Uptodai.com - Segmen Sport Utility Vehicle (SUV) bongsor di Indonesia selalu memiliki penggemar fanatik, dan Toyota Fortuner generasi kedua yang meluncur pada 2016 menjadi salah satu primadona yang masih diburu hingga kini. Meskipun usianya sudah menginjak delapan tahun, mobil ini tetap menawarkan kombinasi yang menarik antara tampilan gagah, performa andal, dan kenyamanan kabin.

Popularitas yang tinggi di pasar mobil baru turut berdampak positif pada nilai jual kembali di bursa mobil bekas. Oleh karena itu, mencari Mobil Bekas Fortuner 2016 sering kali menjadi investasi yang menjanjikan bagi konsumen yang menginginkan SUV tangguh dengan harga yang lebih terjangkau.

Mengapa Mobil Bekas Fortuner 2016 Masih Layak Diburu?

Fortuner 2016 dikenal dengan desainnya yang revolusioner saat pertama kali diluncurkan, jauh lebih modern dan agresif dibandingkan generasi sebelumnya. Tampilan eksterior yang maskulin dan tinggi memberikan kesan dominan di jalan, menjadikannya pilihan favorit bagi keluarga besar atau mereka yang membutuhkan kendaraan serbaguna.

Selain faktor estetika, performa mesin Fortuner generasi ini juga menjadi daya tarik utama. Toyota menawarkan dua pilihan mesin yang sama-sama bertenaga, yaitu mesin diesel 2.4L dan mesin bensin 2.7L. Pilihan varian yang beragam ini memungkinkan calon pembeli menyesuaikan mobil dengan kebutuhan spesifik mereka.

Bedah Spesifikasi Mesin dan Performa

Secara umum, Toyota Fortuner 2016 hadir dengan konfigurasi mesin yang teruji durabilitasnya. Varian diesel menggunakan mesin 2.4L 4-silinder segaris yang dilengkapi teknologi DOHC dan VNT (Variable Nozzle Turbo) Intercooler.

Teknologi VNT ini berperan krusial dalam meningkatkan efisiensi pembakaran dan torsi pada putaran bawah, menghasilkan tenaga sekitar 148 Hp. Sementara itu, varian bensin 2.7L menghasilkan tenaga sedikit lebih besar, mencapai 160 Hp.

Pilihan transmisi tersedia dalam model manual dan otomatis, serta dua jenis sistem penggerak. Pembeli dapat memilih antara penggerak roda belakang (RWD) 4×2 untuk penggunaan normal atau opsi Full-time 4WD 4×4 yang sangat cocok untuk medan berat atau perjalanan luar kota yang menantang.

Perbandingan Konsumsi BBM: Diesel Jauh Lebih Unggul

Meskipun kedua tipe mesin menawarkan performa yang baik, terdapat perbedaan signifikan dalam hal efisiensi bahan bakar. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli yang ingin menekan biaya operasional harian.

Pada varian mesin diesel 2.4L, Fortuner mampu mencatatkan angka konsumsi bahan bakar yang cukup impresif, mencapai 14 kilometer per liter untuk penggunaan kombinasi jalan perkotaan dan tol. Angka ini sering kali menjadi alasan utama mengapa varian diesel jauh lebih diminati di pasar Indonesia.

Di sisi lain, varian mesin bensin 2.7L cenderung lebih boros. Untuk penggunaan yang sama pada jalanan kombinasi, catatan konsumsi bahan bakarnya hanya berada di kisaran maksimal 10 kilometer per liter. Perbedaan efisiensi ini membuat varian bensin 2.7L kurang populer dan berdampak pada harga jual kembalinya.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Fortuner Bekas

Meskipun memiliki banyak Kelebihan Fortuner Bekas, ada beberapa aspek yang harus dicermati oleh calon pembeli. Salah satu kritik umum yang sering dilayangkan adalah penggunaan rem belakang yang masih mengadopsi model tromol pada beberapa tipe, yang dianggap kurang ideal untuk SUV sebesar Fortuner.

Selain itu, pastikan Anda melakukan uji coba menyeluruh, terutama pada sistem suspensi dan transmisi. Usia mobil yang sudah delapan tahun menuntut pemeriksaan detail pada kondisi kaki-kaki, mengingat Fortuner sering digunakan untuk perjalanan jauh atau medan yang kurang mulus.

Harga Jual Mobil Bekas Fortuner 2016 dan Pajak Tahunan

Harga Fortuner Bekas 2016 di bursa mobil sangat dipengaruhi oleh tipe, kondisi, dan riwayat perawatan kendaraan. Model ini diluncurkan dalam sedikitnya enam varian berbeda, mulai dari tipe G, SRZ, hingga VRZ.

Sebagai gambaran, untuk varian dasar seperti Fortuner 2.4 G M/T 4×2 diesel, harga jualnya di pasar mobil bekas saat ini umumnya dimulai dari kisaran Rp350.000.000. Sementara itu, varian teratas seperti VRZ otomatis dapat mencapai angka yang lebih tinggi, mendekati Rp400.000.000, tergantung kelengkapan fitur dan kondisi unit.

Calon pembeli juga harus memperhitungkan biaya pajak tahunan kendaraan (PKB). Besaran pajak Fortuner 2016 bervariasi tergantung tipe dan wilayah, namun umumnya berada di rentang Rp6.000.000 hingga Rp8.000.000 per tahun. Mempertimbangkan nilai jual kembali yang tinggi dan ketangguhan yang ditawarkan, Fortuner 2016 tetap menjadi salah satu pilihan SUV bekas yang paling sepadan dengan harganya.