Ammar Zoni Merasa Aman di Lapas Cipinang, Khawatir Dipindah ke Nusakambangan
Uptodai.com - Aktor Ammar Zoni kini menjalani proses hukum di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur. Selama berada di tempat penahanan tersebut, Ammar Zoni mengaku mendapatkan perlindungan dan rasa aman yang tidak ia temukan sebelumnya.
Rasa aman inilah yang menjadi landasan utama bagi Ammar Zoni untuk berani bersuara lantang di hadapan publik. Ia mulai mengungkap adanya dugaan oknum yang merekayasa kasus yang menjeratnya, serta berbagai perlakuan intimidasi yang sempat ia alami di tempat penahanan terdahulu.
Merasa Aman di Lapas Cipinang, Ammar Zoni Berani Bersuara
Sebelum dipindahkan ke Cipinang, Ammar Zoni sempat ditahan di beberapa lokasi, termasuk Lapas Nusakambangan. Bintang film Madu Murni ini menjelaskan bahwa tekanan yang ia rasakan di tempat sebelumnya sangat signifikan, membuatnya merasa tidak aman secara fisik maupun mental.
“Saat ini alhamdulillah, saya ada di Lapas Cipinang Narkotika, yang mana mereka sangat melindungi saya, sangat menjaga diri saya,” ujar Ammar Zoni saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Kamis (22/1/2026).
Ia menambahkan, keberaniannya untuk berbicara blak-blakan mengenai oknum yang terlibat dalam kasusnya dan kondisi rutan sebelumnya muncul karena adanya jaminan keamanan dari pihak Lapas Cipinang. Ammar Zoni merasa bahwa dukungan tersebut sangat penting mengingat banyaknya ancaman yang menghantuinya.
“Saya berani lantang di sini karena alhamdulillah dari Lapas Cipinang sangat menjaga saya. Makanya saya minta doanya semoga saya baik-baik saja dan sehat selalu,” tegasnya, menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatannya menjadi prioritas utama saat ini.
Kekhawatiran Dipindah Kembali ke Nusakambangan
Meskipun saat ini Ammar Zoni merasa aman, satu ketakutan besar terus membayangi pikirannya. Ammar sangat khawatir jika dirinya harus dipindahkan kembali ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai penjara dengan tingkat pengamanan super ketat.
Pemindahan kembali ke Nusakambangan dianggapnya sebagai konsekuensi terberat. Hal ini mendorong Ammar Zoni berjuang mati-matian dalam persidangan untuk membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pelanggaran berat, terutama terkait dugaan peredaran narkotika di dalam rutan.
“Dan kami berharap dengan semua ini juga bisa terbuka agar saya tidak dipindahkan kembali lagi ke NK (Nusakambangan) gitu lo. Untuk menunjukkan kalau saya tidak terlibat apa-apa di sini,” tuturnya, menekankan bahwa transparansi kasus sangat krusial demi status penahanannya.
Strategi Hukum untuk Buktikan Ketidakbersalahan
Dalam upaya membuktikan dirinya bersih, Ammar Zoni menaruh harapan besar pada tim kuasa hukumnya. Ia optimistis bahwa strategi hukum yang disiapkan dapat membuahkan hasil yang adil.
Ammar Zoni mengonfirmasi bahwa tim pengacara, yang terdiri dari Om John, Bu Detta, dan Mas Wilman, tengah berjuang keras. Mereka berencana menghadirkan saksi-saksi kunci dalam persidangan selanjutnya.
“Saya berharap dari kuasa hukum saya berjuang keras untuk membuktikan. Dan nanti kan setelah ini akan ada lagi saksi, saksi meringankan lagi, saksi fakta dan saksi ahli,” ungkap Ammar Zoni, menunjukkan keyakinannya pada proses pembuktian di pengadilan.
Selain fokus pada pembuktian kasus, Ammar Zoni juga menyatakan keinginan kuat untuk segera menghirup udara bebas. Ia secara tegas menyatakan enggan kembali ke Rutan Salemba, tempat penahanan sebelumnya, karena menilai sistem pengelolaannya tidak ideal. Harapan terbesar Ammar Zoni saat ini adalah kejelasan status hukum dan perlindungan yang berkelanjutan.