Uptodai.com - Pasar SUV listrik 5-seater di Indonesia semakin panas, terutama dengan hadirnya dua penantang kuat dari Tiongkok yang saling berebut perhatian konsumen. Para pembeli kini disajikan pilihan menarik, salah satunya adalah Senjata Changan Deepal S07 yang dipersiapkan khusus untuk melawan BYD Sealion 7.

Kedua model ini tidak hanya menawarkan spesifikasi yang mumpuni di atas kertas, tetapi juga memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar otomotif. Persaingan ini mencakup perbandingan ketat mulai dari dimensi fisik, performa baterai, hingga strategi harga yang diterapkan di pasar domestik.

Dimensi dan Postur: Deepal S07 Lebih Kompak

Perbandingan pertama yang paling kentara antara kedua SUV listrik ini terletak pada dimensi fisiknya. Changan Deepal S07, yang sempat diperkenalkan pada Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, memiliki ukuran yang sedikit lebih ringkas.

Deepal S07 mencatatkan panjang 4.750 milimeter, lebar 1.930 mm, dan tinggi 1.625 mm, dengan jarak poros roda depan ke belakang mencapai 2.900 mm. Angka-angka ini menunjukkan bahwa S07 dirancang untuk menawarkan kelincahan yang optimal di perkotaan.

Di sisi lain, BYD Sealion 7 hadir dengan postur yang sedikit lebih bongsor, meskipun sama-sama mengusung konfigurasi lima penumpang. Sealion 7 memiliki panjang 4.830 mm, lebar 1.925 mm, dan tinggi 1.620 mm, serta jarak poros roda 2.930 mm.

Meskipun Sealion 7 unggul dalam hal panjang keseluruhan dan jarak sumbu roda, Deepal S07 sedikit lebih lebar dan tinggi. Perbedaan dimensi ini secara langsung memengaruhi volume kabin dan juga tampilan visual di jalan raya.

Performa Baterai dan Jarak Tempuh Deepal S07 lawan BYD Sealion 7

Sektor performa menjadi medan pertempuran utama bagi kedua pabrikan ini, terutama terkait teknologi baterai dan daya jelajah yang ditawarkan. BYD Sealion 7 hadir dalam dua varian, yaitu tipe Premium dan Performance.

Varian Premium Sealion 7 dibekali dengan baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) yang dikenal sebagai Blade Battery, diklaim sangat aman dan memiliki kapasitas 82,56 kWh. Berdasarkan pengujian NEDC, varian ini mampu menempuh jarak sejauh 567 kilometer.

Motor listrik penggerak roda depannya menghasilkan tenaga sebesar 230 kW atau setara 308,4 dk, dengan torsi puncak 380 Nm. Performa ini memungkinkan Sealion 7 Premium berakselerasi dari 0 hingga 100 km per jam hanya dalam waktu 6,7 detik.

Sementara itu, varian tertinggi, Sealion 7 Performance, menggunakan sistem penggerak empat roda (AWD) yang menghasilkan tenaga maksimal 380 kW atau setara 509,5 dk, dengan torsi masif 690 Nm. Walaupun kapasitas baterainya sama, daya jelajahnya sedikit berkurang menjadi 542 km karena konsumsi arus listrik yang lebih besar. Namun, akselerasi varian Performance sangat brutal, hanya membutuhkan 4,5 detik untuk mencapai 100 km/jam.

Kekuatan Baterai NMC Changan Deepal S07

Changan Deepal S07 menggunakan strategi baterai yang berbeda, memilih jenis NMC (Nikel, Mangan, Kobalt) yang mereka sebut Golden Shield Battery. Baterai ini diklaim paling aman dengan kapasitas 79,97 kWh.

Meskipun kapasitasnya sedikit lebih kecil dari Sealion 7, Deepal S07 tetap mampu mencatatkan daya jelajah yang kompetitif. Menurut pengujian NEDC, SUV pertama Changan di Indonesia ini diklaim dapat berjalan hingga 560 km.

Secara powertrain, Deepal S07 mungkin kalah dari Sealion 7, terutama pada varian Performance yang memiliki tenaga di atas 500 dk. Namun, perbedaan ini dianggap tipis dan tidak signifikan dalam penggunaan harian.

Strategi Harga dan Senjata Changan Deepal S07 yang Sebenarnya

Selain spesifikasi teknis, harga juga menjadi faktor penentu dalam persaingan pasar. Deepal S07, yang dirakit di Purwakarta, awalnya dilego dengan harga Rp599 juta saat peluncuran GJAW 2025. Meskipun terjadi sedikit penyesuaian harga menjadi Rp609 juta per Januari 2026, Deepal S07 tetap menawarkan nilai yang menarik.

Menurut Ridjal Mulyadi, Head of Marketing Changan, Senjata Changan Deepal S07 yang paling mematikan untuk menyaingi BYD dan kompetitor sekelasnya bukanlah pada angka performa semata. Kekuatan utama mereka terletak pada aspek yang lebih emosional.

“Kita punya kekuatan desain. Desainnya agak beda dengan mobil China yang lain,” jelas Ridjal. “Garis-garisnya kan juga agak beda ya. Kita lebih tegas, kalau mereka (kompetitor) lebih bulat-bulat. Jadi secara emosional, kita percaya diri,” tambahnya.

Oleh karena itu, meskipun BYD Sealion 7 unggul dalam tenaga dan kapasitas baterai, Deepal S07 mengandalkan desain yang lebih tajam, agresif, dan tegas untuk memikat hati konsumen yang mencari identitas visual yang berbeda dari tren SUV listrik China pada umumnya.