Uptodai.com - Meksiko kembali dilanda bencana alam setelah Gempa Meksiko M 6,5 korban jiwa dan kerusakan infrastruktur dilaporkan di beberapa wilayah vital. Guncangan kuat tersebut berpusat di Negara Bagian Guerrero, namun dampaknya terasa hingga ke Ibu Kota Mexico City dan kota pesisir Acapulco.

Peristiwa seismik ini terjadi saat Presiden Claudia Sheinbaum sedang mengadakan konferensi pers perdananya untuk tahun ini. Rekaman video menunjukkan momen dramatis ketika sistem peringatan gempa berbunyi, memaksa Presiden untuk menenangkan awak media dan meminta semua orang untuk tetap tenang di tengah guncangan.

Korban Jiwa dan Kerusakan Infrastruktur Utama

Otoritas setempat mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat gempa yang terjadi pada Jumat pagi waktu setempat tersebut. Gubernur Guerrero, Evelyn Salgado, melaporkan bahwa seorang perempuan berusia 50 tahun meninggal dunia di wilayahnya akibat guncangan tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, mengonfirmasi adanya korban tewas kedua di ibu kota, yaitu seorang pria berusia 60 tahun. Selain dua korban jiwa, Wali Kota Brugada juga mencatat setidaknya 12 orang lainnya mengalami luka-luka di berbagai lokasi.

Dampak fisik dari gempa ini juga signifikan, terutama pada sektor infrastruktur. Di Mexico City, pasokan listrik sempat terganggu secara meluas, meskipun Brugada menyatakan bahwa pemulihan berjalan cepat. Hingga Jumat malam, listrik telah pulih di 98% wilayah yang melaporkan gangguan.

Meski demikian, proses penilaian kerusakan akibat dampak Gempa Meksiko 6,5 SR masih terus berlangsung. Pihak berwenang masih mengevaluasi dua bangunan yang dinilai berisiko tinggi untuk runtuh. Selain itu, 34 gedung dan lima rumah lainnya sedang menjalani pemeriksaan mendalam sebagai langkah pencegahan demi keselamatan publik.

Laporan dari Reuters menyebutkan bahwa kerusakan akibat Gempa Meksiko juga memengaruhi jalan raya dan fasilitas kesehatan di Mexico City. Di Negara Bagian Guerrero, otoritas mencatat terjadinya sejumlah longsor di jalan-jalan utama, yang menghambat akses dan proses evakuasi.

Ratusan Gempa Susulan dan Peringatan Dini

Meksiko dikenal memiliki aktivitas seismik yang sangat tinggi karena posisinya yang berada di pertemuan empat lempeng tektonik utama. Kondisi geologis inilah yang menyebabkan negara tersebut sering diguncang gempa berkekuatan besar.

Setelah guncangan utama, layanan seismologi Meksiko mencatat setidaknya 420 gempa susulan hingga tengah hari waktu setempat. Intensitas guncangan ini menyebabkan kepanikan meluas, khususnya di Acapulco dan Mexico City, di mana rekaman menunjukkan gedung-gedung bergoyang dan kendaraan bergetar hebat.

Di San Marcos, Guerrero, kerusakan rumah terlihat jelas dengan puing-puing beton dan reruntuhan berserakan di dalam bangunan. Untungnya, sistem peringatan dini gempa Meksiko (SASS) berfungsi dengan baik.

Sistem peringatan ini berbunyi sesaat sebelum gelombang gempa tiba, memberikan waktu berharga bagi warga dan wisatawan untuk berhamburan ke jalan-jalan terbuka. Sistem ini merupakan warisan penting yang dibangun setelah gempa dahsyat tahun 1985 yang menewaskan lebih dari 10.000 orang.

Pengalaman traumatis masa lalu membuat Meksiko sangat sigap dalam merespons ancaman gempa. Sebagai pengingat, pada tahun 2017, gempa berkekuatan 7,1 skala Richter juga mengguncang negara itu, menewaskan lebih dari 200 orang dan merobohkan puluhan bangunan di Mexico City.