Strategi Transfer Ajax setelah Maarten Paes: Cruijff Bidik Amunisi Baru
Uptodai.com - Klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, berhasil menuntaskan satu pekerjaan krusial di bursa transfer. Mereka mengamankan jasa kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang kini resmi menjadi bagian dari De Godenzonen.
Menurut laporan dari media Belanda, AD.nl, kiper berusia 27 tahun itu telah sukses menjalani tes medis pada Kamis waktu setempat. Paes diproyeksikan segera menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi 3,5 tahun di Johan Cruijff Arena, mengisi posisi yang ditinggalkan Remko Pasveer.
Strategi Transfer Ajax setelah Maarten Paes Diperkuat Jordi Cruijff
Kedatangan Paes menandai langkah awal Ajax dalam merestrukturisasi skuad yang sempat goyah pada paruh pertama musim. Paes diharapkan mampu memberikan stabilitas yang sangat dibutuhkan di bawah mistar gawang, terutama setelah Pasveer hengkang ke Heracles.
Namun, pergerakan Ajax di bursa transfer ternyata belum usai. Klub ibu kota Belanda itu kini semakin agresif, didorong oleh masuknya sosok penting di jajaran manajemen.
Jordi Cruijff, yang secara resmi akan mulai menjabat sebagai Direktur Teknik per 1 Februari, langsung memberikan dampak signifikan pada kebijakan transfer klub. Dewan klub mendesak Cruijff untuk segera mendatangkan amunisi tambahan, khususnya untuk memperkuat sektor lini tengah yang dinilai kurang kreativitas dan daya tahan.
Perburuan Gelandang Veteran: Fred Masuk Radar Utama
Salah satu nama besar yang kini santer dikaitkan dengan Ajax adalah Fred, gelandang asal Brasil yang saat ini memperkuat Fenerbahçe. Mantan pemain Manchester United ini menjadi target utama karena dinilai memiliki segudang pengalaman di level elite Eropa.
Fred bukan sosok asing di Eropa Barat; ia pernah bekerja di bawah asuhan Erik ten Hag saat masih berseragam Setan Merah. Musim ini, gelandang kidal berusia 32 tahun tersebut telah mencatatkan 29 penampilan bersama Fenerbahçe, termasuk keterlibatan penuh di ajang Liga Europa.
Meskipun demikian, upaya mendatangkan Fred tidak akan mudah. Kontrak sang pemain di Turki masih berlaku hingga pertengahan 2027, yang membuat Fenerbahçe berada di posisi tawar yang kuat. Ajax harus menyiapkan skema transfer yang sangat menguntungkan jika ingin memboyongnya kembali ke Eredivisie.
Selain Fred, Ajax Juga Lirik Talenta Muda Argentina dan Asia Tenggara
Selain fokus pada pemain veteran berpengalaman, Cruijff juga bergerak cepat di jalur pemain muda potensial. Ajax diketahui serius mengincar Maher Carrizo, seorang winger kanan berusia 19 tahun yang saat ini bermain untuk Vélez Sarsfield di Argentina.
Negosiasi dengan Vélez Sarsfield sedang berlangsung intensif, meskipun klub Argentina itu mematok harga yang cukup tinggi untuk talenta mudanya. Kebijakan ini menunjukkan bahwa Ajax tidak hanya mencari solusi instan, tetapi juga berinvestasi pada masa depan klub.
Langkah strategis Cruijff ini juga membuka peluang bagi pemain dari kawasan Asia Tenggara. Setelah sukses mengamankan Maarten Paes, Ajax disinyalir mulai melirik potensi pasar di Indonesia dan sekitarnya.
Fokus Cruijff yang global dan jaringan yang luas, terutama di pasar Amerika Selatan dan Asia, membuat rumor tentang pemain Timnas Indonesia lainnya yang dibidik Ajax semakin kencang beredar. Hal ini sejalan dengan upaya klub untuk memperluas basis penggemar dan talenta mereka di luar Eropa.
Misi Utama Cruijff: Kembalikan Dominasi Ajax
Tujuan utama dari semua pergerakan transfer ini adalah mengembalikan Ajax ke puncak dominasi Eredivisie dan panggung Eropa. Musim ini menjadi salah satu yang paling menantang bagi Ajax, sehingga suntikan pemain baru yang berkualitas diyakini mampu mendongkrak performa tim secara keseluruhan.
Kehadiran Jordi Cruijff sebagai direktur teknik diharapkan membawa visi baru dan keputusan transfer yang lebih tajam. Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Fred dan talenta muda menjanjikan seperti Carrizo, Ajax bertekad mengakhiri musim ini dengan hasil yang lebih baik dan mempersiapkan diri untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara musim depan.