Uptodai.com - Kabar gembira bagi penggemar flagship premium di Tanah Air, sebab Xiaomi 17 Ultra masuk Indonesia dalam waktu dekat. Indikasi kuat ini muncul setelah perangkat super canggih tersebut berhasil mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Tidak hanya Indonesia, ponsel dengan nomor model 2512BPNDAG ini juga terdeteksi lolos sertifikasi di India (BIS), Singapura (IMDA), dan Thailand (NBTC). Hal ini jelas mengonfirmasi bahwa Xiaomi sedang mempersiapkan peluncuran global besar-besaran untuk seri andalannya.

Konfirmasi Resmi dan Kesuksesan di Pasar China

Jalan Xiaomi 17 Ultra menuju pasar internasional tampaknya mulus setelah kesuksesan besar di China. Laporan menunjukkan bahwa edisi fotografi eksklusif, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition, ludes terjual pada tahap pertama penjualannya di negara asalnya.

Antusiasme pasar global semakin terangkat setelah Vice President Xiaomi, Xu Fei, memberikan konfirmasi resmi. Melalui akun media sosial X, Xu Fei menyatakan kegembiraannya bahwa #Xiaomi17Ultra akan segera hadir secara global, menjanjikan banyak kejutan lainnya.

Sebagai perbandingan harga, Xiaomi 17 Ultra varian memori terendah (12GB/512GB) di China dibanderol sekitar 6.999 yuan atau setara Rp16,9 juta. Sementara itu, varian Leica Edition yang dilengkapi tombol kamera putar khusus (16GB/512GB) memiliki harga lebih tinggi, mencapai 7.999 yuan atau sekitar Rp19,1 juta.

Kapasitas Baterai Dipangkas untuk Versi Global

Meskipun membawa spesifikasi kelas atas, terdapat satu perbedaan mencolok yang mungkin menjadi perhatian konsumen internasional. Laporan terbaru mengindikasikan adanya pemangkasan kapasitas daya pada unit yang dipasarkan di luar China.

Xiaomi 17 Ultra versi China dibekali baterai jumbo 6.800 mAh. Namun, untuk pasar internasional termasuk Indonesia, perangkat ini diprediksi hanya akan membawa baterai berkapasitas 6.000 mAh. Penurunan ini cukup signifikan, mencapai 800 mAh.

Pemangkasan kapasitas baterai juga terjadi pada model reguler, Xiaomi 17. Versi China mengusung baterai 5.400 mAh, sedangkan versi global diperkirakan hanya 5.240 mAh. Keputusan ini kemungkinan diambil untuk optimasi dimensi perangkat, mengurangi bobot, atau menyesuaikan dengan regulasi pengiriman baterai yang ketat di beberapa wilayah.

Prediksi Spesifikasi Gahar Xiaomi 17 Ultra

Terlepas dari penyesuaian baterai, Xiaomi 17 Ultra tetap menjadi salah satu smartphone flagship paling dinantikan. Perangkat ini diprediksi membawa dapur pacu yang sangat bertenaga, menjadikannya pesaing serius di segmen premium.

Di sektor performa, Xiaomi 17 Ultra dikabarkan akan ditenagai oleh chipset terbaru dan tercanggih, yakni Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm). Chipset ini didukung konfigurasi CPU Octa-core yang mencakup inti Oryon V3 Phoenix L hingga 4,6 GHz, menjanjikan kecepatan pemrosesan yang luar biasa.

Keunggulan di Sektor Fotografi dan Layar

Xiaomi 17 Ultra akan menjalankan sistem operasi Android 16 yang dilapisi antarmuka HyperOS 3. Pengguna akan dimanjakan dengan layar LTPO AMOLED berukuran 6,9 inci yang memiliki resolusi 1.5K (2608 × 1200), serta dukungan refresh rate adaptif 120 Hz, Dolby Vision, dan HDR10+.

Keunggulan utama tentu terletak pada sektor kamera. Perangkat ini membawa konfigurasi triple camera Leica yang sangat impresif. Susunan kameranya terdiri dari lensa utama 50 MP (wide, OIS), lensa ultrawide 50 MP, dan lensa periscope telephoto 200 MP yang juga dilengkapi OIS. Sementara itu, kamera depan juga tidak kalah mumpuni dengan resolusi 50 MP.

Dengan spesifikasi tersebut, Xiaomi 17 Ultra diprediksi akan memulai debutnya di pasar Asia pada kuartal pertama tahun 2026. Kehadiran perangkat ini di Indonesia, yang telah mengantongi TKDN, hanya tinggal menunggu pengumuman resmi jadwal peluncuran global dari pihak Xiaomi.