Uptodai.com - Momen Liburan Imlek InJourney 2026 memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan yang merayakan Tahun Baru China di berbagai titik strategis Indonesia. Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung ini mengintegrasikan layanan bandara, hotel, hingga destinasi wisata untuk menyambut antusiasme masyarakat. Berbagai atraksi budaya dihadirkan sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman tradisi Nusantara yang kaya.

Di Pulau Dewata, The Meru Sanur memperkenalkan program bertajuk The Lunar Season yang memikat banyak pasang mata. Wisatawan dapat menikmati sajian brunch Imlek yang memadukan cita rasa tradisional dengan sentuhan modern yang elegan. Kehadiran hidangan Yu Sheng menjadi simbol harapan dan kemakmuran bagi setiap pengunjung yang datang bersama keluarga besar.

Tidak jauh dari sana, Bali Beach Hotel mempersembahkan tema Warisan Pecinan sebagai bentuk apresiasi terhadap kuliner Tionghoa-Indonesia. Program ini menonjolkan nilai sejarah dan kehangatan keluarga melalui menu-menu autentik yang menggugah selera. Suasana akulturasi budaya sangat terasa dalam setiap sudut hotel legendaris yang dikelola oleh InJourney tersebut.

Edukasi Budaya di Jantung Ibu Kota Jakarta

Beralih ke Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi magnet utama bagi keluarga selama libur panjang Imlek tahun ini. Destinasi ini menawarkan konsep wisata ramah anak yang mengedepankan aspek edukatif sekaligus menghibur. Pengunjung dapat menyaksikan berbagai kekayaan budaya Nusantara yang bersanding harmonis dengan nuansa oriental.

Pertunjukan barongsai menjadi daya tarik yang paling dinanti oleh ribuan pengunjung yang memadati area TMII. Selain itu, panggung seni juga dimeriahkan oleh atraksi wushu dance dan seni Bian Lian atau tari mengubah wajah yang sangat memukau. Kehadiran berbagai wahana edukatif membuat anak-anak dapat belajar mengenai toleransi budaya dengan cara yang menyenangkan.

Sementara itu, Sarinah sebagai pusat perbelanjaan ikonik di Jakarta Pusat turut menyajikan program khusus bertajuk Gema Prespera Nusantara. Instalasi tematik yang artistik dipasang untuk menggambarkan jejak perjumpaan budaya Tionghoa dan Nusantara di masa lalu. Sarinah memposisikan diri sebagai pusat pengalaman budaya yang terus relevan bagi generasi muda saat ini.

Kemegahan Barongsai di Candi Borobudur dan Prambanan

Kawasan taman wisata candi yang dikelola oleh InJourney Destination Management juga tidak ketinggalan dalam merayakan semangat Tahun Kuda Api. Candi Borobudur dan Candi Prambanan menjadi latar belakang yang megah untuk perhelatan agenda istimewa bertajuk #ImlekdiCandi. Perpaduan antara arsitektur kuno dan tradisi Tionghoa menciptakan visual yang sangat estetik bagi para fotografer.

Pada puncaknya di tanggal 17 Februari 2026, pertunjukan barongsai dan liong digelar secara serentak di kedua lokasi tersebut. Paguyuban Barongsai Naga Winongo memeriahkan suasana di Prambanan, sedangkan Paguyuban Panbers Jogja tampil memukau di Borobudur. Suara drum dan simbal yang bertalu-talu menciptakan atmosfer penuh energi positif di kawasan cagar budaya tersebut.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan bahwa rangkaian atraksi ini bukan sekadar hiburan semata bagi para pelancong. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam melestarikan tradisi yang telah hidup lama di tengah masyarakat Indonesia. Dentuman musik pengiring dipercaya mampu mengusir nasib buruk dan menyambut awal tahun dengan semangat baru.

Lonjakan Wisatawan di Destinasi Utama InJourney

Antusiasme publik terhadap program Liburan Imlek InJourney 2026 tercermin jelas dari data kunjungan wisatawan yang meningkat signifikan. Selama periode 14 hingga 17 Februari 2026, kawasan Candi Prambanan mencatat kunjungan sebanyak 26.904 orang. Angka ini menunjukkan betapa besarnya minat masyarakat untuk menikmati liburan berbasis budaya dan sejarah.

Kawasan Candi Borobudur juga mencatatkan performa yang luar biasa dengan total 23.630 pengunjung selama periode libur panjang tersebut. Selain itu, destinasi lain seperti Ratu Boko turut menyumbang angka kunjungan yang positif dengan total 1.919 wisatawan. InJourney memastikan seluruh fasilitas di destinasi tersebut tetap prima demi kenyamanan dan keamanan para pengunjung.

Transformasi layanan yang dilakukan InJourney di sektor bandara dan perhotelan terbukti mampu memberikan kesan mendalam bagi wisatawan. Melalui sinergi antar anak perusahaan, BUMN ini sukses menciptakan ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Perayaan Imlek tahun ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman adalah kekuatan utama dalam memajukan industri pariwisata nasional.