Uptodai.com - Keberadaan pesawat Benjamin Netanyahu yang terpantau terbang menuju Jerman memicu spekulasi liar di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah. Kabar ini mendadak viral setelah layanan pelacak penerbangan Flightradar24 menunjukkan pergerakan pesawat resmi pemerintah Israel tersebut secara real-time.

Banyak pihak menuding Perdana Menteri Israel itu melarikan diri setelah melancarkan serangan gabungan bersama Amerika Serikat terhadap Iran. Bahkan, beberapa unggahan di media sosial mengklaim Netanyahu kini bersembunyi di sebuah bunker rahasia di wilayah Jerman untuk menghindari balasan.

Laporan dari Euro News menyebutkan bahwa narasi pelarian ini menyebar cepat seiring dengan meningkatnya tensi militer di kawasan tersebut. Namun, data teknis dan pernyataan resmi dari otoritas terkait menunjukkan fakta yang jauh berbeda dari rumor yang beredar di jagat maya.

Fakta di Balik Penerbangan Wing of Zion ke Berlin

Pesawat resmi pemerintah Israel yang dikenal dengan nama Wing of Zion memang tercatat melakukan perjalanan udara pada Sabtu siang pekan lalu. Berdasarkan laporan Reuters, pesawat tersebut sempat terlihat berputar-putar di atas Laut Mediterania sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke arah Eropa.

Data penerbangan menunjukkan bahwa pesawat tersebut mendarat di Jerman pada malam harinya. Hal ini sontak memperkuat kecurigaan netizen yang menganggap ada misi penyelamatan pejabat tinggi negara di tengah ancaman serangan rudal Iran yang terus mengintai.

Meskipun demikian, sumber internal pemerintah Israel menegaskan bahwa penerbangan tersebut sudah terdaftar secara resmi dalam agenda otoritas penerbangan. Prosedur ini dilakukan jauh sebelum isu serangan balasan Iran menjadi perbincangan hangat di media internasional.

Hanya Berisi Awak Pesawat Tanpa Penumpang VVIP

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman akhirnya memberikan klarifikasi resmi mengenai kehadiran pesawat Israel di wilayah mereka. Pihak Jerman mengonfirmasi bahwa pesawat Wing of Zion memang terparkir di bandara setempat setelah mendapatkan izin resmi.

Pemerintah Israel sendiri yang mengajukan permohonan untuk memarkir pesawat tersebut di Berlin dengan alasan keamanan teknis. Otoritas Jerman menegaskan bahwa tidak ada pejabat tinggi, termasuk Benjamin Netanyahu, yang turun dari pesawat tersebut saat mendarat.

Laporan tersebut menjelaskan bahwa pesawat hanya berisi pilot dan awak kabin yang bertugas melakukan relokasi armada. Keputusan untuk memindahkan pesawat ke luar wilayah Israel diambil guna menghindari risiko kerusakan akibat potensi serangan udara di pangkalan asalnya.

Posisi Terkini Benjamin Netanyahu di Tel Aviv

Berbagai bukti otentik justru menunjukkan bahwa Benjamin Netanyahu tetap berada di Israel untuk memimpin koordinasi keamanan nasional. Euro News mengutip sebuah unggahan foto yang memperlihatkan sang Perdana Menteri sedang berada di Kirya, markas besar pertahanan Israel.

Dalam foto tersebut, Netanyahu tampak menghadiri pertemuan krusial bersama Kepala Staf IDF dan Direktur Mossad untuk membahas strategi militer. Pertemuan ini terjadi tepat satu hari setelah pesawat pemerintah mendarat di Jerman, yang membuktikan ia tidak ikut dalam penerbangan tersebut.

Kantor Perdana Menteri juga merilis dokumentasi video yang memperlihatkan aktivitas Netanyahu di atas sebuah gedung di kawasan Tel Aviv. Selain itu, sejumlah media lokal mengonfirmasi kehadirannya di lokasi serangan rudal Iran di wilayah Beit Shemesh untuk meninjau kerusakan secara langsung.

Dengan adanya bukti-bukti visual dan pernyataan resmi dari dua negara, kabar mengenai pelarian Netanyahu ke Jerman dipastikan sebagai disinformasi. Relokasi pesawat Wing of Zion murni merupakan langkah taktis militer untuk mengamankan aset strategis negara dari jangkauan konflik bersenjata.