan antusiasme yang besar. Menurutnya, sesi latihan yang diterapkan oleh Tavares memiliki intensitas tinggi dan menuntut fokus serta disiplin penuh dari setiap pemain. Hal ini dinilai sangat positif untuk pengembangan kolektivitas tim.

“Kami menyambut pelatih baru dengan antusiasme tinggi. Latihannya sangat menuntut fokus dan kerja keras dari kami semua,” ujar Bruno Moreira, seperti dikutip dari laman resmi klub. “Ini adalah hal bagus untuk tim karena kami ingin terus berkembang dan menunjukkan performa terbaik di bawah arahannya.”

Malut United: Rekor 11 Laga Tak Terkalahkan yang Mengerikan

Tantangan yang dihadapi Persebaya dan Bernardo Tavares pada laga debut ini memang tidak main-main. Mereka akan berhadapan dengan Malut United yang saat ini menjadi salah satu tim paling menakutkan di Super League 2025-2026.

Laskar Kie Raha datang ke Surabaya dengan membawa catatan fantastis, yakni belum terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir mereka. Statistik tersebut mencakup sembilan kemenangan solid dan hanya dua kali hasil imbang, menunjukkan konsistensi luar biasa di bawah tekanan.

Malut United terakhir kali merasakan kekalahan pada September 2025, saat takluk 1-2 dari Persik Kediri. Sejak saat itu, mereka menjelma menjadi tembok yang sangat sulit ditembus oleh tim-tim lain, baik saat bermain di kandang maupun tandang.

Oleh karena itu, Duel Persebaya Malut United ini bukan hanya sekadar perebutan poin, tetapi juga pertarungan mental. Persebaya harus menemukan cara untuk meruntuhkan kepercayaan diri lawan yang sedang berada di puncak performa.

Kekuatan Bruno Moreira Jadi Kunci Kemenangan Persebaya

Dalam skema taktik Bernardo Tavares, peran Bruno Moreira sebagai motor serangan dari sisi sayap akan sangat vital. Kecepatan, kemampuan dribel, dan insting mencetak gol Moreira diharapkan mampu memecah kebuntuan pertahanan Malut United yang terkenal rapat.

Sebagai pemain asing yang paling diandalkan, Bruno harus tampil di level terbaiknya untuk memimpin rekan-rekannya. Keberhasilannya dalam menciptakan peluang atau bahkan mencetak gol cepat akan menjadi kunci utama untuk memuluskan Misi Bruno Moreira Hentikan Malut United dan memberikan kado manis pada debut Tavares.

Persebaya membutuhkan dukungan penuh dari Bonek di GBT untuk bisa mengamankan poin penuh. Laga ini diprediksi akan berjalan sengit, menguji sejauh mana perubahan positif yang dibawa oleh pelatih baru dapat langsung diterapkan menghadapi tim dengan tren performa terbaik di liga.