Uptodai.com - Kekuatan Persib Bandung di ACL 2 kini menjadi sorotan tajam bagi calon lawannya, Ratchaburi FC, menjelang babak 16 besar musim 2025/2026. Pelatih tim asal Thailand tersebut, Yong, secara terang-terangan mengakui bahwa menghadapi Maung Bandung bukanlah perkara mudah bagi skuadnya.

Persib Bandung dijadwalkan bertandang ke markas Ratchaburi FC untuk melakoni leg pertama fase gugur kompetisi kasta kedua Asia ini. Keberhasilan tim asuhan Bojan Hodak melaju sebagai juara grup menjadi alasan utama mengapa publik Thailand mulai merasa waswas.

Media Thailand, Ball Thai, melaporkan bahwa pelatih Yong bersama gelandang muda berbakat Thanawat Suengjitthaworn telah melakukan persiapan matang. Keduanya hadir dalam konferensi pers resmi untuk memberikan pernyataan terkait kesiapan tim berjuluk The Dragons tersebut.

Ambisi Besar Bojan Hodak dan Skuad Mewah Persib Bandung

Pelatih Yong menyoroti langkah agresif manajemen Persib Bandung dalam memperkuat komposisi pemain mereka musim ini. Ia menilai bahwa kehadiran pemain-pemain berkualitas internasional membuat kekuatan Persib Bandung di ACL 2 semakin sulit untuk dibendung.

Maung Bandung memang datang dengan ambisi besar setelah menunjukkan performa impresif sepanjang fase penyisihan. Bojan Hodak berhasil meramu taktik yang solid, bahkan kabarnya skuad ini akan semakin mengerikan dengan potensi debut pemain kelas dunia seperti Layvin Kurzawa.

“Mereka telah memperkuat skuad mereka dengan sangat baik,” ujar Yong sebagaimana dikutip dari laporan Ball Thai. Ia menegaskan bahwa bermain di kandang sendiri pun tidak memberikan jaminan kemenangan mudah bagi Ratchaburi FC.

Ratchaburi FC Waspadai Kesalahan Fatal di Fase Gugur

Menghadapi kekuatan Persib Bandung di ACL 2, Yong mengingatkan anak asuhnya untuk tidak melakukan kesalahan sekecil apa pun. Ia menyadari bahwa atmosfer babak 16 besar sangat berbeda dengan fase grup yang masih memberikan ruang untuk bangkit.

Menurutnya, sistem gugur yang hanya berlangsung dalam dua pertandingan menuntut konsentrasi tingkat tinggi dari seluruh pemain. Satu kesalahan elementer di lini belakang bisa berakibat fatal bagi ambisi Ratchaburi untuk melaju ke babak berikutnya.

“Di babak penyisihan grup, kita mungkin melakukan kesalahan dan kemudian bangkit kembali, tetapi kali ini hanya ada dua pertandingan,” tegas Yong. Ia meminta para pemain The Dragons memperhatikan detail permainan dengan sangat cermat selama 90 menit penuh.

Dominasi Persib Bandung Sepanjang Fase Grup ACL 2

Jika menilik statistik, wajar jika Ratchaburi FC merasa tertekan melihat kekuatan Persib Bandung di ACL 2 musim ini. Wakil Indonesia tersebut lolos sebagai juara Grup G dengan catatan yang sangat mentereng dan meyakinkan.

Persib mengoleksi 13 poin dari hasil empat kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya menelan satu kali kekalahan. Lini serang mereka juga tergolong produktif dengan torehan 11 gol, sementara lini pertahanan hanya kebobolan enam kali.

Di sisi lain, Ratchaburi FC melaju ke fase gugur sebagai runner-up Grup F dengan koleksi sembilan poin. Meskipun mencetak 15 gol, lini belakang mereka terlihat cukup rapuh karena sudah kebobolan sebanyak delapan kali sepanjang fase grup.

Meski menaruh hormat pada Persib, Yong tetap menjanjikan perlawanan sengit di hadapan pendukung sendiri. Ia menyambut hangat para Bobotoh yang akan hadir di stadion, namun tetap menegaskan target utama Ratchaburi adalah mengamankan kemenangan di leg pertama.