Uptodai.com - Mario Aji Moto2 Thailand 2026 menunjukkan taringnya dengan mengamankan posisi start sepuluh besar pada sesi kualifikasi di Sirkuit Internasional Chang, Buriram. Pembalap kebanggaan Indonesia ini akan memulai balapan dari grid ke-9 setelah tampil impresif sepanjang hari Sabtu.

Capaian ini menjadi hasil kualifikasi terbaik bagi pembalap asal Magetan tersebut sejak naik kelas ke kategori Moto2. Progres yang ditunjukkan Mario bersama Idemitsu Honda Team Asia terlihat sangat konsisten sejak sesi latihan bebas dimulai.

Performa Gemilang di Kualifikasi Moto2 Thailand

Mario sempat menduduki posisi ke-19 pada sesi latihan terakhir sebelum akhirnya meledak di babak kualifikasi. Ia melakukan dua kali percobaan time attack yang sangat menentukan posisi startnya di balapan nanti.

Pada percobaan pertama, Mario mencatatkan waktu yang sangat kompetitif dan langsung menembus jajaran pembalap elit. Meskipun tidak banyak memperbaiki catatan waktu pada percobaan kedua, posisinya tetap aman di barisan depan.

Selisih waktu yang ia torehkan dengan peraih pole position pun tergolong sangat tipis, yakni hanya terpaut sekitar 0,2 detik. Jarak yang sangat rapat ini membuktikan bahwa persaingan di kelas Moto2 musim 2026 sangatlah ketat.

Strategi Kembali ke Gaya Balap Alami

Keberhasilan Mario Aji Moto2 Thailand 2026 tidak lepas dari keputusan berani untuk kembali menggunakan gaya balap alaminya. Sebelumnya, tim sempat mencoba berbagai penyesuaian teknis selama sesi latihan namun hasilnya kurang maksimal.

Mario mengungkapkan bahwa dirinya sempat melakukan simulasi balapan dengan ban bekas dan beban bahan bakar yang berbeda. Namun, sesi tersebut tidak memberikan hasil yang memuaskan bagi tim teknis maupun pembalap.

“Untuk kualifikasi, saya memutuskan untuk kembali ke gaya berkendara alami saya, dan itu berhasil,” ujar Mario dengan nada optimis. Ia menyadari betapa pentingnya keselarasan antara gaya berkendara dengan reaksi motor di lintasan.

Apresiasi dari Manajemen Idemitsu Honda Team Asia

Manajer tim, Hiroshi Aoyama, memberikan penilaian yang sangat positif terhadap performa anak asuhnya tersebut. Ia menganggap Mario mampu mengatasi tekanan di tengah kondisi lintasan Buriram yang sangat menantang.

Aoyama menyebut bahwa catatan waktu yang diraih Mario hampir tidak memiliki selisih berarti dengan para pembalap di posisi teratas. Hal ini menjadi modal berharga bagi tim untuk menghadapi balapan utama yang diprediksi akan berjalan sengit.

Keberhasilan menembus posisi 9 besar juga menjadi bukti bahwa adaptasi Mario di kelas Moto2 sudah semakin matang. Tim kini fokus mempersiapkan strategi ban untuk menghadapi temperatur aspal Buriram yang sangat panas.

Peluang Meraih Poin Perdana di Buriram

Menghadapi balapan hari Minggu, Mario mengaku sudah siap secara fisik dan mental untuk bertarung di barisan depan. Ia menargetkan untuk membawa pulang poin signifikan bagi Indonesia di ajang balap motor internasional ini.

Kondisi cuaca di Thailand yang lembap dan panas akan menjadi tantangan tersendiri bagi ketahanan fisik para pembalap. Namun, Mario merasa percaya diri karena kecepatan motornya kini sudah setara dengan pembalap-pembalap papan atas.

Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia terus mengalir untuk sang “Super Mario” agar bisa memberikan hasil maksimal. Balapan di Sirkuit Buriram ini diharapkan menjadi titik balik bagi karier gemilang Pembalap Indonesia di Moto2 tersebut.