Uptodai.com - Penjualan HP China anjlok secara signifikan pada pembukaan tahun 2026 akibat pergeseran minat konsumen dan tekanan ekonomi global yang kian terasa. Fenomena ini menandai titik balik yang mengkhawatirkan bagi produsen lokal yang selama ini mendominasi pasar domestik mereka sendiri.

Laporan terbaru dari firma riset Counterpoint menunjukkan penurunan tajam hingga 23 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Kondisi ini membuat para pedagang di pusat-pusat elektronik mulai mengeluhkan sepinya pembeli yang datang mencari perangkat merek lokal terbaru.

Raksasa Teknologi Tiongkok Mulai Tumbang

Huawei yang selama ini memegang takhta sebagai raja pasar di Tiongkok pun tidak luput dari hantaman badai lesunya permintaan pasar. Penjualan mereka merosot hingga 27 persen secara tahunan (YoY), sebuah angka yang cukup mengejutkan bagi para analis industri smartphone dunia.

Nasib lebih tragis menimpa Xiaomi yang mencatatkan penurunan paling dalam di antara para pesaing beratnya di kelas yang sama. Perusahaan besutan Lei Jun tersebut harus rela melihat angka penjualannya tenggelam hingga hampir 36 persen pada Januari 2026.

Penurunan dua digit ini juga dialami oleh merek-merek besar lainnya seperti Oppo, vivo, dan Honor yang biasanya sangat kompetitif. Para pemain lokal kini harus memutar otak untuk menghadapi stok yang menumpuk di gudang sementara minat beli masyarakat terus mendingin.

iPhone 17 Pro Cosmic Orange Jadi Penyelamat Apple

Di tengah kelesuan pasar domestik, Apple justru muncul sebagai satu-satunya pabrikan yang mencatatkan pertumbuhan positif di wilayah Tiongkok. Keberhasilan raksasa asal Cupertino ini tidak lepas dari strategi warna baru yang mereka perkenalkan pada seri premium terbaru mereka.

Varian iPhone 17 Pro dengan warna ‘Cosmic Orange’ mendadak viral dan menjadi simbol status sosial baru di kalangan warga setempat. Banyak konsumen menyebut warna mencolok tersebut sebagai ‘Hermes Orange’ karena kemiripannya dengan identitas merek mewah ternama asal Prancis.

Inovasi desain yang berani ini terbukti ampuh mengubah nasib Apple setelah beberapa kuartal sebelumnya sempat tertekan oleh persaingan lokal. Sentuhan estetika yang tepat sasaran ternyata mampu menarik minat konsumen kelas atas yang masih memiliki daya beli stabil di tengah krisis.

Krisis Chip Memori Menghantam Segmen Low-End

Selain masalah minat konsumen, industri smartphone juga sedang menghadapi tantangan berat berupa krisis chip memori global yang belum menunjukkan tanda mereda. Kelangkaan komponen vital seperti DRAM dan NAND flash membuat biaya produksi melonjak drastis di luar perkiraan awal para vendor.

Harga kontrak DRAM konvensional diprediksi akan melonjak hingga 95 persen pada kuartal pertama tahun ini menurut data terbaru dari TrendForce. Sementara itu, harga flash NAND diperkirakan naik sekitar 60 persen, yang tentu saja menekan margin keuntungan para produsen ponsel pintar.

Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi produsen yang menyasar segmen pasar menengah ke bawah dengan harga yang sangat sensitif. Karena margin keuntungan yang tipis, mereka tidak memiliki banyak ruang untuk menyerap kenaikan harga komponen yang naik gila-gilaan tersebut.

Nasib HP Murah dan Prediksi Pasar Global

Para produsen kini dihadapkan pada dua pilihan sulit untuk mempertahankan kelangsungan bisnis mereka di tahun yang penuh tantangan ini. Mereka harus menaikkan harga jual perangkat murah atau memangkas fitur-fitur standar demi menekan biaya produksi agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Wilayah Asia-Pasifik menjadi area yang paling terdampak karena dominasi penggunaan smartphone kelas bawah di kawasan berkembang ini. Counterpoint bahkan telah merevisi proyeksi pertumbuhan pengapalan smartphone global menjadi minus 2,1 persen untuk sepanjang tahun 2026.

Situasi ini memaksa vendor besar seperti Honor dan vivo untuk lebih berhati-hati dalam menyusun strategi pengapalan produk ke distributor. Jika kelangkaan komponen semikonduktor tidak segera mereda, era smartphone murah dengan spesifikasi mumpuni mungkin akan segera berakhir dalam waktu dekat.