Uptodai.com - Ketahanan energi nasional menjadi fokus utama PT Pertamina (Persero) dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun ini. Melalui upacara bendera yang berlangsung khidmat di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, BUMN energi ini menegaskan komitmennya untuk menjaga pasokan energi di seluruh pelosok negeri. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan bangsa di tengah dinamika global yang kian menantang.

Upacara peringatan tersebut dihadiri oleh jajaran perwira Pertamina Grup, mulai dari tingkat holding, subholding, hingga anak perusahaan jasa. Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, bertindak langsung sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat penting dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid.

Kemandirian Energi Indonesia di Era Pemerintahan Baru

Tema Harkitnas kali ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, dinilai sangat relevan dengan visi pembangunan nasional saat ini. Pertamina melihat momentum ini sebagai dorongan untuk mempercepat program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Visi kemandirian energi Indonesia tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya swasembada di sektor-sektor vital.

Ahmad Siddik Badruddin menjelaskan bahwa kemandirian energi merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, Pertamina terus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya domestik agar tidak bergantung pada pasokan luar negeri. Sinergi antara seluruh lini bisnis Pertamina menjadi kunci utama dalam mewujudkan target besar tersebut.

Strategi Pertamina Menjaga Ketahanan Energi Masa Depan

Menghadapi tantangan transisi global, Pertamina menerapkan manajemen risiko yang adaptif dan terintegrasi di seluruh lini operasional. Langkah ini sangat krusial untuk memastikan kelancaran distribusi bahan bakar ke berbagai wilayah terpencil di Indonesia. Melalui strategi ini, Pertamina optimistis dapat mewujudkan ketahanan energi masa depan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Tidak hanya fokus pada energi fosil, Pertamina juga gencar mengembangkan energi rendah karbon sebagai solusi jangka panjang. Transformasi digital turut diterapkan secara masif guna meningkatkan efisiensi operasional dari hulu ke hilir. Semua inovasi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem energi yang ramah lingkungan namun tetap terjangkau oleh masyarakat.

Kolaborasi Masyarakat untuk Kedaulatan Energi Nasional

Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif. Ia menekankan bahwa kebangkitan nasional harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam menggunakan energi secara bijak. Kesadaran kolektif ini akan sangat membantu pemerintah dalam menjaga kedaulatan energi nasional secara berkelanjutan.

Baron menambahkan bahwa dukungan masyarakat sangat berarti bagi kelancaran proyek-proyek strategis nasional yang sedang digarap Pertamina. Penggunaan bahan bakar ramah lingkungan dan hemat energi merupakan langkah kecil yang berdampak besar bagi masa depan bumi. Dengan kolaborasi yang solid, Indonesia optimis mampu menghadapi tantangan energi global yang membayangi banyak negara saat ini.