Uptodai.com - Insiden kebocoran pipa gas milik Transgasindo (TGI) di jalur Grissik Duri (GD) KP222, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, telah berhasil ditangani. Setelah api berhasil dipadamkan, TGI fokus perbaikan pipa gas dan memastikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi kejadian kembali aman.

Perusahaan menegaskan bahwa prioritas utama mereka saat ini adalah menjamin keselamatan masyarakat di sekitar area terdampak, sekaligus mempercepat proses pemulihan operasional infrastruktur vital tersebut.

Keamanan Warga dan Komitmen Tanggung Jawab TGI

Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, memastikan bahwa seluruh tahapan penanganan darurat telah dilakukan sesuai standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang ketat. Seluruh personel yang terlibat merupakan tim kompeten yang telah terlatih untuk menangani kondisi darurat pipa gas.

Pihak TGI memberikan kabar baik, yakni tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pada Jumat (02/01/2026) sore tersebut. Meskipun demikian, delapan warga sempat mengalami luka bakar ringan.

Emil menjelaskan bahwa warga yang terluka tersebut telah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis dan saat ini sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. Selanjutnya, TGI juga berkomitmen penuh untuk bertanggung jawab atas segala dampak yang ditimbulkan, termasuk kerugian pada aset-aset milik warga sekitar yang terdampak insiden.

Target Pemulihan Operasional dan Jaminan Pasokan

Saat ini, upaya perbaikan pipa yang rusak menjadi fokus utama TGI. Perusahaan memperkirakan bahwa proses perbaikan ini akan memakan waktu maksimal lima hari ke depan, tergantung pada kompleksitas kerusakan teknis yang ditemukan di lapangan.

Selama masa perbaikan, TGI terus melakukan monitoring tekanan gas secara intensif. Pemantauan ini krusial untuk memastikan pasokan gas kepada shipper dan buyer di jalur Grissik-Duri tetap terjaga dan tidak mengalami gangguan signifikan.

Selain fokus pada aspek teknis, TGI juga berupaya meminimalkan dampak lingkungan akibat kebocoran dan kebakaran yang terjadi. Mereka terus berkoordinasi erat dengan seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan otoritas keamanan, untuk memastikan penanganan berjalan lancar dan transparan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh insiden ini. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan keselamatan semua pihak, dan tim kami terus menyiagakan diri untuk memantau tekanan jaringan agar kondisi tetap aman,” ujar Emil, dikutip dari keterangan resmi perusahaan.

TGI berjanji akan terus memberikan informasi terkini mengenai perkembangan perbaikan pipa dan langkah-langkah mitigasi yang dilakukan di lokasi kejadian.