Uptodai.com - Tren olahraga di kalangan masyarakat urban kini tidak lagi sekadar menjadi aktivitas fisik, melainkan bagian dari gaya hidup. Mulai dari padel, pilates, hingga yoga, olahraga-olahraga ini berkembang pesat di kota-kota besar dan membentuk kebiasaan baru, termasuk dalam cara memilih smartphone. Perangkat ponsel kini dituntut tidak hanya mampu menunjang komunikasi, tetapi juga mendukung dokumentasi, produktivitas, dan konsumsi konten digital secara praktis.

Seiring dengan perubahan tersebut, kebutuhan akan smartphone yang fleksibel dan multifungsi pun semakin meningkat. Salah satu perangkat yang menyasar segmen pengguna aktif ini adalah Samsung Galaxy Z Fold7, ponsel lipat flagship yang menawarkan desain modern dan fitur pendukung gaya hidup urban.

Dalam kesempatan tertentu, ANTARA berkesempatan menjajal langsung Galaxy Z Fold7. Kesan pertama yang terasa adalah desainnya yang semakin ramping dibandingkan generasi sebelumnya. Saat dibuka, ponsel ini memiliki dimensi 158,4 x 143,2 x 4,2 mm, sementara saat dilipat berukuran 158,4 x 72,8 x 8,9 mm. Dengan bobot 215 gram, perangkat ini terasa cukup ringan untuk kelas ponsel lipat.

Menariknya, desain tipis tersebut membuat Galaxy Z Fold7 lebih nyaman digenggam dan mudah dibawa saat beraktivitas, termasuk ketika berolahraga. Tonjolan tiga kamera di bagian belakang yang menjadi ciri khas seri flagship Samsung pun tidak terasa mengganggu. Justru, elemen tersebut memperkuat identitas desain sekaligus memudahkan pengguna mengenali lini premium ini.

Lebih jauh, fleksibilitas menjadi nilai utama yang ditawarkan Galaxy Z Fold7. Saat digunakan untuk mengabadikan momen olahraga, ponsel ini memungkinkan pengguna menentukan sudut pengambilan gambar yang lebih variatif. Fitur lipatan layar memberikan kebebasan dalam menentukan angle foto maupun video, sehingga pengguna tidak perlu selalu bergantung pada tripod tambahan.

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menjelaskan bahwa Galaxy Z Fold7 hadir dengan layar yang lebih luas, desain lebih tipis, serta perlindungan yang semakin tangguh berkat Gorilla Glass Ceramic 2. Dengan demikian, perangkat ini tetap aman dan nyaman dibawa ke mana pun, termasuk saat beraktivitas di luar ruangan.

“Ditambah adanya Flex Mode Panel, pengguna bisa menikmati konten dengan lebih nyaman sekaligus menyelesaikan pekerjaan ringan tanpa perlu membawa laptop. Ini membuktikan bahwa perangkat foldable kami bukan hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga menghadirkan cara kerja baru yang lebih praktis layaknya mini laptop,” ujar Ilham dalam keterangan resminya.

Pada titik ini, peran smartphone memang telah bergeser. Bagi para pemain padel atau penggemar olahraga urban lainnya, ponsel lipat seperti Galaxy Z Fold7 bukan hanya alat komunikasi. Perangkat ini bertransformasi menjadi kamera, alat editing, hingga pusat kerja digital dalam satu genggaman.

Layar utama yang luas memudahkan pengguna untuk mengedit video pertandingan, menganalisis gerakan, hingga menyusun konten media sosial tanpa harus berpindah ke perangkat lain. Proses multitasking pun terasa lebih efisien, terutama bagi mereka yang aktif membagikan aktivitas olahraga ke berbagai platform digital.

Dari sisi kecerdasan buatan, kehadiran Gemini AI menjadi nilai tambah yang signifikan. Teknologi ini tidak hanya membantu pencarian informasi terkait teknik bermain atau strategi latihan, tetapi juga mendukung proses kreatif. Mulai dari penulisan caption, penyusunan ide video, hingga perencanaan konten jangka panjang dapat dilakukan langsung dari perangkat.

AI yang kini banyak dimanfaatkan sebagai “asisten digital” terbukti mampu mempercepat alur kerja, mulai dari tahap eksplorasi ide hingga proses finalisasi konten. Hal ini menjadi relevan bagi pengguna urban yang menginginkan efisiensi tanpa mengorbankan kualitas.

Namun demikian, saat digunakan secara intensif untuk pengambilan foto dan video, perangkat sempat terasa hangat. Kemungkinan besar, kondisi ini dipengaruhi oleh penggunaan tanpa casing atau pelindung tambahan, terutama saat fitur kamera bekerja dalam resolusi tinggi.

Sementara itu, kamera ultra wide dan telefoto mendukung perekaman hingga 4K 60fps, begitu pula kamera depan yang menawarkan kualitas serupa. Kelengkapan ini menegaskan posisi Galaxy Z Fold7 sebagai ponsel lipat dengan kemampuan kamera paling canggih di lini Z Fold.

Kualitas foto dan video yang dihasilkan juga didukung oleh ProVisual Engine, yang mengusung lebih dari 160 teknologi pemrosesan gambar berbasis AI. Selain itu, fitur Generative Edit memungkinkan pengguna menghapus, menambahkan, atau mempercantik objek secara instan langsung dari perangkat tanpa aplikasi tambahan.

Untuk pasar Indonesia, Samsung Galaxy Z Fold7 hadir dalam beberapa varian. Opsi 16GB/1TB dibanderol Rp34,9 juta, 12GB/512GB seharga Rp31,4 juta, dan 12GB/256GB dengan harga Rp28,4 juta. Pilihan warna yang tersedia meliputi Blue Shadow, Silver Shadow, dan Jetblack.

Dengan kombinasi desain, fleksibilitas, dan kecerdasan buatan, Galaxy Z Fold7 menunjukkan bagaimana tren olahraga urban kini turut membentuk standar baru dalam memilih smartphone masa kini.