Marc Marquez Ragu Bisa Samai Rekor Valentino Rossi di MotoGP
Uptodai.com - Marc Marquez ragu samai Rossi dalam hal durasi karier panjang di lintasan balap kasta tertinggi, MotoGP. Meski saat ini ia tengah menikmati masa kejayaannya kembali, pembalap asal Spanyol tersebut memilih untuk tetap membumi dan bersikap realistis.
Pembalap berjuluk The Baby Alien ini baru saja mengukuhkan dominasinya dengan meraih gelar juara dunia pada musim lalu. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kualitasnya belum habis meski sempat terpuruk akibat cedera panjang yang menghantui kariernya selama beberapa tahun terakhir.
Dominasi di Ducati dan Gelar Juara Dunia Ketujuh
Keputusan Marc Marquez untuk bergabung dengan pabrikan asal Italia, Ducati, terbukti menjadi langkah yang sangat tepat. Bersama tim barunya, ia berhasil menemukan kembali sentuhan magis yang sempat hilang saat masih membela pabrikan sebelumnya.
Sepanjang musim lalu, Marquez mencatatkan statistik yang sangat impresif dengan mengantongi total 25 kemenangan, termasuk sesi Sprint Race. Bahkan, ia sempat mencetak rekor fantastis dengan memenangi 14 balapan secara berturut-turut tanpa sekalipun tersentuh lawan.
Pencapaian luar biasa ini membawa Marquez merengkuh gelar juara dunia ketujuhnya di kelas utama MotoGP. Secara keseluruhan, ia kini telah mengoleksi sembilan gelar juara dunia jika menghitung prestasinya di kelas 125cc dan Moto2.
Batasan Fisik dan Riwayat Cedera Lengan
Meskipun performanya sedang berada di puncak, Marquez mengakui bahwa kondisi fisiknya tidak lagi sama seperti saat ia masih muda. Rentetan operasi pada lengan kanan yang ia jalani selama bertahun-tahun memberikan dampak signifikan pada cara pandangnya terhadap masa depan.
Pembalap yang kini menginjak usia 33 tahun tersebut menegaskan bahwa ia tidak memiliki ambisi untuk terus memacu motor hingga usia kepala empat. Baginya, kesehatan dan kondisi tubuh menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan untuk terus berkompetisi di level tertinggi.
Ia mengungkapkan bahwa mengikuti ambisi buta tanpa mempertimbangkan sinyal dari tubuh hanya akan merugikan dirinya sendiri. Marquez lebih memilih untuk menikmati setiap balapan yang tersisa daripada memaksakan diri bertahan di lintasan dalam waktu yang terlalu lama.
Legenda Valentino Rossi yang Sulit Terkejar
Publik sering membandingkan Marquez dengan Valentino Rossi, terutama terkait rekor umur panjang sang legenda asal Italia tersebut. Rossi tercatat memulai karier Grand Prix pada tahun 1996 dan baru memutuskan pensiun pada akhir musim 2021.
Selama periode panjang tersebut, The Doctor berhasil mengukir sejarah dengan memenangi tujuh gelar juara dunia di kelas utama. Rossi bahkan masih mampu meraih kemenangan di GP Belanda 2017 saat usianya sudah menginjak 38 tahun.
Ketangguhan Rossi semakin terbukti ketika ia masih sanggup naik podium pada musim 2020 di usia 41 tahun. Hal inilah yang membuat Marquez merasa pencapaian rival lamanya itu sangat sulit untuk disamai oleh pembalap mana pun di era modern.
Marquez secara terbuka menyatakan bahwa ia kemungkinan besar tidak akan mengikuti jejak Rossi yang membalap hingga usia 40 tahun. Ia ingin mengakhiri kariernya saat masih merasa kompetitif dan mampu bersaing di barisan depan tanpa harus membebani fisiknya lebih jauh.