Uptodai.com - Pitstop Thrift Market IMX Hub resmi menjadi magnet baru bagi para pecinta otomotif di Kota Kembang pada akhir pekan ini. Acara yang berlangsung pada 7–8 Maret 2026 tersebut menyulap area Jalan Naripan No. 30, Bandung, menjadi pusat perburuan barang-barang langka. Para pengunjung berbondong-bondong memadati lokasi sejak pagi hari demi mendapatkan koleksi terbaik dari para idola mereka.

Penyelenggara mengemas acara ini dengan konsep yang sangat intim dan interaktif bagi para penggemar modifikasi. Pengunjung tidak hanya datang untuk sekadar berbelanja, tetapi juga bisa merasakan atmosfer komunitas yang kental. Berbagai agenda menarik seperti meet & greet hingga sesi lelang barang pilihan menjadi daya tarik utama yang sulit dilewatkan.

Berburu Komponen Langka Milik Garasi Drift dan Om Mobi

Kehadiran duo drifter kenamaan dari Garasi Drift, Ziko Harnadi dan Dipo Andrean, langsung menyedot perhatian massa. Mereka memboyong berbagai komponen teknis mulai dari spare part mobil bekas pakai hingga velg eksklusif. Selain itu, merchandise resmi Garasi Drift juga tersedia dengan harga khusus yang jauh lebih terjangkau daripada harga normal.

Influencer otomotif senior, Om Mobi, tidak ketinggalan meramaikan suasana dengan aksi “cuci gudang” miliknya. Ia menawarkan deretan velg dan ban berkualitas tinggi yang masih sangat layak untuk mendongkrak tampilan kendaraan. Antrean panjang terlihat di booth miliknya karena banyak barang yang dilepas dengan harga yang sangat kompetitif bagi para modifikator pemula.

Para pemburu barang branded juga dimanjakan dengan koleksi pribadi milik Gofar Hilman yang dipajang di area garage sale. Sosok entertainer sekaligus penggila otomotif ini melepas sejumlah jam tangan edisi terbatas serta set velg limited miliknya. Gofar berinteraksi aktif dengan para pembeli, memberikan saran modifikasi sembari melayani sesi foto bersama para penggemar.

Koleksi Diecast dan Barang Lifestyle di IMX Hub

Pendiri National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), Andre Mulyadi, turut memeriahkan gelaran Pitstop Thrift Market IMX Hub dengan koleksi pribadinya. Ia menawarkan berbagai produk gaya hidup mulai dari tas bermerek hingga diecast langka yang sulit ditemukan di toko mainan biasa. Partisipasi tokoh penting NMAA ini menegaskan dukungan penuh terhadap perkembangan industri kreatif otomotif di Bandung.

Bagi para kolektor miniatur, kehadiran Rangga Demonsta menjadi surga tersendiri selama acara berlangsung. Ia memamerkan dan menjual berbagai komponen miniatur serta koleksi diecast yang memiliki nilai investasi tinggi. Kehadirannya melengkapi variasi barang yang tersedia, sehingga acara ini ramah bagi segala usia, mulai dari anak-anak hingga kolektor dewasa.

Sesi lelang atau auction menjadi momen yang paling dinantikan oleh para pengunjung yang mencari harga miring. Panitia melepas beberapa barang pilihan dengan sistem penawaran terbuka yang memicu adrenalin para peserta. Banyak pengunjung berhasil membawa pulang komponen modifikasi impian dengan harga yang jauh di bawah pasaran melalui sesi ini.

Mendorong Ekosistem Modifikasi dan Ekonomi Kreatif

Penyelenggaraan acara di IMX Hub Bandung ini membuktikan bahwa tren modifikasi tetap eksis dan terus berkembang pesat. Lokasi yang strategis di pusat kota memudahkan akses bagi komunitas dari luar Bandung untuk ikut berpartisipasi. Kegiatan semacam ini menjadi wadah efektif bagi para pelaku industri aftermarket untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung.

Selain aspek jual beli, acara ini juga memperkuat hubungan antaranggota komunitas otomotif di Jawa Barat. Mereka saling bertukar ide dan inspirasi mengenai konsep modifikasi yang akan tren di masa depan. Interaksi langsung dengan para influencer memberikan wawasan baru bagi para pemilik kendaraan dalam mendandani mobil kesayangan mereka.

Kesuksesan gelaran ini diharapkan mampu memicu lahirnya acara serupa di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Dengan menggabungkan unsur hobi, gaya hidup, dan ekonomi, Pitstop Thrift Market IMX Hub sukses menciptakan standar baru dalam pameran otomotif berskala mikro. Bandung sekali lagi membuktikan diri sebagai barometer kreativitas otomotif nasional yang tidak pernah kehabisan ide segar.