Mengenang 7 Game Nintendo Berusia 10 Tahun di Tahun 2026
Uptodai.com - Tahun 2016 seringkali dikenang sebagai masa transisi yang krusial bagi Nintendo. Saat itu, perhatian publik mulai beralih dari konsol Wii U dan 3DS, menuju antisipasi besar peluncuran Nintendo Switch yang dijadwalkan pada tahun berikutnya.
Meskipun tidak ada gebrakan sebesar The Legend of Zelda: Breath of the Wild yang dirilis kemudian, tahun tersebut tetap melahirkan serangkaian judul eksklusif yang berkualitas tinggi dan meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar. Deretan Game Nintendo berusia 10 tahun ini akan merayakan satu dekade eksistensi mereka pada 2026 mendatang. Judul-judul ini membuktikan bahwa inovasi Nintendo tidak pernah padam, bahkan di masa perpisahan dengan konsol lama.
Nostalgia 2026: Mengulas Game Nintendo Berusia 10 Tahun
Periode 2016 adalah penanda akhir dari era Wii U dan 3DS, namun game-game yang lahir di tahun itu justru menjadi penutup yang manis. Beberapa di antaranya bahkan menciptakan fenomena budaya pop yang belum pernah terjadi sebelumnya, melintasi batas platform konsol tradisional.
1. Pokémon GO: Revolusi Realitas Tertambah
Meskipun secara teknis tidak dirilis di konsol Nintendo, Pokémon GO jelas menjadi salah satu judul Nintendo terbesar yang mendominasi tahun 2016. Game ini membuktikan kekuatan merek Pokémon di pasar game mobile, sebuah ranah yang sebelumnya jarang disentuh oleh Nintendo.
Tersedia gratis di platform Android dan iOS, game ini mengajak pemain untuk berburu Pokémon di dunia nyata menggunakan teknologi augmented reality (AR). Ledakan popularitas Pokémon GO pada pertengahan 2016 hampir tidak tertandingi oleh game lain mana pun, mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan lingkungan mereka.
Yang menarik, fenomena budaya pop yang diciptakan oleh Pokémon GO tidak luntur. Hingga kini, game tersebut terus berkembang dengan pembaruan dan acara komunitas yang rutin, menjadikannya salah satu game mobile yang paling bertahan sepanjang masa.
2. The Legend of Zelda: Twilight Princess HD
Awalnya dirilis untuk GameCube dan Wii pada 2006, versi HD Remaster dari The Legend of Zelda: Twilight Princess hadir di Wii U pada 2016. Versi ini menawarkan peningkatan visual yang signifikan serta perbaikan quality-of-life, meskipun inti gameplay epiknya tetap dipertahankan.
Cerita game ini dikenal sebagai salah satu yang paling gelap dan unik dalam seri Zelda, di mana Link dikutuk menjadi serigala dan harus bekerja sama dengan Midna, gadis misterius dari Twilight Realm. Game ini menjadi salah satu penutup terbaik untuk konsol Wii U.
Banyak penggemar Nintendo Switch masih menantikan perilisan ulang judul klasik ini. Kehadirannya di konsol modern akan melengkapi trilogi Zelda era modern di Switch, di samping Skyward Sword HD dan Breath of the Wild.
3. Kirby: Planet Robobot (Nintendo 3DS)
Dirilis untuk Nintendo 3DS, Kirby: Planet Robobot menawarkan konsep gimmick yang segar dan penuh aksi. Selain kemampuan menyedot musuh dan melayang yang menjadi ciri khas Kirby, kali ini karakter merah muda tersebut sering beraksi dari balik kokpit sebuah mecha raksasa.
Konsep mecha ini membuat gameplay terasa lebih dinamis dan intens dibandingkan banyak game Kirby sebelumnya, menjadikannya platformer yang sangat cocok untuk konsol portabel. Desain mecha yang keren dan level yang digarap penuh warna dan kreativitas membuat game ini layak mendapatkan pengakuan lebih besar.
4. Mario & Luigi: Paper Jam
Meskipun pertama kali rilis di Jepang pada akhir 2015, Mario & Luigi: Paper Jam baru menyapa pasar global pada 2016 untuk Nintendo 3DS. Judul ini menjadi salah satu game Mario yang paling unik karena berhasil menyatukan dua sub-seri RPG yang berbeda: Paper Mario dan Mario & Luigi.
Premisnya melibatkan karakter Paper Mario yang keluar dari buku dan bergabung dengan Mario dan Luigi versi 3D. Pertarungan berbasis giliran (turn-based combat) yang menjadi ciri khas seri Mario & Luigi diperkaya dengan mekanik karakter kertas yang dapat melipat diri dan menciptakan salinan.
5. Star Fox Zero
Star Fox Zero merupakan judul eksklusif Wii U yang dirilis pada April 2016. Game ini berusaha mengembalikan nuansa klasik dari Star Fox 64, namun dengan penambahan kontrol yang memanfaatkan fitur GamePad Wii U secara ekstensif.
Meskipun kontrolnya sempat memicu perdebatan di kalangan pemain, Star Fox Zero tetap menawarkan aksi tembak-menembak di luar angkasa yang intens dan visual yang memukau. Game ini merupakan kolaborasi antara Nintendo dan PlatinumGames, menjanjikan kualitas produksi yang tinggi.
6. Metroid Prime: Federation Force
Dirilis untuk Nintendo 3DS, Metroid Prime: Federation Force menjadi salah satu judul yang paling kontroversial di tahun 2016. Berbeda dari game Metroid Prime sebelumnya yang berfokus pada eksplorasi solo, game ini adalah spin-off yang berorientasi pada misi kooperatif.
Pemain mengendalikan anggota Federation Force dalam misi yang dapat diselesaikan bersama hingga empat pemain. Meskipun mendapat kritik karena penyimpangan dari formula Metroid klasik, game ini menawarkan mekanik penembak orang pertama yang solid di konsol portabel.
7. Rhythm Heaven Megamix
Bagi penggemar game ritme, Rhythm Heaven Megamix adalah permata tersembunyi yang dirilis di 3DS pada 2016. Game ini merupakan kompilasi terbaik dari seluruh seri Rhythm Heaven sebelumnya, mencakup lebih dari 100 mini-game ritme yang unik dan adiktif.
Dengan visual yang cerah, humor yang khas, dan soundtrack yang sangat mudah diingat, Megamix menjadi penawar yang sempurna bagi mereka yang mencari hiburan santai. Kehadirannya mengukuhkan 3DS sebagai rumah bagi berbagai genre game yang inovatif sebelum akhirnya digantikan oleh Switch.