Uptodai.com - Pemain naturalisasi yang dicoret John Herdman dari skuad Timnas Indonesia menjadi sorotan menjelang bergulirnya ajang FIFA Series 2026. Keputusan ini menandai babak baru dalam kepemimpinan pelatih asal Kanada tersebut setelah mengambil alih kursi kepelatihan dari Shin Tae-yong. Selama masa jabatannya sejak 2020 hingga 2025, Shin Tae-yong memang dikenal sangat gencar mendorong program naturalisasi demi mendongkrak prestasi Garuda.

Tercatat sebanyak 18 pemain keturunan telah resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) di bawah rekomendasi pelatih asal Korea Selatan tersebut. Namun, dinamika sepak bola internasional dan kondisi kebugaran membuat tidak semua nama tersebut bisa masuk dalam skema John Herdman. Pelatih baru ini harus meramu komposisi terbaik di tengah berbagai kendala teknis maupun non-teknis yang menimpa para pemain kunci.

Setidaknya ada tiga nama besar yang dipastikan tidak akan memperkuat barisan pertahanan maupun lini tengah Indonesia dalam waktu dekat. Pencoretan ini bukan didasari oleh penurunan kualitas permainan, melainkan faktor eksternal yang memaksa mereka menepi dari lapangan hijau. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai tiga pemain naturalisasi pilihan Shin Tae-yong yang gagal memperkuat tim di FIFA Series 2026.

1. Mees Hilgers dan Pemulihan Cedera Panjang

Mees Hilgers menjadi nama pertama yang harus absen dari daftar panggil John Herdman untuk ajang internasional mendatang. Bek tangguh milik FC Twente ini sebenarnya baru saja merampungkan proses naturalisasinya pada September 2024 silam. Ia sempat memberikan kesan positif saat melakoni debut melawan Bahrain dalam laga yang berakhir imbang -2 pada Oktober 2024.

Sayangnya, perjalanan karier internasional pemain bertinggi 185 sentimeter ini harus terhambat oleh cedera serius. Mees Hilgers saat ini tengah berjuang memulihkan kondisi fisiknya pasca mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL). Cedera ini dikenal sebagai momok bagi pesepakbola profesional karena membutuhkan waktu pemulihan yang cukup lama dan intensif.

Melalui unggahan terbaru di media sosial pribadinya, Hilgers tampak mulai menjalani latihan ringan menggunakan sepeda statis. Meskipun menunjukkan perkembangan positif, John Herdman enggan mengambil risiko dengan memaksanya tampil di FIFA Series 2026. Tim medis menyarankan agar sang pemain fokus sepenuhnya pada rehabilitasi agar bisa kembali merumput dalam kondisi seratus persen.

2. Thom Haye Terganjal Sanksi Disiplin FIFA

Pemain naturalisasi yang dicoret John Herdman selanjutnya adalah sang jenderal lapangan tengah, Thom Haye. Kehilangan Haye menjadi pukulan telak mengingat perannya yang sangat krusial sebagai pengatur ritme permainan skuad Garuda. Sejak debut manisnya saat menghancurkan Vietnam 3-0 pada Maret 2024, posisi Haye di lini tengah seolah tidak tergantikan.

Absennya pemain berjuluk “The Professor” ini disebabkan oleh sanksi disiplin yang dijatuhkan oleh otoritas sepak bola dunia. Thom Haye harus menjalani skorsing sebanyak empat pertandingan internasional akibat protes keras yang dilakukannya. Insiden tersebut terjadi setelah laga panas antara Timnas Indonesia melawan Irak pada babak kualifikasi Oktober 2025 lalu.

Kondisi ini memaksa John Herdman untuk mencari alternatif lain guna mengisi kekosongan di sektor gelandang bertahan. Ivar Jenner yang kini membela Dewa United diprediksi akan menjadi pilihan utama untuk menjaga kedalaman tim. Jenner kemungkinan besar akan diduetkan dengan Joey Pelupessy untuk menjaga keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.

3. Shayne Pattynama dan Persaingan Ketat di Bek Kiri

Nama terakhir yang tidak masuk dalam daftar panggil adalah Shayne Pattynama, bek kiri yang kini merumput di Liga 1 bersama Persija Jakarta. Serupa dengan kasus Thom Haye, Shayne juga harus menjalani hukuman larangan bertanding selama empat laga internasional. Sanksi ini jelas merugikan tim mengingat pengalaman internasional yang dimiliki oleh pemain berusia 27 tahun tersebut.

Selain faktor sanksi, performa Shayne di level klub juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi staf pelatih Timnas Indonesia. Sejak bergabung dengan Persija Jakarta, ia tampak masih kesulitan menembus skuad utama dan mendapatkan menit bermain reguler. Tercatat, ia baru mengumpulkan total 18 menit bermain dari dua penampilan bersama tim Macan Kemayoran.

Beruntung bagi John Herdman, stok pemain di posisi bek kiri Timnas Indonesia saat ini tergolong sangat melimpah. Kehadiran pemain berkualitas seperti Calvin Verdonk, Dean James, hingga Pratama Arhan memberikan banyak opsi taktis. Persaingan yang sehat di posisi ini membuat absennya Shayne Pattynama diharapkan tidak terlalu memengaruhi stabilitas pertahanan Garuda di FIFA Series 2026.