Alasan Ruben Onsu Stop Nafkah Anak Terungkap, Ini Pemicunya!
Uptodai.com - Pihak kuasa hukum akhirnya membeberkan alasan Ruben Onsu stop nafkah anak yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Keputusan mengejutkan ini diambil oleh sang presenter kondang sejak Desember 2025 lalu. Langkah ini memicu reaksi keras dari mantan istrinya, Sarwendah, yang kemudian melayangkan aduan resmi ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Sebelumnya, Sarwendah mempermasalahkan penghentian uang bulanan yang nilainya ditaksir mencapai Rp200 juta tersebut. Namun, pihak Ruben Onsu menegaskan bahwa tindakan ini bukanlah bentuk kelalaian tanpa dasar. Ada persoalan mendasar mengenai hak asuh dan akses bertemu dengan buah hatinya yang melatarbelakangi keputusan tersebut.
Akar Masalah Hak Asuh dan Komunikasi yang Terputus
Perceraian pasangan selebritas ini memang sempat mengejutkan publik setelah bertahun-tahun membina rumah tangga yang terlihat harmonis. Pasca-perceraian, pembagian peran dalam mengasuh anak seharusnya berjalan sesuai dengan kesepakatan bersama demi tumbuh kembang anak yang optimal. KPAI sendiri sering kali menjadi mediator dalam konflik serupa untuk memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi tanpa mengabaikan hak kedua orang tua. Lembaga ini diharapkan mampu bersikap netral dan melihat permasalahan secara objektif dari kedua belah pihak.
Minola Sebayang, selaku kuasa hukum Ruben, menjelaskan bahwa kliennya mengalami kesulitan besar untuk menemui anak-anaknya. Berdasarkan keterangannya, Ruben sudah tidak bertemu dengan kedua putrinya selama enam bulan terakhir. Komunikasi langsung dengan anak-anak bahkan dilaporkan telah terputus total sejak April 2026.
“Ini yang namanya hukum sebab-akibat. Selama ini, Ruben selalu memberikan kewajibannya untuk menafkahi anak dengan nilai yang tidak kecil,” ujar Minola pada Jumat, 25 Juni 2026. Ia menilai sangat wajar jika Ruben menunda kewajibannya ketika haknya sebagai ayah justru dibatasi secara sepihak.
Tuntutan Transparansi Penggunaan Dana
Sebagai salah satu presenter dan pengusaha tersukses di Indonesia, Ruben dikenal sebagai sosok pekerja keras yang sangat menyayangi keluarganya. Dedikasinya dalam bekerja keras selama ini semata-mata dilakukan untuk menjamin masa depan anak-anaknya agar mendapatkan fasilitas terbaik. Di tengah kesibukannya di dunia hiburan dan bisnis kuliner, Ruben selalu mengutamakan peran sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, tuduhan bahwa dirinya sengaja menelantarkan anak dinilai sangat tidak berdasar oleh pihak kuasa hukum.
Pihak Ruben juga mempertanyakan relevansi aduan Sarwendah ke KPAI mengenai penghentian nafkah tersebut. Menurut Minola, Ruben sudah mengakui hal tersebut sejak awal sehingga tidak perlu ada pembuktian lebih lanjut. Fokus utama yang seharusnya diselesaikan adalah komitmen Sarwendah untuk memberikan izin pertemuan sesuai kesepakatan awal.
Berdasarkan kesepakatan pasca-cerai, Ruben seharusnya mendapatkan waktu bersama anak-anaknya selama 2 hingga 3 hari dalam seminggu. Selain menuntut hak asuh yang adil, Minola juga mendesak pihak Sarwendah untuk bersikap transparan mengenai penggunaan nafkah ratusan juta rupiah yang selama ini telah diberikan. Transparansi ini dinilai penting agar publik mengetahui secara jelas peruntukan dana tersebut.