Uptodai.com - Teknologi GPMA GAC Group kini menjadi sorotan dunia otomotif karena kemampuannya menyatukan berbagai jenis kendaraan dalam satu basis produksi. Inovasi yang dikembangkan oleh raksasa otomotif asal China ini memungkinkan satu struktur sasis bertransformasi menjadi mobil sedan, SUV, hingga MPV dengan sangat fleksibel.

Pengunjung yang mendatangi GAC Technology Museum di Guangzhou dapat menyaksikan langsung bagaimana sasis modular ini bekerja secara mekanis. Melalui arsitektur ini, GAC membuktikan bahwa efisiensi produksi massal dapat dicapai tanpa mengorbankan kualitas maupun performa kendaraan yang dihasilkan.

Fleksibilitas Sasis Modular GPMA dalam Industri Otomotif

Arsitektur Global Platform Modular Architecture atau GPMA pertama kali diperkenalkan secara luas pada tahun 2019 sebagai fondasi kendaraan masa depan. Sistem ini dirancang untuk mengoptimalkan tata letak ruang mesin dan kabin agar mendapatkan pusat gravitasi yang ideal bagi setiap model mobil.

Iqbal Taufiqurrahman, perwakilan Product Planning and Strategy GAC Aion Indonesia, menjelaskan bahwa sistem modular ini bekerja dengan sangat adaptif. Pengembang hanya perlu menyesuaikan jarak sumbu roda dengan memperpanjang atau memperpendek bagian tengah sasis sesuai kebutuhan model yang akan diproduksi.

Langkah ini memberikan keleluasaan bagi desainer untuk menciptakan ruang kabin yang luas pada MPV atau aerodinamika yang tajam pada sedan. Dengan satu basis yang sama, karakter berkendara setiap jenis mobil tetap terjaga stabilitasnya berkat perhitungan distribusi bobot yang presisi.

Efisiensi Produksi dan Dukungan Berbagai Jenis Mesin

Penggunaan teknologi GPMA GAC Group memberikan keuntungan besar dari sisi operasional pabrik karena memangkas jumlah lini produksi secara signifikan. Jika sebelumnya produsen membutuhkan tiga jalur berbeda untuk memproduksi sedan, SUV, dan MPV, kini semuanya bisa berjalan dalam satu lini yang sama.

Efisiensi ini berdampak langsung pada kecepatan produksi dan pengurangan biaya manufaktur yang cukup besar bagi perusahaan. Selain efisiensi biaya, platform ini juga sangat ramah terhadap berbagai jenis teknologi penggerak roda yang sedang berkembang saat ini.

Sasis GPMA mampu menampung mesin pembakaran internal (ICE), sistem hybrid (PHEV), hingga motor listrik murni (BEV) secara bergantian. Fleksibilitas ini memungkinkan GAC untuk merespons permintaan pasar global yang mulai beralih dari kendaraan konvensional menuju kendaraan energi baru.

Standar Keamanan Tinggi dengan Material Baja Berkekuatan Tinggi

Keamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan sasis modular ini dengan penggunaan material baja berkekuatan tinggi yang sangat dominan. Struktur rangka utama dirancang sedemikian rupa untuk menyerap energi benturan secara maksimal demi melindungi seluruh penumpang di dalam kabin.

Berkat desain yang kokoh tersebut, kendaraan yang menggunakan basis teknologi GPMA GAC Group dilaporkan berhasil meraih skor sempurna lima bintang dalam uji tabrak NCAP. Hal ini memperkuat posisi GAC sebagai pemain serius yang mengedepankan aspek keselamatan di kancah otomotif internasional.

Kehadiran inovasi ini di museum teknologi Guangzhou menjadi simbol ambisi besar GAC dalam memimpin transformasi teknologi otomotif dunia. Dengan integrasi teknologi digital dan mekanis yang presisi, platform ini siap mendukung lahirnya generasi mobil yang lebih cerdas, efisien, dan aman bagi konsumen global.