Uptodai.com - Manchester City juara Piala FA 2026 secara dramatis setelah menumbangkan Chelsea pada partai final yang berlangsung di Stadion Wembley, London. Kemenangan tipis ini memastikan armada Pep Guardiola kembali mengangkat trofi bergengsi di tanah Inggris pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB.

Pertandingan puncak ini menyajikan tensi tinggi sejak peluit pertama berbunyi di hadapan ribuan pasang mata. The Citizens tampil mendominasi penguasaan bola, sementara The Blues memberikan perlawanan sengit melalui skema serangan balik yang cukup merepotkan lini pertahanan lawan.

Aksi Ciamik Antoine Semenyo dan Erling Haaland

Momen krusial yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit ke-71 melalui aksi memukau Antoine Semenyo. Penyerang lincah ini berhasil memecah kebuntuan sekaligus membawa Manchester City unggul atas rivalnya tersebut.

Gol indah ini bermula dari pergerakan melebar Erling Haaland ke sisi kanan pertahanan Chelsea yang memaksa lawan keluar dari posisinya. Haaland kemudian melepaskan umpan matang yang diselesaikan Semenyo dengan teknik backheel atau tumit kaki kanan yang mengecoh kiper Robert Sanchez.

Keberhasilan ini menambah koleksi trofi Manchester City menjadi delapan gelar sepanjang sejarah partisipasi mereka di Piala FA. Terakhir kali klub berjuluk The Citizens ini naik podium juara terjadi pada musim 2022/2023 setelah mengandaskan perlawanan Manchester United.

Dominasi Manchester Biru di Stadion Wembley

Sejak awal laga, Pep Guardiola menginstruksikan anak asuhnya untuk langsung menekan dengan mengandalkan kuartet lini depan. Kombinasi Antoine Semenyo, Jeremy Doku, Erling Haaland, dan Omar Marmoush berulang kali merepotkan barisan pertahanan Chelsea.

Meskipun Chelsea sedang dalam kondisi kurang stabil di liga, mereka tetap mampu memberikan perlawanan yang cukup alot. Nama-nama seperti Enzo Fernandez, Cole Palmer, hingga Joao Pedro sempat membuat barisan gelandang City harus bekerja ekstra keras menjaga kedalaman.

The Citizens sebenarnya sempat menggetarkan jala gawang Chelsea lebih awal pada menit ke-27 melalui sontekan Haaland. Namun, asisten wasit dengan sigap mengangkat bendera tanda offside karena posisi Matheus Nunes dianggap tidak sah sebelum gol terjadi.

Chelsea Gagal Manfaatkan Peluang Emas

Setelah tertinggal satu gol, Chelsea mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan di sisa waktu babak kedua. Enzo Fernandez hampir saja menyamakan kedudukan lewat sepakan keras, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Stefan Ortega.

Kontroversi sempat terjadi pada menit ke-77 saat pemain Chelsea terjatuh di kotak penalti setelah kontak fisik dengan pemain City. Meski diprotes keras oleh para pemain The Blues, wasit Darren England memutuskan untuk tidak menunjuk titik putih dan melanjutkan pertandingan.

Menjelang akhir laga, Manchester City justru hampir menambah keunggulan melalui serangan balik cepat yang dipimpin Nico O’Reilly. Matheus Nunes juga mendapatkan peluang emas di menit ke-84, namun bola hasil sepakannya hanya membentur tiang gawang.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan tim asal Manchester tersebut. Gelar Piala FA ini menjadi trofi kedua bagi City pada musim 2025/2026 setelah sebelumnya mereka sukses mengamankan trofi Piala Liga.