John Herdman Gelar TC Timnas Indonesia untuk Seleksi Super League
Uptodai.com - Pelatih kepala John Herdman resmi membuka agenda pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta untuk mempersiapkan skuad terbaik menjelang Piala AFF 2026. Juru taktik asal Inggris tersebut menegaskan bahwa momentum ini menjadi panggung pembuktian bagi para talenta lokal. Melalui program ini, ia ingin melihat langsung konsistensi performa para pemain yang bersinar di kompetisi domestik.
Sebanyak 23 pemain telah berkumpul dan menjalani sesi latihan perdana dengan antusiasme tinggi sejak Selasa (26/5/2026). Mayoritas nama yang dipanggil merupakan pilar penting yang menunjukkan performa impresif sepanjang musim kompetisi Super League 2025/2026. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan opsi baru yang segar untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda.
Duo Persib Bandung Ramaikan TC Timnas Indonesia
Di antara deretan pemain yang hadir, perhatian publik tertuju pada duo gelandang andalan Persib Bandung, Marc Klok dan Thom Haye. Kedua pemain naturalisasi ini langsung bergabung dengan tim nasional tanpa mengambil waktu libur panjang. Mereka baru saja merayakan pesta juara Super League bersama klub berjuluk Pangeran Biu tersebut.
Herdman sangat mengapresiasi komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh para pemain senior maupun pilar muda dalam pemusatan latihan kali ini. Kehadiran sosok berpengalaman seperti Klok dan Haye diyakini bakal membantu adaptasi para pemain baru. Situasi kondusif ini menjadi modal berharga bagi tim pelatih dalam membangun chemistry antarpemain.
Fokus Pemusatan Latihan Timnas Indonesia untuk Piala AFF
Mantan pelatih Timnas Kanada itu menjelaskan bahwa evaluasi mendalam terhadap pemain lokal menjadi prioritas utamanya saat ini. Langkah ini krusial untuk memetakan kekuatan riil sepak bola tanah air di luar para pemain yang merumput di luar negeri. Herdman menilai kompetisi domestik memiliki banyak talenta potensial yang belum terpantau secara maksimal.
Pada agenda internasional sebelumnya seperti FIFA Series 2026, tim pelatih memang belum sempat memberikan kesempatan bagi banyak nama baru. Oleh karena itu, momen latihan di Jakarta ini menjadi kesempatan emas bagi para debutan untuk mencuri perhatian. Herdman berjanji akan bersikap objektif dalam menilai kualitas setiap individu selama sesi latihan berlangsung.
“Kami harus mengambil langkah besar untuk mengevaluasi kinerja para pemain domestik secara langsung,” ujar Herdman kepada media Kita Garuda. Ia menambahkan bahwa pemusatan latihan bulan Mei ini dirancang khusus untuk menyaring pemain dengan profil yang sesuai dengan skema taktiknya. Karakter disiplin dan kerja keras menjadi kriteria utama yang ia cari.
Marselino Ferdinan Jadi Satu-satunya Pemain Diaspora
Menariknya, dari total 23 nama yang dipanggil oleh Herdman, hanya Marselino Ferdinan yang berstatus sebagai pemain diaspora. Mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut tetap berkomitmen hadir demi menjaga kekompakan tim. Keputusan Herdman membatasi pemanggilan pemain luar negeri ini sengaja dilakukan agar fokus pemantauan liga lokal tidak terbagi.
Langkah berani ini mendapat respons positif dari publik sepak bola nasional yang merindukan kontribusi lebih besar dari talenta lokal. Skuad Garuda memang membutuhkan regenerasi yang sehat dan kompetitif di setiap lini permainan. Persaingan ketat di internal tim diharapkan mampu mendongkrak performa kolektif secara signifikan.
Persiapan Matang Menghadapi Agenda Padat Skuad Garuda
Agenda pemusatan latihan ini bukan sekadar formalitas pengisi jeda kompetisi, melainkan fondasi awal menuju turnamen bergengsi Asia Tenggara. Piala AFF 2026 menjadi target realistis terdekat yang ingin dimenangkan oleh PSSI bersama Herdman. Dengan persiapan yang lebih awal, tim pelatih memiliki waktu lebih longgar untuk mematangkan strategi permainan.
Selain turnamen regional tersebut, Indonesia juga dihadapkan pada jadwal padat kualifikasi dan laga persahabatan internasional lainnya. Ketersediaan kedalaman skuad yang merata akan menjadi kunci penting dalam mengarungi ketatnya kompetisi ke depan. Herdman menegaskan pintu tim nasional selalu terbuka bagi siapa saja yang mau bekerja keras di lapangan.