Uptodai.com - Aksi tidak terpuji oknum Bobotoh yang melakukan invasi lapangan usai laga melawan Ratchaburi FC memicu kekecewaan mendalam bagi kapten Persib Bandung, Marc Klok. Gelandang naturalisasi tersebut menilai tindakan anarkis tersebut telah mencoreng reputasi Maung Bandung di level internasional secara signifikan.

Insiden memalukan ini pecah sesaat setelah wasit meniup peluit panjang pada laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Meski Persib berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), hasil tersebut belum cukup membawa mereka melaju ke babak berikutnya.

Kekalahan agregat 1-3 dari wakil Thailand tersebut tampaknya memicu emosi segelintir suporter yang merasa tidak puas dengan kepemimpinan wasit Majed Alshamrani. Marc Klok menegaskan bahwa kekecewaan terhadap hasil pertandingan atau keputusan perangkat pertandingan tidak boleh menjadi alasan untuk bertindak liar.

Dampak Buruk Bagi Citra Persib di Mata Dunia

Pemain bernomor punggung 23 itu menekankan pentingnya sikap profesional bagi seluruh elemen klub, termasuk para pendukung setia di tribun. Menurutnya, insiden ini memberikan pesan negatif kepada publik sepak bola di luar negeri mengenai kondisi keamanan pertandingan di Indonesia.

Klok merasa sangat menyayangkan karena kerja keras tim di lapangan justru tertutup oleh perilaku buruk segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia khawatir citra Persib yang sedang dibangun dengan susah payah di kancah Asia akan runtuh seketika akibat kejadian ini.

Pernyataan ini disampaikan Klok saat ditemui di Stadion GBLA pada Jumat (20/2/2026) dengan nada bicara yang cukup serius. Ia mengajak semua pihak untuk bisa menerima hasil akhir pertandingan dengan kepala tegak, baik saat menang maupun ketika harus menelan kekalahan.

Ancaman Sanksi Berat dari AFC Menanti Maung Bandung

Tindakan massa tidak hanya terbatas pada aksi masuk ke area lapangan secara ilegal, tetapi juga diwarnai pelemparan botol ke arah lapangan. Bahkan, terdapat laporan mengenai adanya penyerangan terhadap fotografer yang sedang bertugas meliput jalannya laga krusial tersebut.

Marc Klok memperingatkan bahwa manajemen Persib kini terancam menghadapi konsekuensi hukum dan denda yang sangat berat dari otoritas sepak bola Asia. Selain denda finansial, Persib kemungkinan besar harus menjalani laga kandang tanpa penonton pada kompetisi resmi mendatang.

Kondisi ini tentu sangat merugikan tim yang sedang berusaha menjaga konsistensi performa di level domestik maupun internasional. Kehilangan dukungan langsung dari suporter di stadion akan menjadi kerugian besar bagi mental bertanding para pemain di atas lapangan hijau.

Apresiasi Perjalanan Sejarah Persib di ACL 2

Di balik kekecewaannya terhadap insiden tersebut, Marc Klok tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mayoritas Bobotoh yang telah setia mendukung. Ia mengakui bahwa energi dari tribun penonton menjadi faktor kunci kesuksesan Persib menembus babak 16 besar musim ini.

Persib Bandung telah menorehkan sejarah baru dengan membawa nama Indonesia kembali bersaing di peta persaingan sepak bola Asia melalui ajang ACL 2. Perjalanan dari babak kualifikasi hingga fase gugur merupakan pencapaian yang sangat langka dan patut dibanggakan oleh seluruh pecinta sepak bola nasional.

Klok berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih dewasa dalam menyikapi dinamika di dalam lapangan. Ia ingin memastikan bahwa dukungan fanatik Bobotoh ke depannya selalu beriringan dengan ketertiban dan sportivitas yang tinggi demi nama baik klub.