Uptodai.com - Kabar gembira datang bagi para ARMY. Boy group fenomenal Bangtan Sonyeondan (BTS) dipastikan akan merilis album studio penuh pada 20 Maret 2026 mendatang. Keputusan BTS Rilis Album Penuh Maret 2026 ini menandai tonggak sejarah, yakni comeback lengkap pertama setelah ketujuh anggotanya, RM, Jin, Suga, j-hope, Jimin, V, dan Jungkook, menyelesaikan kewajiban militer (wamil) mereka di Korea Selatan.

Album yang akan memuat 14 lagu ini dikonfirmasi oleh agensi Big Hit Music sebagai cara untuk menyampaikan secara utuh apa yang sedang dipikirkan dan dirasakan para member BTS saat ini. Namun, di balik narasi emosional tersebut, kalangan industri musik global melihat adanya tujuan strategis jangka panjang yang sangat ambisius.

Strategi BTS Raih Trofi Grammy yang Belum Tergapai

Langkah merilis album studio penuh, bukan sekadar extended play (EP) atau single digital, dinilai sebagai persiapan matang untuk meraih penghargaan tertinggi yang belum pernah mereka dapatkan: Grammy Award. Selama ini, Grammy menjadi satu-satunya pencapaian besar yang masih luput dari genggaman grup dengan basis penggemar terbesar di dunia ini.

Sejak debut global mereka, BTS telah empat kali masuk nominasi Grammy. Mereka sempat bersaing di kategori Best Pop Duo/Group Performance selama tiga tahun berturut-turut (2021-2023) dan juga meraih nominasi Best Music Video pada tahun 2023. Sayangnya, trofi emas tersebut selalu gagal mereka bawa pulang.

Dalam ekosistem penghargaan Grammy, album penuh dipandang sebagai indikator kedalaman artistik, koherensi narasi, dan konsistensi karya yang lebih kuat dibandingkan EP. Untuk menembus kategori utama paling bergengsi, seperti Album of the Year atau Record of the Year, perilisan album studio hampir menjadi syarat wajib yang tak terhindarkan.

Sesuai aturan ketat Recording Academy, sebuah album harus memiliki minimal lima lagu dengan durasi total 15 menit, atau berdurasi lebih dari 30 menit. Dengan 14 lagu, album baru BTS ini jelas memenuhi semua kriteria tersebut, memberikan landasan yang kuat untuk dipertimbangkan di ajang Grammy 2027.

Mengapa Album Penuh Jadi Pilihan Comeback BTS?

Kritikus musik Korea terkemuka, Lim Hee-yun, memberikan pandangan bahwa keputusan untuk merilis album penuh merupakan langkah yang sangat khas dan otentik bagi BTS. Lim Hee-yun menjelaskan bahwa selama masa vakum wajib militer, banyak materi lagu yang terkumpul.

Materi tersebut datang dari para anggota sendiri, tim A&R (Artist and Repertoire), maupun demo dari penulis lagu internasional yang telah lama bekerja sama dengan Big Hit Music. Menyajikan seluruh materi ini dalam format album penuh terasa sebagai cara comeback yang paling “BTS” dan paling jujur kepada penggemar.

Lim menambahkan bahwa pertimbangan Grammy hampir pasti memengaruhi komposisi dan konsep album tersebut. Ada kemungkinan besar lagu utama (title track) akan dipilih agar mudah diakses oleh publik luas dan memiliki daya tarik masif, serupa dengan kesuksesan global “Dynamite” atau “Butter.”

Sementara itu, lagu-lagu B-side atau trek pendukung lainnya kemungkinan besar akan menampilkan sisi musikalitas yang lebih berani, eksperimental, dan mungkin lebih personal, yang dapat menarik perhatian para juri Grammy yang mencari inovasi artistik.

Fokus Beralih ke Grammy 2027

Grammy Awards ke-68 akan segera digelar dalam waktu dekat, dan BTS dipastikan tidak akan masuk dalam daftar nominasi tahun tersebut karena masa hiatus. Oleh karena itu, seluruh fokus strategis Big Hit Music kini beralih ke Grammy 2027.

Perilisan album pada Maret 2026 memberikan waktu yang ideal bagi album tersebut untuk membangun momentum, mengumpulkan data penjualan dan streaming, serta mendapatkan pengakuan kritis sebelum periode kelayakan (eligibility period) Grammy ditutup. Ini adalah peluang paling realistis bagi BTS untuk akhirnya membuat terobosan besar dan membawa pulang trofi yang selama ini mereka idamkan.