Uptodai.com - Pagi hari di Kharkiv berubah mencekam menyusul Serangan rudal Rusia di Kharkiv yang menghantam sebuah gedung apartemen secara brutal. Insiden tragis ini terjadi pada Jumat (2/1/2026) dan segera memicu operasi penyelamatan darurat besar-besaran di tengah puing-puing bangunan yang runtuh.

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi kejadian, berpacu dengan waktu untuk mencari korban yang kemungkinan masih terjebak di bawah reruntuhan. Keadaan di lokasi sangat kacau, dengan asap tebal membumbung tinggi dari sisa-sisa ledakan yang meluluhlantakkan struktur hunian tersebut.

Korban Berjatuhan Akibat Gempuran Balistik Rusia

Gubernur regional Kharkiv, Oleh Syniehubov, mengonfirmasi bahwa serangan tersebut telah melukai sedikitnya 15 orang. Ia menjelaskan melalui aplikasi Telegram bahwa menurut informasi awal yang dikumpulkan, tentara Rusia melancarkan dua serangan menggunakan senjata balistik.

Syniehubov menambahkan bahwa kekhawatiran terbesar saat ini adalah masih adanya warga sipil yang terjebak di bawah tumpukan material bangunan. Operasi pencarian dan penyelamatan kini menjadi fokus utama pemerintah daerah, melibatkan seluruh layanan darurat yang tersedia.

Presiden Zelenskyy Kutuk Keras Serangan Rudal Rusia di Kharkiv

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga memberikan pernyataan resmi mengenai insiden yang mengguncang kota terbesar kedua di Ukraina ini. Ia membenarkan laporan awal mengenai peluncuran dua rudal yang menargetkan wilayah sipil tersebut.

Zelenskyy menegaskan bahwa seluruh layanan darurat dan penyelamatan telah dikerahkan sepenuhnya ke titik lokasi kejadian. Serangan yang menargetkan infrastruktur sipil, terutama hunian warga, selalu menjadi titik didih baru dalam konflik yang berkepanjangan ini.

Pihak berwenang Ukraina secara konsisten menuduh Moskow menargetkan warga sipil, klaim yang berulang kali dibantah oleh Rusia. Namun, bukti-bukti visual dari lokasi kejadian menunjukkan dampak langsung pada bangunan residensial yang padat penduduk.

Apartemen Kharkiv Dihantam Rudal, Trauma Baru Warga Sipil

Rekaman visual yang diambil oleh kantor berita Reuters dari lokasi menunjukkan kerusakan parah pada bagian tengah gedung apartemen, dengan lantai-lantai atas yang runtuh dan jendela-jendela pecah berserakan. Tim medis darurat terlihat sibuk memberikan pertolongan pertama kepada para korban luka sebelum dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Serangan balistik dikenal memiliki daya hancur yang sangat besar dan meninggalkan dampak psikologis mendalam bagi warga yang selamat. Peristiwa ini sekali lagi menyoroti risiko besar yang dihadapi penduduk Kharkiv, kota yang letaknya relatif dekat dengan perbatasan Rusia.

Kerusakan masif ini menambah daftar panjang infrastruktur sipil Ukraina yang hancur sejak invasi penuh dimulai. Upaya rekonstruksi di wilayah tersebut terhambat oleh serangan yang terus berlanjut, menciptakan tantangan kemanusiaan yang semakin besar bagi Kiev.