Uptodai.com - Pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Qatar menjadi fokus utama pelatih Kurniawan Dwi Yulianto setelah kemenangan dramatis atas China. Skuad Garuda Asia kini tengah berada dalam motivasi tinggi untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya. Kurniawan menegaskan bahwa anak asuhnya tidak boleh terlena dengan hasil positif di laga perdana.

Kemenangan tipis 1-0 atas China berkat gol Keanu Sanjaya pada menit ke-87 memberikan modal berharga bagi Indonesia. Meski begitu, tantangan besar sudah menanti di depan mata saat menghadapi wakil Timur Tengah. Pelatih yang akrab disapa “Si Kurus” ini langsung mengalihkan fokus penuh ke laga kedua Grup B.

Laga krusial ini akan berlangsung di Lapangan Latihan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Sabtu malam mendatang. Kurniawan telah menginstruksikan para pemain untuk tetap membumi dan menjaga konsentrasi selama latihan. Ia menilai Qatar memiliki potensi untuk merepotkan barisan pertahanan Indonesia jika tidak diantisipasi dengan benar.

Analisis Kekuatan Lawan di Piala Asia U-17 2026

Tim pelatih Indonesia telah melakukan bedah kekuatan terhadap gaya permainan Qatar yang cukup agresif. Walaupun Qatar menelan kekalahan 1-3 dari Jepang pada laga pembuka, mereka menunjukkan performa yang patut diwaspadai. Kurniawan melihat adanya kemiripan pola serangan antara Qatar dengan lawan sebelumnya, China.

Qatar sering kali mengandalkan transisi cepat dan perpindahan arah bola atau switch play untuk membongkar pertahanan lawan. Strategi ini menuntut kedisiplinan tinggi dari para pemain belakang Timnas Indonesia U-17 vs Qatar nanti. Kurniawan ingin memastikan setiap celah di lini tengah dan belakang tertutup rapat sebelum lawan masuk ke area penalti.

Kurniawan juga menyoroti aspek fisik pemain Qatar yang cenderung unggul dalam duel-duel udara. Oleh karena itu, latihan taktis di Jeddah difokuskan pada penguasaan bola bawah dan kecepatan operan pendek. Ia berharap skema ini bisa meredam agresivitas lawan sejak dari lini tengah.

Persiapan Taktis Garuda Asia Jelang Laga Kedua

Dalam sesi latihan terbaru, Kurniawan memberikan porsi khusus pada evaluasi penyelesaian akhir para penyerangnya. Meski menang melawan China, ia merasa banyak peluang yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol lebih awal. Efektivitas di depan gawang menjadi kunci utama untuk mencuri poin penuh dari Qatar.

Kondisi fisik para pemain dilaporkan dalam keadaan prima tanpa ada kendala cedera yang berarti. Keanu Sanjaya yang menjadi pahlawan di laga pertama diharapkan kembali menunjukkan ketajamannya di lini depan. Dukungan dari lini sayap juga terus diasah agar suplai bola ke kotak penalti lawan semakin bervariasi.

Kurniawan percaya bahwa kedisiplinan taktik akan menjadi pembeda dalam ajang Piala Asia U-17 2026 kali ini. Ia meminta para pemain tetap tenang dan tidak terburu-buru saat membangun serangan dari bawah. Ketenangan dalam menguasai bola sangat diperlukan untuk menghadapi pressing ketat yang kemungkinan diterapkan Qatar.

Dukungan masyarakat Indonesia di Arab Saudi juga diharapkan mampu membakar semangat juang para penggawa muda. Kemenangan atas Qatar akan memperlebar peluang Indonesia untuk lolos ke fase gugur sebagai perwakilan Grup B. Kurniawan optimis anak asuhnya mampu menjalankan instruksi dengan baik di lapangan hijau.