Fabio Lefundes Sebut Rivaldo Pakpahan Pemain Lokal Terbaik Liga 1
Uptodai.com - Rivaldo Pakpahan pemain lokal terbaik di kancah sepak bola tanah air saat ini menurut pandangan objektif pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes. Pernyataan tersebut terlontar setelah sang gelandang muda tampil memukau dalam laga panas kontra Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS). Pertandingan yang berlangsung pada Selasa (3/3/2026) malam tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2 yang sangat dramatis.
Duel dua tim papan atas ini memang menyajikan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Persija dan Borneo FC saling jual beli serangan yang menguras stamina serta fisik para pemain di atas lapangan hijau. Fabio Lefundes mengaku sangat puas dengan determinasi anak asuhnya meski hanya membawa pulang satu poin dari markas lawan.
Peran Vital Rivaldo Pakpahan di Lini Tengah Pesut Etam
Pelatih asal Brasil tersebut secara khusus menyoroti betapa pentingnya kehadiran Rivaldo dalam menjaga kedalaman skuad Pesut Etam. Menurutnya, Rivaldo memiliki kemampuan istimewa untuk menyeimbangkan sistem pertahanan dengan cara yang sangat efektif. Hal ini memberikan ruang bagi para pemain kreatif lainnya untuk menyerang dengan lebih leluasa tanpa khawatir lubang di lini tengah.
Keberadaan Rivaldo di sektor tengah membuat nama-nama seperti Anez, Villa, dan Kei bisa tampil lebih optimal dalam membangun serangan. Ia bertindak sebagai jangkar yang memutus aliran bola lawan sebelum menyentuh barisan belakang Borneo FC. Lefundes tidak ragu menyebut pemain kelahiran Tapanuli Utara itu sebagai kunci keseimbangan tim yang sangat krusial.
“Saya punya pemain hebat di sini yang bisa menyeimbangkan sistem bertahan dengan cara terbaik. Dia membuat rekan-rekannya bisa tampil maksimal di posisi masing-masing,” ujar Lefundes dalam sesi konferensi pers usai laga. Pujian ini ia berikan secara tulus karena melihat progres signifikan yang ditunjukkan sang pemain sepanjang musim ini.
Bukan Sekadar Mengisi Slot Pemain U-23
Fabio Lefundes menegaskan bahwa keputusannya menurunkan Rivaldo bukan semata-mata untuk mengakali regulasi pemain muda di liga. Ia percaya bahwa kualitas teknis dan visi bermain yang dimiliki sang pemain memang sudah berada di level senior yang sangat mumpuni. Sang pelatih mengaku selalu memberikan masukan kritis kepada Rivaldo setiap hari agar kemampuannya terus berkembang.
Mantan pelatih Madura United itu menyatakan bahwa Rivaldo layak mendapatkan menit bermain karena kerja keras dan kontribusi nyata di lapangan. Kedewasaan bermain yang ditunjukkan sang gelandang muda memang seringkali melampaui usianya yang masih tergolong belia. Fabio Lefundes puji Rivaldo Pakpahan karena sang pemain mampu menjalankan instruksi taktik dengan sangat disiplin.
“Saya bicara seperti ini bukan karena dia ada di sini sekarang, tapi saya bicara ini setiap hari dengannya di latihan. Dia main bukan karena usia U-23, tapi karena dia memang layak berada di tim utama,” tegas Lefundes dengan nada meyakinkan. Ia berharap konsistensi ini tetap terjaga hingga akhir musim kompetisi.
Persaingan Ketat di Papan Atas Klasemen Super League
Hasil imbang di Jakarta ini membuat persaingan di papan atas klasemen sementara Super League 2025/2026 semakin memanas. Borneo FC kini masih tertahan di peringkat ketiga dengan koleksi 50 poin dari 23 pertandingan yang telah mereka jalani. Mereka terus membayangi Persija Jakarta dan Persib Bandung dalam perburuan gelar juara yang semakin sengit.
Saat ini, Pesut Etam hanya terpaut satu angka dari Macan Kemayoran yang sudah memainkan total 24 pertandingan. Sementara itu, Persib Bandung masih kokoh berada di puncak klasemen dengan selisih empat poin dari Borneo FC. Kehadiran Rivaldo Pakpahan pemain lokal terbaik versi Lefundes ini diharapkan menjadi pembeda di sisa laga krusial mendatang.
Lefundes sangat berharap talenta lokalnya ini tidak cepat puas dengan rentetan pujian yang datang dari berbagai pihak. Ia ingin Rivaldo terus menjaga fokus dan performa stabil agar Borneo FC bisa mengamankan lebih banyak poin penuh. Perjalanan menuju tangga juara masih sangat panjang dan membutuhkan mentalitas baja dari seluruh elemen tim Borneo FC.