Uptodai.com - Suasana Lebaran Ayu Ting Ting di Depok tahun ini berlangsung penuh khidmat dan kehangatan bersama keluarga besar. Pedangdut populer tersebut mengaku sangat bersyukur karena bisa menjalankan ibadah salat Id secara berjamaah tanpa kendala apa pun. Momen ini menjadi sangat berkesan bagi Ayu yang selalu mengutamakan kebersamaan dengan orang-orang tercinta di hari kemenangan.

Pelantun lagu “Alamat Palsu” ini merasa momen Idulfitri 2026 menjadi sangat spesial karena ia tidak terlambat bangun pagi. Ayu tiba di lokasi salat tepat waktu sehingga bisa mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan tenang sejak pukul setengah tujuh pagi. Kedisiplinan waktu ini membuatnya merasa lebih siap secara batin untuk menyambut hari raya.

Momen Haru Ayu Ting Ting Saat Salat Id

Ada sebuah momen emosional yang menyelimuti perasaan Ayu saat mengikuti jalannya salat Id di lingkungan rumahnya. Dirinya tak mampu membendung air mata ketika sang khatib mulai memanjatkan doa-doa menyentuh di akhir ibadah. Rasa haru tersebut muncul secara spontan karena ia teringat akan segala nikmat dan kesehatan yang masih diberikan Tuhan.

Ayu mengakui bahwa setiap Idulfitri selalu membawa getaran spiritual yang berbeda bagi dirinya pribadi. Bagi perempuan bernama asli Ayu Rosmalina ini, menangis saat doa adalah bentuk syukur atas kesempatan berkumpul kembali bersama keluarga. Ia merasa beruntung masih bisa melihat senyum kedua orang tuanya di hari yang suci ini.

Makna Lebaran bagi Ayu tidak pernah berubah dari tahun ke tahun, yakni tentang menjaga silaturahmi dan kesehatan. Ia tidak melihat adanya perbedaan mencolok dalam perayaan kali ini karena yang terpenting adalah esensi kebersamaan. Rezeki yang melimpah sepanjang tahun ia anggap sebagai bonus yang harus disyukuri dengan cara berbagi kepada sesama.

Kekompakan Seragam Keluarga dan Tradisi Sungkeman

Sudah menjadi rahasia umum bahwa keluarga Ayu Ting Ting selalu tampil kompak dengan busana seragam setiap hari raya. Tahun ini, Ayu mempercayakan desain pakaian keluarganya kepada seorang rekan dekat yang merupakan desainer lokal. Meskipun tidak hafal dengan detail nama warnanya, Ayu memastikan seluruh anggota keluarga merasa nyaman mengenakannya.

Ayu berseloroh bahwa anggota keluarganya hanya tinggal memakai baju yang sudah ia siapkan tanpa perlu repot memilih. Tradisi seragam ini bertujuan untuk mempererat ikatan batin dan menciptakan kenangan visual yang indah dalam foto keluarga. Penampilan mereka yang selaras seringkali menjadi sorotan netizen yang mengagumi kekompakan keluarga asal Depok ini.

Setelah melaksanakan salat Id, agenda utama di kediaman Ayu adalah prosesi sungkeman yang penuh air mata dan tawa. Ayu menjaga betul tradisi meminta maaf secara langsung kepada Ayah Rozak dan Umi Kalsum sebelum menerima tamu. Prosesi ini dianggap sebagai momen pembersihan diri dari segala khilaf yang mungkin terjadi selama satu tahun terakhir.

Cerita Bilqis Minta THR dan Kelezatan Masakan Ibu

Momen Lebaran tentu tidak lengkap tanpa kehadiran putri semata wayangnya, Bilqis Khumairah Razak, yang kini semakin besar. Bilqis kabarnya sudah mulai menagih tradisi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sang bunda dan kakek-neneknya dengan gaya yang menggemaskan. Ayu pun menanggapi permintaan putrinya tersebut dengan penuh kasih sayang sebagai bentuk apresiasi atas ibadah puasa yang dijalani Bilqis.

Selain tradisi bagi-bagi amplop, hidangan di meja makan menjadi daya tarik utama yang selalu dinantikan oleh tamu yang berkunjung. Umi Kalsum telah menyiapkan berbagai masakan khas Lebaran yang menggugah selera, mulai dari ketupat hingga opor ayam. Ayu menegaskan bahwa masakan ibunya selalu memiliki cita rasa spesial yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Menu andalan seperti rendang dan sambal goreng ati menjadi sajian wajib yang selalu ludes dalam sekejap. Bagi Ayu, menyantap masakan ibu setelah sebulan penuh berpuasa adalah kenikmatan yang tiada tara. Rumahnya pun terbuka lebar bagi kerabat dan tetangga yang ingin bersilaturahmi sambil menikmati kelezatan hidangan khas keluarga Rozak.