Uptodai.com - Memasuki awal tahun 2026, PT Pertamina (Persero) memberikan kabar gembira bagi para pengguna kendaraan bermotor dengan mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Penurunan harga ini berlaku untuk berbagai jenis BBM, termasuk Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, hingga bahan bakar diesel seperti Dexlite.

Keputusan ini tentu disambut baik oleh masyarakat, terutama pemilik mobil keluarga populer seperti Toyota Avanza. Dengan adanya revisi harga ini, konsumen dapat merasakan penghematan isi Pertamax Avanza full tank yang cukup lumayan.

Rincian Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Pertamina

Berdasarkan data resmi dari Pertamina, penurunan harga Pertamax cukup signifikan. Sebelumnya, harga Pertamax dipatok Rp 12.750 per liter, kini turun menjadi Rp 12.500 per liter. Artinya, terjadi selisih penurunan sebesar Rp 250 per liter.

Tidak hanya Pertamax, jenis bahan bakar dengan Research Octane Number (RON) lebih tinggi juga mengalami koreksi harga. Pertamax Turbo kini dijual Rp 13.400 per liter, turun Rp 350 dari harga sebelumnya. Sementara itu, Pertamax Green 95 yang merupakan produk terbaru, harganya disesuaikan dari Rp 13.500 menjadi Rp 13.150 per liter.

Penyesuaian harga ini mencerminkan dinamika harga minyak mentah global dan efisiensi operasional Pertamina. Di sisi lain, harga BBM subsidi seperti Pertalite (RON 90) dan Solar subsidi tetap stabil, masing-masing di angka Rp 10.000 per liter dan Rp 6.800 per liter di seluruh wilayah Indonesia.

Simulasi Penghematan Isi Pertamax Avanza Full Tank

Toyota Avanza, yang sering dijuluki mobil sejuta umat, secara teknis masih dapat menggunakan BBM minimal RON 90 seperti Pertalite. Namun, untuk menjaga performa mesin dan efisiensi pembakaran optimal, pabrikan sangat merekomendasikan penggunaan BBM dengan RON 92, yaitu Pertamax.

Mobil Low MPV ini, termasuk varian kembarnya seperti Toyota Veloz dan Daihatsu Xenia, umumnya memiliki kapasitas tangki bahan bakar sebesar 43 liter. Kapasitas tangki yang cukup besar ini menjadi patokan dalam menghitung potensi penghematan.

Dengan harga Pertamax yang baru (Rp 12.500 per liter) pada Januari 2026, total biaya yang diperlukan untuk mengisi tangki Avanza hingga penuh adalah Rp 537.500. Angka ini jauh lebih hemat dibandingkan harga pada Desember 2025.

Pada periode sebelumnya, dengan harga Pertamax Rp 12.750 per liter, pengisian penuh 43 liter akan memakan biaya Rp 548.250. Dengan demikian, setiap kali pengemudi mengisi penuh tangki mobilnya, mereka bisa menghemat sebesar Rp 10.750. Penghematan ini, meskipun terlihat kecil, akan terasa signifikan jika dilakukan secara rutin selama satu bulan.

Daftar Harga BBM Swasta Ikut Turun di Awal Tahun

Fenomena penurunan harga BBM ini tidak hanya terjadi pada Pertamina. Operator SPBU swasta yang beroperasi di Indonesia juga serentak menyesuaikan harga jual mereka, menciptakan iklim persaingan yang menguntungkan konsumen.

Sebagai contoh, di SPBU BP, harga BBM setara RON 92 kini sama persis dengan Pertamax, yaitu Rp 12.500 per liter, turun dari harga sebelumnya Rp 13.000 per liter. Jenis BP Ultimate juga mengalami penurunan dari Rp 13.630 menjadi Rp 13.190 per liter.

Di sisi lain, Shell juga merespons pasar dengan menurunkan harga Shell Super (RON 92) menjadi Rp 12.700 per liter dari sebelumnya Rp 13.000 per liter. Shell V-Power yang memiliki RON lebih tinggi kini dipatok Rp 13.190 per liter.

Sementara itu, SPBU Vivo juga turut meramaikan penurunan harga. Jenis Revvo 92 milik Vivo sekarang dijual Rp 12.700 per liter, yang sebelumnya berada di level Rp 13.000 per liter. Penyesuaian harga di seluruh operator ini memberikan pilihan yang lebih luas dan hemat bagi pemilik kendaraan seperti Toyota Avanza di awal tahun 2026.