Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Naik Pesat Februari 2026
Uptodai.com - Penjualan mobil listrik di Indonesia kembali menunjukkan tren positif dengan mencatatkan angka pertumbuhan yang signifikan sepanjang Februari 2026. Berdasarkan data terbaru, antusiasme masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan ini terus meningkat seiring dengan semakin beragamnya pilihan model di pasar otomotif nasional.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan bahwa distribusi dari pabrik ke dealer atau wholesales mencapai angka 12.272 unit. Pencapaian ini menandai kenaikan hampir 20 persen jika dibandingkan dengan perolehan pada Januari 2026 yang tertahan di angka 10.236 unit. Pertumbuhan ini menjadi sinyal kuat bahwa adopsi kendaraan listrik mulai memasuki fase arus utama.
Dominasi merek asal China masih menjadi motor utama penggerak pasar kendaraan listrik Tanah Air hingga saat ini. Kehadiran berbagai model baru dengan teknologi canggih dan harga kompetitif membuat konsumen memiliki lebih banyak opsi. Secara keseluruhan, pangsa pasar mobil listrik kini menyumbang 15,12 persen dari total penjualan otomotif nasional yang mencapai 81.159 unit.
Dominasi Brand China dalam Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
BYD Atto 1 mempertahankan posisinya sebagai bintang utama dalam daftar mobil listrik terlaris Februari 2026. Meskipun unit ini masih didatangkan secara impor utuh dari China, distribusinya sukses menyentuh angka 3.700 unit. Kombinasi harga yang rasional dan fitur melimpah menjadi alasan utama mengapa model ini begitu diminati oleh konsumen urban.
Persaingan semakin ketat dengan munculnya Jaecoo J5 yang berhasil mengamankan posisi kedua dalam daftar penjualan. Kendaraan ini mencatatkan angka wholesales sebesar 2.926 unit hanya dalam waktu singkat setelah peluncurannya. Performa Jaecoo membuktikan bahwa merek baru pun mampu bersaing jika menawarkan spesifikasi yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Wuling juga tidak ketinggalan melalui model terbarunya, Darion EV, yang menyasar segmen mobil keluarga atau MPV listrik. Kendaraan fungsional ini terdistribusi sebanyak 1.019 unit sepanjang bulan kedua tahun ini. Wuling tampaknya konsisten menjaga loyalitas konsumen dengan menyediakan infrastruktur pendukung yang cukup luas di berbagai daerah.
Daftar Mobil Listrik Paling Laku dan Tren Harga Terjangkau
Fenomena menarik terlihat pada posisi keempat yang ditempati oleh Geely EX2 dengan total pengiriman sebanyak 776 unit. Hatchback kompak ini berhasil memikat hati konsumen muda berkat desainnya yang modern dan harga yang sangat bersaing. Dengan banderol mulai dari Rp239 juta, Geely EX2 menjadi salah satu opsi paling ekonomis bagi mereka yang ingin beralih dari mobil bensin.
BYD kembali memperkuat posisinya di lima besar melalui model M6 yang merupakan MPV listrik berkapasitas tujuh penumpang. Kendaraan ini terdistribusi sebanyak 523 unit, menunjukkan bahwa segmen mobil keluarga masih menjadi pasar yang sangat potensial. Konsumen Indonesia cenderung memilih kendaraan yang mampu menampung banyak anggota keluarga namun tetap efisien dalam biaya operasional.
Segmen premium juga menunjukkan geliat yang menarik dengan masuknya Denza D9 ke dalam posisi 10 besar. MPV mewah ini mencatatkan penjualan sebanyak 270 unit, menyasar kalangan atas yang menginginkan kenyamanan maksimal tanpa emisi gas buang. Kehadiran Denza membuktikan bahwa teknologi listrik kini telah merambah ke berbagai strata ekonomi masyarakat.
Pergeseran Peta Persaingan Otomotif Nasional
Meskipun banyak merek mencatatkan kenaikan, beberapa model harus menghadapi persaingan yang semakin brutal. Chery J6 yang mengusung gaya offroad harus rela keluar dari daftar 10 besar setelah hanya membukukan penjualan 115 unit. Hal ini menunjukkan bahwa selera konsumen sangat dinamis dan dipengaruhi oleh ketersediaan unit serta layanan purna jual.
Pemerintah terus mendorong pertumbuhan industri ini melalui berbagai insentif pajak dan pengembangan ekosistem baterai lokal. Jika tren positif ini berlanjut, target net zero emission di sektor transportasi diharapkan dapat tercapai lebih cepat dari jadwal semula. Berikut adalah ringkasan data distribusi kendaraan listrik untuk periode Februari 2026:
1. BYD Atto 1: 3.700 unit
2. Jaecoo J5: 2.926 unit
3. Darion EV: 1.019 unit
4. Geely EX2: 776 unit
5. BYD M6: 523 unit
6. AION UT: 407 unit
7. Sealion 7: 343 unit
8. Geely EX5: 335 unit
9. Aion V: 332 unit
10. Denza: 270 unit
Kenaikan angka penjualan mobil listrik di Indonesia ini diharapkan memicu produsen lain untuk segera melakukan lokalisasi produksi. Dengan perakitan lokal, harga jual kendaraan diprediksi akan semakin turun dan terjangkau bagi lebih banyak lapisan masyarakat. Masa depan otomotif Indonesia kini tampak semakin hijau dan didominasi oleh teknologi energi terbarukan.