Uptodai.com - Aksi Spider-Man pakai Samsung Galaxy Z Flip dalam trailer terbaru Spider-Man: Brand New Day mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU). Peter Parker yang selama ini identik dengan ponsel Sony Xperia kini tampak beralih menggunakan perangkat lipat premium dari Samsung. Perubahan ini memicu tanda tanya besar mengingat kondisi finansial Peter yang sedang terpuruk setelah kejadian di film sebelumnya.

Dalam narasi No Way Home, Peter Parker harus merelakan seluruh dunia melupakan identitas aslinya. Ia kini hidup sebatang kara di sebuah apartemen sempit tanpa dukungan finansial dari Stark Industries maupun Bibi May. Secara logika, membeli sebuah ponsel lipat kelas atas tentu menjadi hal yang mustahil bagi pemuda yang sedang berjuang membayar sewa kamar tersebut.

Pergeseran Brand dan Logika Industri Film

Secara teknis, penggunaan ponsel lipat Peter Parker ini bisa saja merupakan bentuk kerja sama komersial atau product placement. Samsung memang memiliki sejarah panjang dalam melakukan kolaborasi dengan berbagai waralaba film besar untuk mempromosikan perangkat terbaru mereka. Meskipun masuk akal dari sisi bisnis, para penggemar tetap mencari penjelasan yang lebih mendalam dari sisi pengembangan karakter.

Peter Parker yang menggunakan barang mewah terasa sedikit keluar dari jalur karakternya yang sederhana. Namun, jika kita melihat linimasa MCU, ada celah waktu yang cukup menarik untuk dieksplorasi. Hal ini membuka ruang bagi berbagai teori yang mencoba menjelaskan bagaimana sang pahlawan mendapatkan perangkat canggih tersebut.

Teori Barang Bekas dan Linimasa Masa Depan

Kejadian dalam film Spider-Man: Brand New Day diprediksi mengambil latar waktu sekitar tahun 2028. Jika kita merujuk pada dunia nyata, Samsung Galaxy Z Flip yang muncul kemungkinan besar adalah model Flip 6 atau Flip 7 yang rilis pada 2024 atau 2025. Artinya, pada tahun 2028, perangkat tersebut sudah tergolong sebagai ponsel lama atau berumur sekitar empat tahun.

Peter Parker mungkin saja membeli ponsel tersebut dalam kondisi bekas dengan harga yang sudah jatuh drastis. Membeli barang elektronik second-hand sangat sesuai dengan gaya hidup Peter yang harus berhemat namun tetap membutuhkan teknologi mumpuni. Perangkat lipat yang ringkas tentu sangat membantu mobilitasnya saat harus berganti kostum dengan cepat di gang-gang sempit New York.

Skema Cicilan dan Realitas Kehidupan di Amerika

Teori lain yang cukup unik dan terasa sangat manusiawi adalah penggunaan skema cicilan jangka panjang. Di Amerika Serikat, sistem kontrak operator seluler memungkinkan seseorang memiliki ponsel flagship dengan membayar biaya bulanan yang terjangkau. Peter mungkin saja memutuskan untuk mencicil ponsel tersebut selama dua hingga tiga tahun demi mendukung aktivitas kepahlawanannya.

Pilihan ini membuat karakter Peter Parker terasa semakin dekat dengan penonton karena menghadapi masalah finansial yang serupa dengan masyarakat umum. Ia harus membagi prioritas antara membayar kebutuhan pokok atau memiliki alat komunikasi yang andal. Ponsel lipat tersebut bukan sekadar gaya hidup, melainkan alat kerja yang esensial bagi seorang fotografer lepas dan pahlawan super.

Hadiah dari Publik dan Sisa Teknologi Stark

Cuplikan trailer menunjukkan bahwa Spider-Man telah kembali mendapatkan kepercayaan publik, bahkan menerima penghargaan Key to the City. Ada kemungkinan bahwa Spider-Man pakai Samsung Galaxy Z Flip karena pemberian dari pihak pemerintah kota atau sponsor tertentu. Sebagai pahlawan yang aktif berpatroli, ia membutuhkan perangkat yang tidak memakan banyak ruang di balik kostum ketatnya.

Selain itu, jangan lupakan kemungkinan adanya akses tersembunyi ke sistem Stark Industries yang masih tersisa. Meskipun identitas Peter Parker terhapus, protokol keamanan mungkin masih mengenali biometrik atau pola aktivitas “Spider-Man”. Hal ini memungkinkan Peter untuk mendapatkan akses ke inventaris teknologi canggih tanpa harus melakukan transaksi pembelian secara resmi di toko retail.