Uptodai.com - Penjualan mobil listrik Maret 2026 mencatatkan tren penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan pencapaian pada bulan sebelumnya. Berdasarkan data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar kendaraan ramah lingkungan ini terkoreksi sebesar 14,15 persen. Fenomena ini menjadi sorotan mengingat pertumbuhan kendaraan listrik biasanya terus merangkak naik setiap bulannya.

Total pengiriman dari pabrik ke dealer pada bulan ketiga tahun ini hanya menyentuh angka 10.572 unit. Padahal, pada Februari 2026, angka distribusi sempat menembus 12.314 unit yang menunjukkan gairah pasar yang sangat tinggi. Penurunan ini memicu pertanyaan di kalangan pengamat otomotif mengenai stabilitas permintaan unit EV di tanah air.

Meskipun terjadi penurunan bulanan, performa pasar secara tahunan sebenarnya masih berada di jalur positif. Jika menilik data kumulatif sepanjang Januari hingga Maret 2026, total distribusi sudah mencapai 33.150 unit. Angka tersebut melonjak drastis hingga 95,9 persen jika kita bandingkan dengan periode yang sama pada kuartal pertama tahun 2025.

Penyebab Utama Penurunan Penjualan Mobil Listrik Maret 2026

Ketua I Gaikindo, Jongkie D Sugiarto, menjelaskan bahwa penurunan ini bukan disebabkan oleh hilangnya minat masyarakat. Faktor utama yang mengganjal laju distribusi adalah terbatasnya hari kerja efektif selama bulan Maret. Adanya momentum libur panjang Lebaran dan cuti bersama membuat operasional pabrik dan pengiriman barang terhenti sementara.

Pihak produsen harus menyesuaikan jadwal distribusi mereka dengan hari raya Idul Fitri yang jatuh pada bulan tersebut. Kondisi ini secara otomatis memangkas jumlah unit yang bisa sampai ke tangan dealer tepat waktu. Oleh karena itu, penurunan angka wholesales dianggap sebagai dinamika musiman yang wajar terjadi di industri otomotif nasional.

Selain faktor hari libur, fokus konsumen yang terpecah untuk kebutuhan mudik juga disinyalir memengaruhi keputusan pembelian. Banyak calon pembeli yang menunda pengambilan unit hingga situasi kembali normal pasca hari raya. Hal ini terlihat dari penurunan volume penjualan nasional secara umum yang hanya mencapai 209.021 unit pada kuartal pertama tahun ini.

Kejutan di Daftar Mobil Listrik Terlaris Maret 2026

Salah satu kejutan terbesar dalam data kali ini adalah merosotnya angka pengiriman BYD Atto 1 secara tajam. Mobil listrik yang biasanya mendominasi pasar dengan angka ribuan unit ini harus puas hanya terkirim sebanyak 672 unit pada Maret 2026. Penurunan ini sangat kontras jika melihat catatan Februari yang mencapai 3.700 unit dan Januari sebanyak 3.361 unit.

Namun, di tengah lesunya Atto 1, model lain dari BYD justru menunjukkan taji yang berbeda. BYD Sealion 07 berhasil merebut posisi sebagai model terlaris dari pabrikan asal China tersebut dengan distribusi sebanyak 1.236 unit. Langkah BYD untuk mendiversifikasi model tampaknya membuahkan hasil di tengah fluktuasi pasar.

Selain itu, segmen MPV listrik juga menunjukkan tren yang menggembirakan melalui BYD M6. Mobil keluarga berkapasitas 7 penumpang ini mencatatkan kenaikan pengiriman menjadi 976 unit dari sebelumnya hanya 523 unit. Hal ini membuktikan bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik multifungsi tetap stabil bahkan cenderung meningkat.

Dominasi Jaecoo J5 dan Geely EX2

Predikat mobil listrik paling laku di Indonesia untuk periode Maret 2026 kini dipegang oleh Jaecoo J5. SUV listrik ini sukses mendistribusikan sebanyak 2.959 unit, naik tipis dari pencapaian bulan sebelumnya. Konsistensi Jaecoo dalam menjaga ritme pengiriman membuatnya menjadi pemain yang sangat diperhitungkan di pasar domestik.

Geely juga tidak mau ketinggalan dengan model EX2 yang secara diam-diam mulai mencuri perhatian konsumen. Model ini berhasil terdistribusi sebanyak 949 unit dan merangsek naik ke jajaran lima besar mobil listrik terlaris. Persaingan antar merek asal Tiongkok kini semakin memanas dengan berbagai pilihan model dan harga yang kompetitif.

Daftar 10 Besar Mobil Listrik Terlaris Maret 2026

Berikut adalah daftar lengkap distribusi mobil listrik berdasarkan data Gaikindo untuk bulan Maret 2026:

1. Jaecoo J5: 2.959 unit
2. BYD Sealion 07: 1.236 unit
3. BYD M6: 976 unit
4. Geely EX2: 949 unit
5. BYD Atto 1: 672 unit
6. Denza D9: 455 unit
7. Wuling Darion EV: 301 unit
8. VinFast VF3: 258 unit
9. AION UT: 242 unit
10. AION V: 238 unit

Melihat daftar di atas, terlihat jelas bahwa peta persaingan kendaraan listrik di Indonesia semakin dinamis. Meskipun terjadi penurunan secara total, munculnya model-model baru seperti Denza D9 dan VinFast VF3 memberikan warna baru bagi konsumen. Para produsen diharapkan kembali memacu distribusi mereka pada bulan-bulan berikutnya seiring dengan normalnya hari kerja.