Uptodai.com - Transaksi IIMS 2026 Rp8,7 Triliun menjadi angka fantastis yang menandai kebangkitan pasar kendaraan bermotor di tanah air pada awal tahun ini. Pameran otomotif berskala internasional yang berlangsung sejak 5 hingga 15 Februari 2026 tersebut berhasil menyedot perhatian ratusan ribu pasang mata. Capaian ini sekaligus memberikan angin segar bagi para pelaku industri yang tengah mengejar target pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi global.

Dyandra Promosindo selaku penyelenggara melaporkan adanya peningkatan tipis namun signifikan pada jumlah kunjungan selama sebelas hari penyelenggaraan. Total sebanyak 580.250 orang memadati area pameran, naik sekitar 0,16 persen dibandingkan edisi sebelumnya yang mencatatkan 579.337 pengunjung. Angka ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang tetap tinggi terhadap inovasi teknologi otomotif terbaru.

Lonjakan jumlah pengunjung tersebut secara langsung memberikan dampak linier terhadap nilai transaksi yang dibukukan oleh para peserta pameran. Berdasarkan laporan akhir dari berbagai merek yang berpartisipasi, total nilai penjualan menembus angka Rp8,7 triliun. Tren positif ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat terhadap kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, masih sangat kompetitif.

Strategi Jitu di Balik Lonjakan Transaksi IIMS 2026

Keberhasilan pameran ini tidak terlepas dari keberagaman peserta yang ikut memeriahkan lantai pameran tahun ini. Tercatat sebanyak 62 merek otomotif ternama ambil bagian, yang terdiri dari 36 merek kendaraan roda empat dan 26 merek kendaraan roda dua. Kehadiran berbagai model baru, mulai dari mobil keluarga hingga kendaraan listrik, menjadi daya tarik utama bagi konsumen untuk melakukan pemesanan di tempat.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kesuksesan gelaran tahun ini. Menurutnya, capaian positif pada IIMS 2026 merupakan bukti nyata bahwa industri otomotif masih memiliki magnet yang sangat kuat bagi masyarakat Indonesia. Ia optimis bahwa hasil ini akan menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan industri di sisa tahun 2026.

Daswar juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus membuka kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendorong pertumbuhan industri secara berkelanjutan. Momentum ini diharapkan tidak hanya berhenti di lantai pameran, tetapi terus bergulir hingga akhir tahun. Penyelenggara berupaya agar setiap edisi pameran mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi ekosistem otomotif nasional.

Inovasi Program dan Konten Autentik Jadi Kunci

Selain deretan kendaraan terbaru, strategi program yang terkurasi dengan baik menjadi faktor penentu kenyamanan pengunjung. Project Manager IIMS 2026, Rudi Mf, menjelaskan bahwa konten autentik adalah kunci utama dalam menjaga relevansi pameran dengan gaya hidup masyarakat saat ini. Inovasi program yang solutif terbukti mampu memberikan nilai tambah bagi para pemilik merek maupun pengunjung yang datang.

Beberapa program unggulan seperti IIMS Sportainment, IIMS Edutainment, hingga Drift Series menjadi magnet tersendiri bagi generasi muda dan keluarga. Program-program ini dirancang sedemikian rupa agar selaras dengan gaya hidup masyarakat urban yang menginginkan pengalaman lebih dari sekadar transaksi jual beli. Hal ini membuat IIMS tidak hanya sekadar pasar otomotif, tetapi juga destinasi hiburan yang edukatif.

Rudi menambahkan bahwa pihaknya terus berinovasi dalam menyusun agenda kegiatan agar tetap segar dan menarik setiap tahunnya. Dengan pendekatan yang lebih personal dan interaktif, pengunjung merasa lebih dekat dengan produk-produk yang ditawarkan. Keberhasilan ini menjadi standar baru bagi penyelenggaraan pameran otomotif di masa mendatang.

Optimisme Pertumbuhan Industri Otomotif Nasional

Kinerja gemilang yang ditunjukkan pada awal tahun ini memberikan harapan besar bagi pemulihan ekonomi di sektor transportasi. Para analis memprediksi bahwa stabilitas transaksi di pameran besar seperti IIMS akan memicu kepercayaan diri produsen untuk meluncurkan lebih banyak model baru. Hal ini juga diharapkan dapat menstimulus sektor pendukung lainnya, seperti industri pembiayaan dan aksesori kendaraan.

Melihat tren yang ada, kendaraan ramah lingkungan diprediksi akan semakin mendominasi pasar otomotif Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Banyaknya merek baru yang mulai memperkenalkan teknologi elektrifikasi di ajang ini menunjukkan kesiapan infrastruktur dan penerimaan pasar yang semakin matang. Pemerintah pun terus mendukung melalui berbagai kebijakan insentif yang mempermudah kepemilikan kendaraan rendah emisi.

Menutup rangkaian acara, pihak penyelenggara sudah mulai mempersiapkan rencana untuk edisi tahun depan yang diprediksi akan lebih megah. Dengan fondasi transaksi yang kuat di tahun 2026, industri otomotif nasional diharapkan mampu melaju lebih kencang. Keberlanjutan inovasi dan kolaborasi tetap menjadi pilar utama dalam menjaga momentum pertumbuhan pasar kendaraan di Indonesia.