Hasil Debut Ducati MX Team Indonesia di FMSCT Thailand 2026
Uptodai.com - Kiprah pabrikan asal Italia, Ducati, di dunia balap motorcross semakin serius, terutama setelah mengirimkan perwakilan mereka ke ajang internasional. Momen penting ini ditandai dengan partisipasi perdana tim merah putih. Ducati MX Team Indonesia debut di putaran pertama FMSCT Thailand Motocross 2026.
Ajang bergengsi tersebut berlangsung di sirkuit Silver Rock, Loei, Thailand, pada tanggal 24 hingga 25 Januari 2026. Meskipun hasil akhir yang didapatkan belum sepenuhnya memuaskan, penampilan tim Indonesia menunjukkan sinyal positif dan potensi kecepatan yang menjanjikan di kancah global.
Tim ini menurunkan dua pembalap andalannya, Diva Ismayana dan Hilman Maksum. Keduanya berjuang keras mengendalikan motor Desmo450 MX di tengah persaingan ketat dan karakter sirkuit yang menantang.
Diva Ismayana Menggila di Awal, Terhenti Karena Cedera Bahu
Penampilan Diva Ismayana menjadi sorotan utama sejak awal balapan kelas MX1. Rider bernomor start 26 ini langsung tancap gas begitu gate drop dibuka, menunjukkan agresivitas dan kecepatan yang luar biasa.
Diva berhasil meraih holeshot dan langsung memimpin jalannya lomba selama beberapa putaran awal. Kecepatan Desmo450 MX di tangan Diva mampu menandingi para pembalap senior yang lebih berpengalaman di trek tersebut.
Sayangnya, momentum positif tersebut harus terhenti secara dramatis ketika memasuki lap ketiga. Diva mengalami insiden yang cukup serius, menyebabkan dislokasi pada bahunya, sehingga ia terpaksa mengakhiri balapan lebih cepat dari yang diharapkan.
Diva menjelaskan bahwa ia sempat mencoba melanjutkan balapan setelah bahunya berhasil ia masukkan kembali. Namun, rasa sakit yang hebat membuatnya kesulitan mempertahankan ritme, dan ia pun tertinggal jauh dari rombongan terdepan.
Perjuangan Hilman Maksum Melawan Arm Pump
Sementara itu, rekan setim Diva, Hilman Maksum, harus berjuang ekstra keras untuk menyelesaikan balapan. Hilman menunjukkan semangat pantang menyerah, meskipun harus menghadapi kendala fisik yang mengganggu performanya.
Hilman Maksum berhasil finis di posisi ke-12, sebuah pencapaian yang didapat dengan perjuangan melawan arm pump. Kondisi kelelahan otot lengan ini mulai terasa sepanjang jalannya balapan, membuat kontrol motor menjadi tidak maksimal.
Ia mengaku kesulitan mempertahankan ritme, terutama saat melewati bagian lintasan yang bergelombang, penuh roller, dan superbowl. Karakter sirkuit Silver Rock memang dikenal menuntut ketahanan fisik yang prima dari para pembalap.
“Balap kali ini hasilnya kurang baik untuk saya. Keram di tangan (arm pump) mulai terasa setelah 10 menit balapan berjalan,” ujar Hilman. “Ini mungkin karena belum terbiasa dengan sirkuit yang karakternya banyak section. Pulang ke Indonesia, saya akan coba lebih berlatih fisik lagi,” tambahnya.
Pelajaran Berharga dan Keputusan Absen di Seri Berikutnya
Debut Ducati MX Team Indonesia di Kejuaraan Motocross Thailand 2026 ini memberikan pelajaran yang sangat berharga. Adaptasi terhadap karakter trek internasional, kondisi cuaca, dan intensitas balapan menjadi fokus utama yang harus ditingkatkan.
Melihat kondisi fisik kedua pembalap yang memerlukan pemulihan intensif, manajemen Ducati MX Team Indonesia mengambil keputusan strategis. Mereka memutuskan untuk absen pada putaran kedua dan ketiga FMSCT Thailand Motocross 2026.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk keseriusan tim dalam memastikan pemulihan total para rider. Tujuannya adalah agar Diva dan Hilman dapat kembali berkompetisi dengan kondisi 100% prima pada seri-seri selanjutnya, siap untuk menunjukkan potensi penuh Tim Ducati Motocross Indonesia.