Uptodai.com - Ford suntik mati SUV Escape kekhawatiran dealer kini menjadi isu utama. Pabrikan otomotif Amerika ini resmi menghentikan produksi Escape. Keputusan ini menutup perjalanan panjang 25 tahun model SUV kompak tersebut. Unit terakhir keluar dari pabrik Louisville pada 17 Desember 2025. Padahal, Escape adalah tulang punggung penjualan Ford di segmen entry-level.

Sejumlah dealer mulai menyuarakan kekhawatiran mereka. Mereka cemas konsumen setia akan beralih ke merek kompetitor. Apalagi, segmen SUV kompak sangat kompetitif di pasar global. Escape selama ini dikenal menawarkan desain konvensional dan harga terjangkau. Hal ini membuatnya sangat mudah menarik pembeli baru. Oleh karena itu, hilangnya Escape meninggalkan lubang besar dalam portofolio Ford.

Mengapa Escape Penting: Data Penjualan dan Keterjangkauan

Escape pernah mencapai puncak kejayaan pada 2017. Penjualannya kala itu menembus angka fantastis 308.000 unit. Namun, angka ini terus menurun drastis seiring waktu. Penjualan Escape tercatat 141.000 unit pada 2023. Angka ini naik tipis menjadi hampir 147.000 unit pada 2024. Sepanjang 11 bulan pertama 2025, Escape masih mencatat 132.471 unit. Angka ini hampir sebanding dengan Bronco Sport pada periode yang sama.

Meskipun demikian, karakter konsumen Escape berbeda signifikan. Model ini berperan penting menjaga portofolio Ford tetap kompetitif. Escape juga berfungsi sebagai jalur transisi konsumen. Pembeli Escape biasanya akan beralih ke model Ford yang lebih besar seperti Explorer. Kekhawatiran dealer juga menyentuh isu keterjangkauan harga. Penghentian ini terjadi di tengah tren kenaikan harga kendaraan.

Strategi Ford gantikan Escape dengan Bronco Sport

Ford kini mengandalkan Bronco Sport dan Maverick. Mereka mengisi kekosongan lini produk yang ditinggalkan Escape. Namun, dealer menilai karakter kedua model pengganti ini berbeda. Bronco Sport memiliki posisi yang lebih spesifik. Model ini menawarkan insentif harga yang lebih terbatas. Bronco Sport cenderung menyasar konsumen yang mencari nuansa lebih tangguh. Sementara itu, Maverick adalah pikap kompak yang pasarnya sangat spesifik.

Penggantian ini menimbulkan tantangan besar bagi dealer. Mereka harus meyakinkan pembeli Escape beralih ke model yang lebih mahal. Apalagi, Lincoln Corsair yang berbagi jalur produksi juga dihentikan. Corsair disebut masih berpeluang dipertahankan melalui produksi di China.

Investasi US$2 Miliar: Ford Fokus ke Platform EV

Penghentian produksi ini memiliki alasan strategis jangka panjang. Ford menghentikan produksi Escape dan Corsair di Louisville. Tujuannya adalah investasi penyesuaian fasilitas produksi. Ford mengalokasikan dana senilai US$2 miliar untuk proyek ini. Fasilitas tersebut akan dipersiapkan untuk memproduksi pikap listrik ukuran menengah. Kendaraan ini berbasis platform Universal EV Ford. Produksi ditargetkan mulai berjalan pada 2027.

Ford menyatakan tetap optimistis dengan strategi produknya. Mereka yakin transisi ini akan berjalan mulus. Selain Bronco Sport dan Maverick, Ford menyiapkan lima model baru. Model baru ini diklaim lebih terjangkau. Rencananya, model tersebut meluncur hingga tahun 2030. Langkah ini menunjukkan fokus Ford beralih ke elektrifikasi. Mereka juga berupaya keras mempertahankan daya saing di segmen entry-level.