Uptodai.com - Lonjakan drastis pada kekayaan Donald Trump kembali menjadi sorotan dunia setelah dirinya menjabat selama 17 bulan pada periode keduanya sebagai Presiden Amerika Serikat. Berdasarkan laporan terbaru, total kekayaan bersih politikus sekaligus pengusaha ini kini telah menembus angka US$6,5 miliar atau setara dengan Rp117 triliun. Angka fantastis ini resmi mengukuhkan posisinya sebagai presiden terkaya sepanjang sejarah AS mengalahkan para pendahulunya.

Sebagian besar peningkatan kekayaan ini didorong oleh performa gemilang dari perusahaan media miliknya, Trump Media & Technology Group. Perusahaan induk dari platform media sosial Truth Social tersebut mengalami lonjakan nilai saham yang sangat signifikan di bursa efek. Selain sektor teknologi dan media, portofolio bisnis real estate mewah milik Trump di berbagai negara juga terus menyumbang arus kas yang stabil.

Sumber Gurita Bisnis dan Kontroversi Kekayaan

Sebelum kembali menduduki Gedung Putih, kekayaan bersih Trump sempat mengalami fluktuasi akibat berbagai tekanan hukum dan politik. Namun, kembalinya ia ke kursi kepemimpinan tertinggi tampaknya justru memberikan sentimen positif bagi kerajaan bisnisnya. Banyak analis menilai bahwa posisi politiknya memberikan pengaruh tidak langsung terhadap valuasi merek dagang global miliknya.

Perbandingan dengan Presiden AS Terdahulu

Pencapaian ini menempatkan Trump jauh di atas para mantan presiden AS lainnya seperti George Washington dan Herbert Hoover dalam hal kepemilikan aset pribadi. Meskipun menuai banyak kritik terkait potensi konflik kepentingan antara bisnis dan jabatan publik, Trump tetap aktif memantau perkembangan investasinya. Fenomena ini membuktikan bahwa pengaruh finansialnya tetap kuat di tengah dinamika politik global yang memanas.