Uptodai.com - Dataiku, penyedia Universal AI Platform™, mengumumkan penunjukan Jo Goh sebagai Area Vice President Kemitraan untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang. Penunjukan ini menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat jaringan kemitraannya di wilayah tersebut.

Dalam peran barunya, Jo Goh akan memimpin pengembangan dan kinerja ekosistem kemitraan Dataiku di kawasan APJ. Fokus utamanya mencakup kolaborasi dengan mitra regional maupun global, termasuk system integrator dan berbagai bentuk aliansi strategis lainnya.

Dataiku menilai pengangkatan ini sebagai wujud komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem kemitraan yang solid dan berkelanjutan di Asia Pasifik dan Jepang. Perusahaan ingin memastikan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan kebutuhan pasar regional.

Menurut David Tharp, Senior Vice President Ecosystems and Alliances Dataiku, pengalaman dan pemahaman lintas budaya yang dimiliki Jo Goh menjadi nilai tambah penting. Ia diyakini mampu menghadirkan manfaat nyata bagi pelanggan, mitra, serta pemangku kepentingan lainnya.

Sebelum bergabung dengan Dataiku, Jo Goh mengemban berbagai posisi kepemimpinan regional di perusahaan teknologi global seperti Cloudflare dan Alteryx. Di kedua perusahaan tersebut, ia berkontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan pendapatan tahunan yang konsisten.

Pengalaman profesionalnya juga mencakup peran strategis di IBM, Lenovo, dan GE, dengan cakupan wilayah Singapura dan Australia. Latar belakang ini membentuk kemampuannya dalam memimpin tim, mengelola klien, dan mengembangkan kemitraan lintas industri.

Jo Goh menyampaikan antusiasmenya bergabung dengan Dataiku pada fase pertumbuhan berikutnya di kawasan APJ. Ia menilai Dataiku berada di posisi terdepan dalam menghadirkan AI tingkat perusahaan yang menggabungkan keahlian manusia dan kecerdasan buatan secara terkelola.

Kepemimpinannya di bidang channel juga diakui secara global, termasuk masuk dalam daftar CRN Women of the Channel 2023. Ia merupakan lulusan Monash University dan telah mengikuti berbagai program eksekutif di Singapore Management University serta The Wharton School, University of Pennsylvania.