10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia Februari 2026, BYD Melejit!
Uptodai.com - Daftar merek mobil terlaris di Indonesia Februari 2026 menunjukkan tren pemulihan yang sangat positif bagi industri otomotif nasional. Berdasarkan data terbaru, angka penjualan kendaraan roda empat mulai merangkak naik secara signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi ini memberikan angin segar bagi para agen pemegang merek yang sempat menghadapi tantangan pasar di awal tahun.
Sepanjang Februari 2026, pengiriman mobil dari dealer ke konsumen atau retail sales berhasil menyentuh angka 78.219 unit. Pencapaian ini mencerminkan kenaikan sebesar 16,7 persen jika kita bandingkan dengan perolehan Januari 2026 yang hanya mencapai 67.009 unit. Pertumbuhan ini menandakan daya beli masyarakat terhadap kendaraan baru kembali menguat di berbagai wilayah.
Sisi wholesale sales atau pengiriman dari pabrik ke dealer juga mencatatkan performa yang tidak kalah impresif dengan total 81.159 unit. Angka tersebut melonjak drastis hingga 22,1 persen daripada bulan Januari yang tertahan di level 66.472 unit. Kenaikan pasokan ke dealer ini menjadi indikasi bahwa produsen mulai mengantisipasi lonjakan permintaan konsumen pada bulan-bulan mendatang.
Dominasi Jepang dan Gebrakan Merek China
Toyota masih mengukuhkan posisinya sebagai penguasa pasar otomotif Tanah Air dengan mencatatkan penjualan retail sebanyak 22.522 unit. Posisi kedua ditempati oleh Daihatsu yang berhasil mengirimkan 13.452 unit kendaraan kepada pelanggan setianya. Sementara itu, Suzuki melengkapi urutan tiga besar dengan total penjualan mencapai 9.659 unit sepanjang bulan kedua tahun ini.
Persaingan di papan tengah semakin memanas dengan kehadiran Mitsubishi Motors yang mengamankan posisi keempat lewat penjualan 7.008 unit. Honda harus puas berada di peringkat kelima setelah membukukan angka penjualan retail sebesar 5.385 unit. Namun, perhatian pelaku industri kini tertuju pada BYD, raksasa otomotif asal China yang melesat ke posisi keenam.
BYD berhasil mencatatkan penjualan sebesar 4.653 unit, sebuah angka yang sangat kompetitif untuk pemain baru di segmen kendaraan energi baru. Tidak hanya BYD, merek asal China lainnya yakni Jaecoo juga berhasil menembus jajaran 10 besar. Jaecoo menempati posisi ketujuh dengan total penjualan retail mencapai 3.005 unit, mengungguli beberapa pemain lama.
Rincian Lengkap 10 Besar Penjualan Retail Februari 2026
Melengkapi daftar sepuluh besar, sektor kendaraan niaga dan penumpang lainnya masih menunjukkan eksistensinya di pasar lokal. Mitsubishi Fuso menempati urutan kedelapan dengan pengiriman sebanyak 2.506 unit ke tangan konsumen. Isuzu menyusul di posisi kesembilan dengan total 1.948 unit yang didominasi oleh segmen kendaraan komersial ringan dan berat.
Hyundai menutup daftar 10 merek terpopuler dengan total penjualan retail sebanyak 1.741 unit selama Februari 2026. Meskipun persaingan semakin ketat, pabrikan asal Korea Selatan ini tetap mempertahankan basis konsumennya di segmen SUV dan mobil listrik. Secara kumulatif, total penjualan retail selama Januari dan Februari 2026 mencapai 145.228 unit di seluruh Indonesia.
Jika kita bandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, angka retail ini mengalami kenaikan sebesar 8,45 persen. Pada tahun 2025, total penjualan hanya menyentuh angka 133.901 unit untuk dua bulan pertama. Hal yang sama terjadi pada sisi wholesale yang naik 9,9 persen menjadi 147.631 unit dari angka sebelumnya yang juga berada di level 133.901 unit.
Target Optimis Gaikindo Sepanjang Tahun 2026
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tetap mematok target yang cukup ambisius untuk total penjualan tahun ini. Para pelaku industri telah menyepakati angka 850 ribu unit sebagai target nasional yang harus dicapai hingga akhir Desember 2026. Kesepakatan internal ini lahir setelah melihat dinamika pasar yang mulai stabil dan masuknya berbagai investasi baru.
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menyatakan bahwa target tersebut merupakan hasil diskusi mendalam antar pelaku industri otomotif. Beliau menekankan bahwa angka 850 ribu unit adalah target yang realistis mengingat kondisi ekonomi yang mulai membaik. Dukungan pemerintah terhadap ekosistem kendaraan listrik juga menjadi faktor pendorong utama dalam mencapai sasaran tersebut.
Pemerintah dan asosiasi berharap tren positif pada bulan Februari ini terus berlanjut ke kuartal berikutnya. Kehadiran merek-merek baru dengan teknologi canggih memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat Indonesia. Dengan semakin banyaknya model kendaraan listrik dan hybrid, pasar otomotif nasional diprediksi akan semakin dinamis dan kompetitif di masa depan.