Uptodai.com - Mitsubishi Xpander terbakar di Tol Jagorawi KM 27 arah Jakarta pada Sabtu (4/4/2026) malam sekitar pukul 19.45 WIB. Peristiwa ini mengejutkan para pengguna jalan yang tengah melaju menuju ibu kota di akhir pekan. Api dengan cepat merambat dari bagian kap mesin dan menghanguskan hampir seluruh bodi kendaraan dalam waktu singkat.

Kobaran api yang besar membuat pengendara lain harus ekstra waspada saat melintas di lokasi kejadian. Insiden tragis ini terjadi di lajur 4 atau lajur paling kanan yang merupakan jalur cepat. Posisi mobil yang berada di tengah jalur utama memicu penyempitan jalan yang signifikan bagi kendaraan di belakangnya.

Sejumlah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan betapa mencekamnya situasi saat api mencapai puncaknya. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit malam, menutupi pandangan pengemudi yang melintas di lajur seberang. Terlihat pintu samping dan bagasi mobil dalam kondisi terbuka saat si jago merah melalap interior kendaraan.

Kronologi dan Dampak Kemacetan di Ruas Tol Jagorawi

Akibat insiden mobil Xpander hangus terbakar ini, arus lalu lintas menuju Jakarta mengalami lumpuh sesaat. Kepadatan kendaraan terpantau mulai mengular sejak kawasan Tol Ciawi hingga titik lokasi kejadian di KM 27. Ribuan kendaraan terjebak dalam antrean panjang yang melelahkan bagi para pengguna jalan.

Petugas Jasa Marga dan kepolisian segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas. Proses pemadaman dilakukan secara intensif agar api tidak merembet ke kendaraan lain yang terjebak di dekat lokasi. Tim evakuasi juga dikerahkan untuk memindahkan bangkai kendaraan yang sudah tinggal kerangka tersebut.

Hingga pukul 21.00 WIB, kepadatan lalu lintas masih belum terurai sepenuhnya meski api sudah berhasil dipadamkan. Kendaraan hanya mampu melaju dengan kecepatan sangat rendah, berkisar antara 10 hingga 20 km per jam. Banyak pengemudi yang terpaksa menggunakan bahu jalan demi menghindari penumpukan volume kendaraan di jalur utama.

Penyebab Kebakaran Mobil di Jalan Tol Masih Diselidiki

Pihak berwenang hingga saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kebakaran mobil di jalan tol tersebut. Dugaan sementara mengarah pada adanya gangguan teknis atau korsleting listrik pada sistem kelistrikan kendaraan. Namun, kepastian mengenai pemicu awal api masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah yang menimpa mobil keluarga ini. Pengemudi dan penumpang dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar dan melahap seluruh kabin. Meski demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah mengingat kondisi mobil yang rusak total.

Petugas di lapangan mengimbau para pengendara untuk selalu mengecek kondisi fisik kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Pengecekan rutin pada area mesin dan sistem kelistrikan sangat krusial untuk mencegah insiden kendaraan terbakar secara tiba-tiba. Pastikan tidak ada kebocoran bahan bakar atau kabel yang terkelupas di area kap mesin.

Kondisi Terkini dan Proses Evakuasi Kendaraan

Berdasarkan data dari Jasamarga, titik kemacetan terparah sempat tercatat berada di sekitar KM 33 hingga KM 27. Volume kendaraan yang tinggi pada malam Minggu turut memperparah kondisi antrean di jalur bebas hambatan tersebut. Proses pembersihan serpihan kaca dan tumpahan oli juga dilakukan agar jalan aman dilalui kembali.

Setelah bangkai mobil berhasil dievakuasi menggunakan truk derek, petugas mulai membuka lajur secara bertahap. Pengendara diminta untuk tetap bersabar dan tidak melakukan manuver berbahaya di tengah kemacetan. Kehadiran petugas di titik-titik krusial sangat membantu dalam mengurai simpul kepadatan yang terjadi.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya membawa alat pemadam api ringan (APAR) di dalam mobil sesuai regulasi pemerintah. Penanganan dini dengan APAR bisa mencegah api merambat lebih luas sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Tetap waspada dan utamakan keselamatan saat berkendara di jalan tol.